Formulasi dan uji stabilitas sediaan body scrub ekstrak ubi jalar ungu (Ipomoea batatas l.) dan bunga telang (Clitoria ternatea l.) dengan variasi konsentrasi trietanolamin
DOI: https://doi.org/10.56922/pti.v6i3.3707
Antioxidant Body Scrub Butterfly Pea Flower Purple Sweet Potato Triethanolamine
Abstract
Background: Exposure to free radicals and accumulation of dead skin cells can cause dull skin and premature aging. Purple sweet potato (Ipomoea batatas L.) and butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) contain anthocyanins and flavonoids that possess strong antioxidant activity and have the potential to be developed into Body scrub preparations.
Purpose: To formulate a Body scrub containing purple sweet potato and butterfly pea flower extracts and evaluate the effect of triethanolamine (TEA) concentration on physical stability and antioxidant activity.
Method: This experimental study used four formulations containing different TEA concentrations, namely 0% (F1), 1% (F2), 2% (F3), and 3% (F4). Physical evaluations included organoleptic test, homogeneity, pH, spreadability, adhesiveness, irritation test, and cycling test stability. Antioxidant activity was determined using the DPPH method and expressed as IC₅₀ values.
Results: Formulations F2, F3, and F4 showed good physical stability and met the requirements of topical preparations, while F1 showed instability due to the absence of emulsifier. Antioxidant activity testing demonstrated IC₅₀ values of 10.31 ppm (F1), 11.20 ppm (F2), 13.63 ppm (F3), and 32.68 ppm (F4), indicating very strong antioxidant activity. Increased TEA concentration tended to increase pH and reduce antioxidant activity.
Conclusion: Variation of TEA concentration affected the physical stability and antioxidant activity of Body scrub preparations. Formula F3 containing 2% TEA provided the most optimal balance between physical stability and antioxidant effectiveness.
Keywords: Antioxidant; Body Scrub; Butterfly Pea Flower; Purple Sweet Potato; Triethanolamine.
Downloads
References
Amalina, R., Amananti, W., & Santoso, J. (2020). Formulasi dan uji aktivitas antioksidan sediaan body scrub kombinasi ekstrak temulawak (Curcuma xanthorriza roxb) dan ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.).[Skripsi]. Program Studi DIII Farmasi, Politeknik Harapan Bersama Tegal: Indonesia. 123Hlm.
Aprilia, T. S. (2024). Formulasi dan uji mutu fisik ekstrak etanol daun kelor (Moringa oliefera l.) sebagai sediaan body mask (Doctoral dissertation, Universitas Setia Budi).
Arifin, A., Jummah, N., & Arifuddin, M. (2022). Formulasi dan evaluasi krim daun teh hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze) dengan kombinasi emulgator. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 56-65.
Ayun, Q., & Ajeng, A. (2022). Pengaruh Ph Larutan Terhadap Kestabilan Warna Senyawa Antosianin Yang Terdapat Pada Ekstrak Kulit Buah Naga (Hylocereus Costaricensis). Jurnal Crystal: Publikasi Penelitian Kimia Dan Terapannya, 4(1), 1-6.
Azzahra, S. R. (2025). Kajian Farmakognosi dan Pemanfaatan Esktrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata L) sebagai Antioksidan dalam Sediaan Essence Sheet Mask (Doctoral dissertation, Universitas Bakti Tunas Husada).
Bestari, Y., & Sayakti, P. I. (2024). Karakteristik Fisik dan Potensi Antioksidan Face Mist Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Metode DPPH. Jurnal Farmasi Islam Kalimantan, 1(2).
Dinna, A. S. (2024). Formulasi dan evaluasi sediaan krim body scrub ampas biji kopi hijau dengan variasi konsentrasi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) (Doctoral dissertation, Universitas Bhakti Kencana).
Irianti, T. T., & Pramono, S. (2022). Penuaan dan pencegahannya: Proses faali biokimiawi dan molekuler. Ugm Press.
Nugraheni, A. Y., Putri, M. S., & Saputro, A. Y. (2021). Evaluasi ketepatan antibiotik pada pasien sepsis. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 18 (2), 194-207.
Nurhidayati, L. G., Rejeki, D. S., & Fauziah, S. N. N. (2024). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Body Scrub Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dan Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.) sebagai Antioksidan. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 10(2), 697-706.
Purba, M. M. (2025). Formulasi dan evaluasi body scrub ekstrak etanol ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Medan).
Ramadani, S., & Harmanda, V. (2026). Penuaan dini pada kulit: tanda, penyebab, pencegahan, dan implikasinya dalam pembelajaran tata kecantikan di SMK. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(4).
Safadini, A., Putri, I. D., Lena, M., & Zola, E. G. (2026). Artikel review: metode pembuatan, basis dan emulgator yang digunakan pada sediaan krim. Jurnal Kesehatan dan Ilmu Medis, 10(1).
Sinko, P. J. (2023). Martin's physical pharmacy and pharmaceutical sciences. Lippincott Williams & Wilkins.
Syafiqoh, A. G., Azizah, A. H., Maharani, I. Y., & Putri, S. K. (2026). Review potensi bioplastik sebagai sheet mask ramah lingkungan dan aplikasi anti-aging. Jurnal Farmasindo: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 10(1), 763-773.
Tambunan, S., & Sulaiman, T. N. S. (2018). Formulasi gel minyak atsiri sereh dengan basis HPMC dan Karbopol. Majalah Farmaseutik, 14(2), 87-95.
Wulandari, V., Mutiara, D. R., & Emita, S. (2025). Pengembangan matsutake oil sebagai bahan aktif minyak multifungsi untuk kosmetik berbasis green technology. Technopex 2025, 9(1), 947-952.
Yusharyahya, S. N. (2021). Mekanisme penuaan kulit sebagai dasar pencegahan dan pengobatan kulit menua: Mechanism of Skin Aging. EJournal Kedokteran Indonesia, 150-150.
Zuhro, N. T. (2019). Karakterisasi fisikokimia dan uji pelepasan α-arbutin pada sediaan mikroemulgel dengan variasi konsentrasi carbopol 940 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL OF Pharmacy and Tropical Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







