Uji aktivitas variasi konsentrasi larutan ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai larvasida aedes aegypti
DOI: https://doi.org/10.56922/pti.v1i1.72
Kulit jeruk nipis Larvasida Nyamuk Aedes aegypti
Abstract
Pendahuluan: Nyamuk Aedes aegypti merupakan faktor terjadinya demam berdarah. Jenis nyamuk ini biasanya aktif pada siang hari dan nyamuk betina lebih suka menghisap darah manusia dari pada hewan. Kulit jeruk nipis mengandung minyak atsiri, damar dan glukosa. Minyak atsiri mengandung zat kimia citrol sebanyak kurang lebih 7,5%. Larvasida merupakan golongan dari pestisida yang dapat membunuh serangga belum dewasa atau sebagai pembunuh larva.
Tujuan: Untuk mengetahui Aktivitas larvasida ekstrak kulit jeruk nipis (citrus aurantifolia) terhadap larva nyamuk Aedes aegypti.
Metode: Menggunakan 3 konsentrasi dan 2 kontrol yaitu 10%, 15%, 20%, kontrol negatif dan kontrol positif ( temefos 1% ).
Hasil: Uji kruskal-wallis menunjukkan adanya pengaruh waktu terhadap ekstrak kulit jeruk nipis (citrus aurantifolia) dengan larava Aedes aegypti. Uji Mann- whitney didapatkan nilai p = 0,121 sehingga tidak ada perbedaan signifikan antara konsentrasi 20% dengan kontrol positif.
Simpulan: Larutan ekstrak kulit jeruk nipis (Citus aurantifolia) mempunyai aktivitas sebagai larvasida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti dan larutan ekstrak kulit jeruk nipis (Citus aurantifolia) konsentrasi 20% memiliki aktivitas yang mendekati dengan temefos 1% dalam membunuh larva nyamuk Aedes aegypti.
Downloads
References
Anggriany, V., & Tarigan, J. (2018). Efektifitas Sediaan Lotion Ekstrak Kulit Jeruk Lemon (Citrus limon) sebagai Anti Nyamuk Aedes Aegypti. Jurnal Dunia Farmasi, 2(3), 170-179.
Ariyanti, N. N. (2018). Daya hambat ekstrak buah alpukat (persea americana mill) metode soxhletasi terhadap pertumbuhanstaphylococcus epidermidis (Doctoral dissertation, unimus).
Audina, T. A., Rupa, D., & Vlorensius, V. (2020). Pengembangan majalah sains berdasarkan uji pengaruh kombinasi ekstrak daun bandotan agerantum conyzoides l. Dan daun salam syzigum polyianthum terhadap larva nyamuk Aedes aegypti. Biopedagogia, 2(2), 145-157.
Ekawati, E. R., Santoso, S. D., & Purwanti, Y. R. (2017). Pemanfaatan kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai larvasida Aedes aegypti instar III. Jurnal Biota, 3(1), 1-5.
Fitrianti, T., & Partasasmita, R. (2020). Medicinal plants of Cintaratu Village, Pangandaran, West Java. In Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia (Vol. 6, No. 1).
Hakim, L., Batoro, J., & Sukenti, K. (2015). Etnobotani Rempah-Rempah di Dusun Kopen Dukuh, Kabupaten Banyuwangi. Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development, 6(2).
Hidayani, W. R. (2021). Demam berdarah dengue: Perilaku Rumah Tangga dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Program Penanggulangan Demam Berdarah Dengue.
Kartikasari, D., & Novitasari, M. (2018). Uji Aktivitas Larvasida Perasan Herba Seledri (Apium graveolens L.) Terhadap Larva Aedes aegypti. Jurnal Ilmiah As-Syifaa, 10(2), 152-160.
Musdalifah, M. (2016). Uji Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) sebagai Insektisida Hayati terhadap Nyamuk Aedes Aegypti (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).
Musiam, S., Armianti, M., & Putra, A. M. P. (2018). Uji Biolarvasida Ekstrak Metanol Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti L. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 3(1), 55-63.
Najib, A. (2018). Ekstraksi senyawa bahan alam. Deepublish.
Nirma, N., Susilawaty, A., Ibrahim, H., & Amansyah, M. (2015). Efektivitas larvasida ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dalam membunuh jentik nyamuk Aedes sp (studi di daerah epidemi DBD di wilayah kerja Puskesmas Antang Kecamatan Manggala). HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 3(2), 87-96.
Prasetyani, R. D. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue. Jurnal Majority, 4(7), 61-66.
Pratama, A. B. (2021). Khasiat Tanaman Obat Herbal. Pustaka Media.
Purnawinadi, I. G., Gabriel, K. J., & Ali, S. M. (2020). Penyidikan epidemiologi kejadian luar biasa demam berdarah dengue. Klabat journal of nursing, 2(2), 25-34.
Rahmah, W. A. (2019). Perbedaan variasi dosis campuranekstrak bawang putih (allium sativum) dan daun salam (syzygium polyanthum wight) sebagai insektisida nabatinyamuk aedes aegypti tahun 2019 (doctoral dissertation, poltekkes kemenkes surabaya).
Rokhmah, N. (2019). Uji Konsentrasi Ekstrak Kulit Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Dan Ekstrak Batang Sereh (Cymbopogon Nardus (L.) Rendle) Dalam Mematikan Larva Aedes Aegypti (Doctoral dissertation, Stikes Insan Cendekia Medika Jombang).
Saleh, M., Susilawaty, A., Syarfaini, S., & Musdalifah, M. (2017). Uji efektivitas ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai insektisida hayati terhadap nyamuk Aedes aegypti. HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 3(1), 30-36.
Saputri, R., & Susiani, E. F. (2018). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Buah dan Biji Buah Kalangkala (Litsea angulata) asal Kalimantan Selatan. Borneo Journal of Pharmacy, 1(2), 81-84.
Setiawan, H., Utami, E., & Al Fatta, H. (2020). Penerapan Arima Dan Artificial Neural Network Untuk Prediksi Penderita DBD Di Kabupaten Sragen. Majalah Ilmiah Bahari Jogja, 18(2), 64-78.
Sogandi, S., & Gunarto, F. (2020). Efek larvasida fraksi etil asetat daun bangun-bangun (Plectranthus amboinicus) terhadap mortalitas larva Aedes aegypti. ASPIRATOR-Journal of Vector-borne Disease Studies, 12(1), 27-36.
Suwignyo, S., & Maran, A. O. (2021). Penyuluhan Kenali dan Waspadai Bahaya Demam Berdarah Dengue bagi Warga Desa Tanah Datar Kecamatan Muara Badak. Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 2(1), 54-57
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 JOURNAL OF Pharmacy and Tropical Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







