Uji formulasi sediaan lotion dari ekstrak daun cengkeh (syzygium aromaticum l.) sebagai repellan terhadap nyamuk aedes aegypti
DOI: https://doi.org/10.56922/pti.v1i1.76
Demam berdarah Daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Nyamuk aedes aegypti
Abstract
Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang menular disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegyptii yang sebelumnya telah terinfeksi oleh virus dengue dari penderita DBD. Ekstrak daun cengkeh yang mengandung saponin, flavonoid, dan tanin dapat membunuh nyamuk Aedes aegypti. Senyawa kimia yang terkandung dalam tanaman cengkeh memiliki sifat insektisida Repellan.
Tujuan: untuk mengetahui efek Repellan ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap nyamuk Aedes aegypti.
Metode: Maserasi dengan perendaman menggunakan pelarut dengan beberapa kali pengocokan pengadukan pada temperatur ruangan (suhu kamar).
Hasil: konsentrasi 5% memiliki daya efektivitas yang hampir sama dengan kontrol positif yaitu 93,5% pada 30 detik dan per 6 jam diperoleh rata-rata 89%. Nilai uji statistik p < 0,05 yaitu 0,000.
Simpulan: Uji evaluasi ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dalam sediaan lotion memiliki karakteristik yang baik sebagai repellan nyamuk Aedes aegypti.
Downloads
References
Ambari, Y., & Suena, N. M. D. S. (2019). Uji Stabilitas Fisik Formulasi Lotion Anti Nyamuk Minyak Sereh. Jurnal Ilmiah Medicamento, 5(2), 111-115
Barus, B. R. (2021). Perbandingan Konsentrasi Ekstrak Etanol Daun Bau-Bau (Chromolaena odorata (L.) King & HE Robins) Dan Ekstrak Etanol Temu Putih (Curcuma zedoria (Berog) Rosc) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Kelinci. Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal, 3(2), 14-20.
Carroll, S. P., Venturino, J., & Davies, J. H. (2019). A milestone in botanical mosquito repellents: novel PMD-based formulation protects more than twice as long as high-concentration deet and other leading products. Journal of the American Mosquito Control Association, 35(3), 186-191.
Fitriyanti, F., Abdurrazaq, A., & Nazarudin, M. (2020). Uji efektivitas antibakteri esktrak etil asetat bawang dayak (eleutherine palmifolia merr) terhadap staphylococcus aureus dengan metode sumuran. Jurnal Ilmiah Manuntung, 5(2), 174-182.
Haditomo, I. (2010). Efek larvasida ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap Aedes
Kurniadisari, F., Gayatri, Y., & Ghoni, A. (2016). Pengaruh pemberian berbagai konsentrasi filtrat daun bintaro (cerbera manghas) terhadap aktivitas gerak belalang kembara (locusta migratoria) sebagai lks materi pengendalian hama dan penyakit di smk (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surabaya).
Kurniati, D. (2020). Formulasi sediaan lotian dari campuran ekstrak wortel (daucus carota l) dengan jeruk manis (citrus sinensis l) sebagai antioksidan (doctoral dissertation, stik siti khadijah palembang).
Makkiah, M., Salaki, C. L., & Assa, B. (2019). Efektivitas Ekstrak Serai Wangi (Cimbopogon nardus L.) sebagai Larvasida Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Bios Logos, 10(1), 1-6.
Marbun, H. C. (2021). Hubungan Faktor Penjamu dan Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue pada Anak di Kabupaten Serdang Bedagai.
Mawardi, M., & Busra, R. (2019). Studi Perbandingan Jenis Sumber Air Terhadap Daya Tarik Nyamuk Aedes aegypti Untuk Bertelur. Jurnal Serambi Engineering, 4(2).
Ndalu, M. K. (2020). Tugas Akhir Efektivitas Ekstrak Daun Cengkeh (Syzigium Aromaticum) Sebagai Repellent Anti Nyamuk Aedes Sp (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Kupang).
Permatasari, M. W. (2018). Isolasi dan identifikasi senyawa fitosterol dalam biji labu kuning (Curcubita moschata) (Doctoral dissertation, Akafarma Putra Indonesia Malang).
Putra, F. I. E. (2020). Peran tanaman sebagai insektisida nabati terhadap gigitan nyamuk aedes aegypti vektor demam berdarah dengue. essence, 18(2), 1-4.
Riska Agustiyanti, P., & Yunus, R. (2018). Uji daya hambat buah sawo (manilkara zapota) terhadap bakteri Salmonella typhi (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Kendari).
Saenong, M. S. (2016). Tumbuhan Indonesia potensial sebagai insektisida nabati untuk mengendalikan hama kumbang bubuk jagung (Sitophilus Spp.). Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 35(3), 131-142.
Talahatu, D. R., & Papilaya, P. M. (2015). Pemanfaatan ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) sebagai herbisida alami terhadap pertumbuhan gulma rumput teki (Cyperus rotundus L.). Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan Dan Terapan, 1(2), 160-170.
Widhoyo, H., Kurdiansyah, K., & Yuniarti, Y. (2020). Uji fitokimia pada tumbuhan purun danau (Lepironia articulata). Jurnal Sylva Scienteae, 2(3), 484-492.
Winarno, F. G., & Winarno, S. A. A. (2017). Gastronomi Molekuler. Gramedia Pustaka Utama.
Yulianingrum, B. F. (2016). Efek larvasida ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L) terhadap larva Anopheles sp (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).
Yuliastuti, F., Lutfiyati, H., Dianita, P. S., Hapsari, W. S., & Pradani, M. P. K. (2017). Identifikasi Kandungan Fitokimia dan Angka Lempeng Total (ALT) Ektrak Daun Landep (Barleria prioritis L.). URE
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 JOURNAL OF Pharmacy and Tropical Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







