Hubungan pelayanan informasi obat dengan tingkat kepatuhan pasien diabetes melitus tipe-2

DOI: https://doi.org/10.56922/pti.v5i2.2969

Authors

  • Iga Putris Ayuning Tyas Universitas Aisyah Pringsewu
  • Huriyah Tsabitah Rahmallah Universitas Aisyah Pringsewu

Diabetes Melitus Tipe-2 Hubungan Kepatuhan Pelayanan Informasi Obat

Abstract

Background: Drug information services have the benefit of improving patient compliance in rational medication use. Providing drug information services is crucial for improving patients' quality of life and providing quality healthcare. Quality of life and quality of healthcare can be reduced as a result of non-adherence to treatment programs.

Purpose: To determine the relationship between drug information services and compliance in patients with type 2 diabetes mellitus.

Method: This analytical study used a quantitative approach. The population in this study were outpatients with type 2 diabetes mellitus at Az-Zahra Kalirejo General Hospital. The sampling technique used was purposive sampling, with a sample size of 81 patients. Data collection used a questionnaire. Analysis used parametric tests (Pearson correlation) to determine the relationship between variables.

Results: 40 patients (49.4%) received adequate drug information services, 34 patients (42.0%) received moderate compliance, and a Pearson correlation value of 0.024 (p <0.05) was obtained.

Conclusion: There is a relationship between drug information services and the level of compliance of type 2 diabetes mellitus patients.

 

Keywords: Compliance; Correlation; Diabetes Mellitus Type-2; Drug Information Services.

 

Pendahuluan: Pelayanan informasi obat memiliki salah satu manfaat yaitu meningkatkan kepatuhan pasien dalam penggunaan obat yang rasional oleh pasien.  Pemberian pelayanan informasi obat sangat penting untuk meningkatkan standar kualitas hidup pada pasien dan memberikan layanan kesehatan berkualitas kepada pasien. Kualitas hidup dan layanan kesehatan berkualitas dapat mengalami penurun sebagai akibat dari ketidakpatuhan terhadap program pengobatan

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pelayanan informasi obat dengan kepatuhan pasien diabetes melitus tipe-2.

Metode: Penelitian analitik dengan metode pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini pasien diabetes melitus tipe-2 di rawat jalan Rumah Sakit Umum Az-Zahra Kalirejo. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 81 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan uji parametrik (pearson corelation) untuk mengetahui hubungan antar variabel.

Hasil: Menunjukan bahwa pelayanan informasi obat yang diberikan dengan kategori cukup sebanyak 40 pasien (49.4%), tingkat kepatuhan tergolong sedang sebanyak 34 pasien (42.0%) dan didapatkan nilai korelasi pearson signifikansi sebesar 0.024 (p <0.05).

Simpulan: Terdapat hubungan pelayanan informasi obat dengan tingkat kepatuhan pasien diabetes melitus tipe-2.

 

Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe-2; Hubungan; Kepatuhan; Pelayanan Informasi Obat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adityawati, R., Latifah, E., & Hapsari, W. S. (2016). Evaluasi pelayanan informasi obat pada pasien rawat jalan di instalasi farmasi Puskesmas Grabag I. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 1(2), 6-10.

Aini, J., Muthoharoh, A., & Permadi, Y. W. (2023). Pengaruh pelayanan informasi obat leaflet terhadap tingkat kepatuhan pasien diabetes mellitus kelas Prolanis Puskesmas Wonokerto 1. In Prosiding Seminar Nasional Unimus (Vol. 6).

Ciarambino, T., Crispino, P., Leto, G., Mastrolorenzo, E., Para, O., & Giordano, M. (2022). Influence of gender in diabetes mellitus and its complication. International journal of molecular sciences, 23(16), 8850.

Decroli, E. (2019). Diabetes melitus tipe 2. Padang: Pusat Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, 1-52.

Diantari, I. A. P. M., & Sutarga, I. M. (2019). Kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tabanan II tahun 2019. Archive of Community Health, 6(2), 40.

Hardiyanti, T. O., Wurjanto, A., Kusariana, N., & Hestiningsih, R. (2021). Hubungan Jenis Kelamin Dan Bidang Studi Dengan Praktik Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Mahasiswa (Studi Pada Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 175-179.

Hidayat, F., Ekadipta, K. D., & Mahmudah, S. A. (2021). Kualitas Pelayanan Informasi Obat kepada Pasien Rawat Jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan Tahun 2019. IONTec, 2(2), 34-40.

Kabosu, R. A. S., Adu, A. A., & Hinga, I. A. T. (2019). Faktor risiko kejadian diabetes melitus tipe dua di RS Bhayangkara Kota Kupang. Timorese Journal of Public Health, 1(1), 11-20.

Khaerunnisa, K. (2023). Studi Pelayanan Informasi Obat Pada Pasien Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Haji Makassar. Jurnal Farmasi Pelamonia, 3(1), 37-40.

Komariah, K., & Rahayu, S. (2020). Hubungan usia, jenis kelamin dan indeks massa tubuh dengan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di klinik pratama rawat jalan proklamasi, Depok, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 41-50.

Mandalika, D. A., & Naspiah, N. (2023). Hubungan Pelayanan Informasi Obat dengan Pengetahuan dan Tingkat Kepatuhan Pasien Hipertensi di Puskesmas Kerang Kecamatan Batu Engau: Hipertensi. In Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Vol. 18, pp. 45-50).

Mildawati, M., Diani, N., & Wahid, A. (2019). Hubungan usia, jenis kelamin dan lama menderita diabetes dengan kejadian neuropati perifer diabetik. CNJ: Caring Nursing Journal, 3(2), 30-37.

Milita, F., Handayani, S., & Setiaji, B. (2021). Kejadian diabetes mellitus tipe II pada lanjut usia di Indonesia (analisis riskesdas 2018). Jurnal Kedokteran dan kesehatan, 17(1), 9-20.

Mokolomban, C., Wiyono, W. I., & Mpila, D. A. (2018). Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Disertai Hipertensi Dengan Menggunakan Metode Mmas-8. Pharmacon, 7(4), 69-78.

Muhaymin, Y. W., & Andini, A. (2023). Tingkat Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus Tipe II terhadap Penggunaan Obat Antidiabetes di Puskesmas Yosowilangun Kabupaten Lumajang. PHARMADEMICA: Jurnal Kefarmasian dan Gizi, 2(2), 83-92.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: rineka cipta, 20012.

Oktavia, S., Budiati, E., Masra, F., Rahayu, D., & Setiaji, B. (2022). Faktor-faktor sosial demografi yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(4), 1039-1052.

Pare, H. M. (2020). Hubungan Pelayanan Informasi Obat Dengan Tingkat Kepatuhan Pasien Hipertensi Di Puskesmas Beru Kabupaten Sikka (Doctoral Dissertation, Universitas Citra Bangsa).

Rahayu, K. P., Widiastuti, T. C., & Khuluq, H. (2022). Evaluasi Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Purbowangi. In Proceeding of The 16th University Research Colloquium.

Rahmatullah, S. W., Nurrahma, I. M., & Syahrizal, A. (2020). Pengaruh Pemberian Pelayanan Informasi Obat Dan Konseling Terhadap Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Hipertensi Di Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 5(2), 240-249.

Ratnasari, P. M. D., Kurnianta, P. D. M., & Yuliawati, A. N. (2022). Penggunaan Obat pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Disertai Dislipidemia di Rumah Sakit X Denpasar. Jurnal Ilmiah Mahaganesha, 1(2), 50-56.

Sani, F. N., Widiastuti, A., Ulkhasanah, M. E., & Amin, N. A. (2023). Gambaran kualitas hidup pada pasien diabetes melitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1151-1158.

Setiani, L. A., Almasyhuri, A., & Hidayat, A. A. (2022). Evaluasi Kepatuhan Pasien Pada Penggunaan Obat Antidiabetik Oral Dengan Metode Pill-Count dan MMAS-8 Di Rumah Sakit PMI Kota Bogor. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 6(1), 32-46.

Siahaan, M. (2023). Gambaran Pelayanan Informasi Obat Terhadap Pasien Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research, 1(4), 75-83.

Sipayung, R., & Siregar, F. A. (2017). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Perempuan Usia Lanjut Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Bulan Medan Tahun 2017. Universitas Sumatera Utara.

Suhartini, S. (2021). Profil Penggunaan Obat Diabetik Oral Pada Pasien Rawat Jalan dengan Diagnosis Diabetes Tipe 2 Di Klinik Barombong Medical Centre Makassar 2020. Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 5(2), 102-114.

Turnip, N. U. M. B. (2023). Evaluation Of Drug Information Services In Patients With Diabetes Mellitus In Outpatient Installations General Hospital Pharmacy Coal Region. Jurnal Farmasimed (JFM), 5(2), 213-217.

Wells, B. G., DiPiro, J. T., Schwinghammer, T. L., & DiPiro, C. V. (2016). Manual de farmacoterapia. McGraw Hill Brasil.

Wikannanda, I. A. A. D., Sari, N. L. P. E. K., & Aryastuti, A. A. S. A. (2023). Gambaran Penggunaan Terapi Kombinasi Oral Metformin-Sulfonilurea pada Pasien DM Tipe 2 di Denpasar. Aesculapius Medical Journal, 3(2), 224-232.

Downloads

Published

2026-04-30