Uji antkolesterol secara in-vito ekstrak metanol kulit bawang merah (Alium Cepa L.) dengan metode ekstraksi refluks dan sokletasi

DOI: https://doi.org/10.56922/pti.v4i2.537

Authors

  • Mutiara Oktarima Universitas Malahayati
  • Tutik Tutik Universitas Malahayati
  • Annisa Primadiamanti Universitas Malahayati

Kulit Bawang Merah Sokletasi Refluks Spektrofotometri UV-Vis Antikolesterol

Abstract

Background: Cholesterol is an important molecule in humans, with excess and deficiency levels in the body can cause various diseases. One alternative treatment is to use shallot skin extract.

Purpose: To determine whether there is activity to reduce cholesterol levels from the methanol extract of shallot skin (Allium cepa L.).

Method: Research on the extraction method used by heating, namely soxhletation and reflux extraction. Phytochemical tests for the content of the methanol extract showed the presence of alkaloids, flavonoids, tannins and saponins.

Result : The yield results from the soxhletation and reflux extraction methods that were carried out were 12.5% ​​and 14%. The UV-Vis spectrophotometer test using the Lieberman-Burchad method was used to determine the ability to reduce cholesterol levels.

Conclusion: The methanol extract of shallot peel in this study can reduce cholesterol levels in vitro based on the results of the UV-Vis spectrophotometer of the methanol extract of shallot peel (Allium cepa L.) on cholesterol reduction which was shown to be 24.4% in the soxhletation method and 37.5%. % on reflux method. In this research, there was an obstacle, namely the error in using a standard cholesterol solution which resulted in a green complex reaction not being formed but instead a brown solution being formed.

 

Keywords : Shallot Peel, Soxhletation, Reflux, UV-Vis Spectrophotometry, Anticholesterol

 

Pendahuluan: Kolesterol merupakan suatu molekul penting pada manusia, dengan kelebihan dan kekurangan kadarnya dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit. Salah satu pengobatan alternatif yaitu dengan menggunakan ekstrak kulit bawang merah.

Tujuan: Untuk mengetahui ada tidaknya aktivitas penurunan kadar kolesterol dari ekstrak metanol kulit bawang merah (Allium cepa L.).

Metode: Penelitian metode ekstraksi yang digunakan dengan cara pemanasan yaitu ekstraksi secara sokletasi dan refluks. Uji fitokimia kandungan ekstrak metanol menunjukan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin.

Hasil: Hasil rendemen dari metode ekstraksi sokletasi dan refluks yang telah dilakukan diperoleh 12,5% dan 14%. Uji spektrofotometer UV-Vis dengan metode Lieberman-burchad digunakan untuk menentukan kemampuan penurunan kadar kolesterol.

Simpulan: Ekstrak metanol kulit bawang merah pada penelitian ini dapat menurunkan kadar kolesterol secara in vitro berdasarkan hasil spektrofometer UV-Vis ekstrak metanol kulit bawang merah (Allium cepa L.) terhadap penurunan kolesterol ditunjukan sebesar 24,4% pada metode sokletasi dan 37,5% pada metode refluks. Pada penelitian ini terdapat kendala yaitu kesalahan penggunaan larutan baku kolesterol yang mengakibatkan tidak terbentuk reaksi kompleks hijau melainkan terbentuk larutan coklat.

 

Kata Kunci : Kulit Bawang Merah, Sokletasi, Refluks, Spektrofotometri UV-Vis, Antikolesterol

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adam, J.M., Soegondo, S., Soemiardji, G., Adriansyah, H.,(2004.) Petunjuk Praktis Penatalaksanaan Dislipidemia. Jakarta: PB. PERKENI, 2004: 1- 14, 20-26.

Almatsier, Sunita.(2009.) Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Amin, M. S. (2015).Studi in-vitro: Efek antikolesterol dari ekstrak metanol buah parijoto Medinilla speciosa Blume) terhadap kolesterol total. Jakarta: Universitas Islam Negeri Jakarta. (skripsi)

Anggraini, D. I., & Nabillah, L. F. (2018). Activity Test of Suji Leaf Extract (Dracaena Angustifolia Roxb.) On In Vitro Cholesterol Lowering. Jurnal Kimia Sains Dan Aplikasi, 21(2), 54–58.

Aryanta, I. R. (2019). Bawang Merah Dan Manfaat Nya Bagi Kesehatan. Bali: Universitas Hindu Indonesia.

Azman, M., R. Abdul, J. Salihon, M. M Yusoff, I. A. Bakar, M. R. M. Damanik. (2010). Effect Of Temperature And Time To The Antioxidant Activity In Air 8 Plectranthus amboinicus Lour. Journal American Sci Terapan 7(9): 1195-1199. Retrieved From Https://Thescipub.Com/Pdf. Diakses Pada Tanggal 19 April 2019.

Baraas F.(1993). Mencegah Serangan Jantung dengan Menekan Kolesterol. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Botham, K.M, dan Mayes, P.A. (2009) Sintesis, Transpor, dan Ekskresi Kolesterol. In: Murray R.K, Granner D.K, dan Rodwell, V.W. Biokimia Harper. Edisi 27. Jakarta: ECG.

Baum, J.A., dkk.(1998.) Long term intake of soy protein improves blood lipid profile and increases mononuclear cell lowdensity lipoprotein receptor mesenger RNA in hypercholestrolemic post menopausal women. AmJ ClinNut, 58 (1998) 545.

Casaschi, A.,dkk., (2004.) The chalcone xanthohumol inhibit trigliserid and apolipoprotein B secretion in HepG2 cell. Journal of Nutr, 134: 1340- 1346

Ciulei, T. 1984. Metodology for Analysis of Vegetables and Drugs. Bucharest Rumania: Faculty of Pharmacy.

Cheng, Z., Su, L., Moore, J., Zhou, K., Luther, M., Yin, J. J., & Yu, L. (2006). Effects of Postharvest Treatment and Heat Stress on Availability of Wheat Antioxidants. Journal of Agricultural and Food Chemistry 54(15): 5623- 5629.

Elsyana, V., & Tutik, T. (2018). Penapisan Fitokimia Dan Skrining Toksisitas Ekstrak Etanol Kulit Bawang Merah. Jurnal Farmasi Malahayati 1(2).

Hanani, E. (2015). Analisis Fitokimia (In Bahasa). Jakarta: EGC. Harborne, J. B. (1987). Metode Fitokimia, Edisi Kedua. Bandung: ITB. Hardiningsih, R dan Novik, N. (2006.) Pengaruh Pemberian Pakan.

Hiperkolesterolemia Terhadap Bobot Badan Tikus Putih Wistar yang Diberi Bakteri Asam Laktat. Biodiversitas. Volume 7 : 127 – 130

Hardjono Sastrohamidjojo. (1991). Spektroskopi. Yogyakarta : Liberty

Harvey D. 2000. Modern Analytical Chemistry. The McGraw-Hill Companies, Inc. 2-8

Herowati, dkk. (2008.) Aktivitas Antiinflamasi Kuersetin 3-Monoasetat, Hasil Asetil Selektif Kuersetin. Artocarpus Vol. 8 No. 2 September 2008 : 60-67.

Irmawati, I. (2014). Keajaiban Antioksidan. Ebers Papyrus 20(1): 62-64.

Kurniawati. A., 2015. Uji Efek Antihiperlipidemia Ekstrak Etanol Buah Parijoto (Medinilla speciosa Blume) Terhadap Kolesterol Total, Trigliserida, dan VLDL pada Tikus Putih Jantan. Skripsi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Luhurningtyas, F. P., Hasani, N., Aprilliana, M., Saputra, D., & Prayasanti, D. (2019). Pengaruh Kombinasi Ekstrak Daun Ashitaba (Angelica Keiskei Ito.) Dan Daun Sukun (Artocarpus Communis) Terhadap Kadar Glukosa Dan Kolesterol Secara In Vitro Menggunakan Metode Fotometri. Fitofarmaka: Jurnal Ilmiah Farmasi, 9(1), 47–55. Https://Doi.Org/10.33751/Jf.V9i1.1260

Mardiah, N., Mulyanto, C., Amelia, A., Lisnawati, L., Anggraeni, D., & Rahmawanty, D. (2017). Penentuan Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Kulit Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Dengan Metode DPPH. Jurnal Pharmascience 4(2).

Muaja, M. G., Runtuwene, M. R., & Kamu, V. S. (2017). Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol dari Daun Soyogik (Saurauia Bracteosa Dc.). Jurnal Ilmiah Sains, 17(1), 68-72.

Muharni, M., Elfita, E., & Amanda, A. (2013). Aktivitas Antioksidan Senyawa (+) Morelloflavon dari Kulit Batang Tumbuhan Gamboge (Garcinia xanthochymus). Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung Tahun 2013.

Mutiara, E. V., & Wildan, A. (2020). Pengaruh Metoda Ekstraksi Terhadap Aktivitas Tabir Surya Dihitung Sebagai Nilai SPF Ekstrak Etanol Daun Bunga Pukul Empat Mirabilis jalapa L. CENDEKIA EKSAKTA 5(1).

Manurung, Elvi,(2004.) Hubungan Antara Asupan Asam Lemak Tak Jenuh Tunggal dengan Kadar Kolesterol HDL Plasma Penderita Penyakit Jantung Koroner. Tesis, Mahasiswa Magister Sains Ilmu Gizi Klinik, UI, Jakarta

Parwata, I. O. (2016). Antioksidan. Bali: Universitas Udayana.

Putri, R., Anggraini, D. I. (2022). Uji Potensi Antikolesterol Ekstrak Etanol Kulit Mentimun (Cucumis sativus L.). Jurnal Farmasi Sains dan Praktis. 8(1). 90-100.

Rahayu T.( 2005.) Blood Cholestrol Degree Of White Rat (Rattus Norvegicus L) After Getting Kombucha Fluid Per-Oral. Universitas Muhamdiyah Surakarta. Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi. 6 (2): 85-100

Rahayu, S., Kurniasih, N., & Amalia, V. (2015). Ekstraksi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid Dari Limbah Kulit Bawang Merah Sebagai Antioksidan Alami. al-Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan 2(1): 1-8.

Rahayu, T. D., Ardana, M., & Rijai, L. (2017). Potensi Kulit Bawang Merah (Allium cepa L) Sebagai Antoksidan Dan Tabir Surya. In Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences 6: 84-89.

Rudiyanto, R., Tutik, T., & Marcellia, S. (2022). Uji Efektivitas Formulasi Losio Ekstrak Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Sebagai Repelan Terhadap Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan. 9 (1). 629-637.

Saidi, N., & Ginting, B. (2018). Analisis Metabolis Sekunder. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.

Sumardjo, D. (2009). Pengantar Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran. Jakarta: EGC.

Syaifuddin, S. (2015). Uji Aktivitas Antioksidan Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss.) Segar Dan Rebus Dengan Metode DPPH. [Disertasi]. Semarang: UIN Walisongo.

Tapalina, N., Tutik, & Saputri, G. A. (2021.). Pengaruh metode ekstraksi panas terhadap aktivitas antioksidan kulit bawang merah (Allium cepa L.). Lampung: Universitas Malahayati. (skripsi).

Underwood and Day, R.A. (2002). Analisa Kimia Kualitatif Terjemahan Iis Sopyan, Erlangga, Jakarta.

Yuhernita Dan Juniarti. (2011). Analisis Senyawa Metabolit Sekunder Dari Ekstrak Metanol Daun Surian Yang Berpotensi Sebagai Antioksidan. Makara Sains 15(1): 48-52.

Yuslianti, E.R. (2019). Prinsip Dasar Pemeriksaan Radikal Bebas Dan Antioksidan. Yogyakarta: Deepublish.

Sari, D. K. (2019). Uji kapasitas dan aktivitas antioksidan air rebusan kulit bawang merah (Allium cepa L) dalam berbagai koensentrasi. Bali: Politeknik Kesehatan Denpasar. (KTI).

Winarningrum, Febriyanti, R., & Kusnadi. (t.thn.). Pemanfaatan kulit bawang merah (Allium cepa L) Sebagai pewarna alami tekstil Tegal: Politeknik Harapan Bersama Allium cepa. (skripsi)

Winarso, A., Rusita, Y. D., & Yunianto, B. (2016). Pengaruh bawang merah (Allium cepa L) terhadap penurunan kadar kolesterol darah pada penderita hiperlipidemia di wilayah kerja puskesmas karangnongko kabupaten klaten. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan. 5(1). 58-63.

Downloads

Published

2024-12-01