Pola peresepan obat pada pasien gagal ginjal kronis rawat inap rumah sakit x Tangerang Selatan
DOI: https://doi.org/10.56922/pti.v2i02.194
Pola Resep Pasien Gagal Ginjal Kronis Rawat Inap
Abstract
Pendahuluan: Gagal ginjal merupakan suatu kondisi dimana fungsi ginjal telah menurun atau bahkan menghilang dalam beberapa tahap. Gagal ginjal kronis didefinisikan sebagai kerusakan ginjal dan atau penurunan Laju Filtrasi Glomerulus kurang dari 60ml / menit / 1,73 m2 selama setidaknya tiga bulan. Peresepan pengobatan penyakit yang tepat merupakan faktor penting dalam proses penyembuhan, terutama gagal ginjal kronis.
Tujuan: Untuk mengetahui pola peresepan obat rawat inap ginjal kronik di Rumah Sakit X Tangerang Selatan pada tahun 2019.
Metode: Deskriptif dengan teknik sekunder data random sampling, dari rekam medis dan resep dokter. Bentuk karakteristik pasien termasuk usia dan jenis kelamin, indikator pola resep termasuk golongan obat, bentuk obat, jumlah dan dosis. Populasi yang diperoleh adalah 264 pasien dengan 159 pasien telah digunakan sebagai sampel.
Hasil: Usia pasien di atas 65 tahun (41,51%), laki-laki (57,23%), kelas obat antasid (31,63%), bentuk tablet (65,06%), yang paling banyak digunakan adalah Bicnatric ( 16,87) dosis 500 mg (22,40%).
Simpulan: Pasien yang didiagnosis dengan gagal ginjal kronis rawat inap di rumah sakit X Tangerang Selatan pada tahun 2019 sebagian besar terjadi pada pria berusia di atas 65 tahun dan obat yang paling banyak digunakan adalah tablet Bicnatric 500 mg (Antasida).
Downloads
References
KDIGO. (2012). Clinical practice guideline for the evaluation and management of chronic kidney disease. 2012. URL: http://www.kdigo.org/clinical_practice _guide lines/ pdf/CKD/KDIGO_2012_CKD_GL.pdf. Diakses tanggal 20 Februari 2019.
Kemenkes Republik Indonesia. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2017. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta
Kementrian Kesehatan RI. (2017). Situasi Penyakit Ginjal Kronis. Jakarta: Kemenkes RI. URL: https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-ginjal-2017.pdf. Diakses pada tanggal 29 Maret 2020.
Lis Anggraini, Lay. (2016). Studi penggunaan natrium bikarbonat pada pasien gagal ginjal kronik rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Skripsi, Widya Mandala Catholic University Surabaya.
Notoatmojo. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta.
Parakash, S., A. M. O`Hare. (2009). Interaction of Aging and CKD. Semin Nephrol. Canada. 497-530.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2013. Diakses: 19 Maret 2020, darihttp://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.p.
Scales Jr, C. D., Smith, A. C., Hanley, J. M., Saigal, C. S., & Urologic Diseases in America Project. (2012). Prevalence of kidney stones in the United States. European urology, 62(1), 160-165.
Sukandar, E.Y., R. Andrajati., J. I. Sigit., I. K. Adnyana., A. A. P. Setiadi., Kusnandar. (2011). ISO Farmakoterapi 2. Ikatan Apoteker Indonesia: Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JOURNAL OF Pharmacy and Tropical Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







