Formulasi sediaan masker gel antioksidan ekstrak kulit buah kopi (Coffea canephora)

DOI: https://doi.org/10.56922/pti.v1i2.177

Authors

  • Sukardi Sukardi Program Studi Farmasi – Universitas Malahayati
  • Selvi Marcellia Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati
  • Dewi Chusniasih Program Studi Biologi S1 Institut Tekhnologi Sumatra

Kulit Buah Kopi Robusta Antioksidan DPPH Masker Gel Spektrofotometri UV-Vis

Abstract

Pendahuluan:Kulit buah kopi robusta mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan fenolik yang diduga memiliki aktivitas antioksidan. Flavonoid dan tanin merupakan senyawa yang memiliki gugus hidroksil sebagai pereduksi yang dapat menghambat banyak reaksi oksidasikarena mampu mendonor sebuah elektron kepada senyawa radikal bebas yang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai aktivitas antioksidan ekstrak kulit buahkopi robusta dan untuk mengetahui nilai aktivitas antioksidan dalam sediaan masker gel ekstrak kulit buah kopi robusta. Metode yang digunakan dalam ekstraksi adalah maserasi menggunakan etanol 96% dengan hasil ekstrak total pelarutnya ialah 0,0655%. Hasil uji skrining fitokimia didapat senyawa flavonoid, fenolik, alkaloid, tanin dan saponin. Uji aktivitas antioksidan ekstrak kopi robusta 0,00131%, 0,00262% dan 0,00393% dilakukan dengan menggunakan metode DPPH diperoleh nilai IC50 berturut-turut sebesar 146,2 ppm, 136,7 ppm dan 129,3 ppm. Masker gel dibuat pada konsentrasi terbaik aktivitas antioksidan yaitu pada konsentrasi 6%. Masker gel ekstrak kulit buah kopi robusta 6% telah memenuhi syarat uji organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, tipe krim, daya lekat dan iritasi. Uji aktivitas antioksidan gel ekstrak kulit buah kopi robusta 6% dengan menggunakan metode DPPH diperoleh nilai IC50sebesar 170,40 ppm. Pada Kontrol positif masker gel mustika ratu diperoleh nilai IC50 sebesar 73,15 ppm, dan pada kontrol negatif diperoleh nilai IC50 sebesar 386,6 ppm. Parameter nilai IC50 dilihat dari semakin kecil nilai IC50 maka semakin tinggi nilai aktivitas antioksidan tersebut.

Tujuan: Agar dapat mengetahui formulasi sediaan masker gel antioksidan pada kulit buah kopi robusta (Coffea canephora).

Metode: Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode simple random sampling yaitu pengambilan sampel dengan cara sederhana dan acak. Dengan alat spektrofotometri UV-Vis, mortir dan stamper, beaker glass, cawan uap, waterbath, wadah masker gel, corong pisah, kassa asbes, kertas perkamen, batang pengaduk, maserator, penangas air, timbangan analit, kertas pH, blender, tabung reaksi,rotary evaporator, gelas ukur 10 dan 50 mL, labu ukur, timbangan analitik, pipet volume, erlenmayer 250 mL, erlenmayer 1000 mL, kuvet, pipet tetes, beaker glass 250 mL, dan oven.

Hasil: sortasi dihaluskan dan diperoleh bobot kering sebanyak 315 gram. Persen susut pengeringan ekstrak diperoleh sebesar 60,62 %.

Simpulan: Uji masker gel kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) 6% memiliki antioksidan kategori sedang dengan nilai IC50 sebesar 170,4 ppm.

Kata Kunci : Kulit buah kopi robusta; Antioksidan;  DPPH; Masker gel;  Spektrofotometri UV-Vis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardana, M., Aeyni, V., & Ibrahim, A. (2015). Formulasi dan optimasi basis gel HPMC (hidroxy propyl methyl cellulose) dengan berbagai variasi konsentrasi. Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 3(2), 101-108.

Ariadi, Harri Prasetyo, and Wiwik Siti Windrati. "Ekstraksi senyawa antioksidan kulit buah kopi: kajian jenis kopi dan."

Arijal, I. M. (2021). Isolasi senyawa dan uji aktivitas antioksidan dari fraksi etil asetat biji kopi robusta (Coffea canephora) dengan metode DPPH (2, 2-difenil-1-pikrilhidrazil) (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS UNJA).

Dia, S. P. S., Nurjanah, N., & Jacoeb, A. (2015). Komposisi kimia dan aktivitas antioksidan akar, kulit batang dan daun lindur. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 18(2), 205-219.

Esquivel, p & JimenezV.M., 2011. Akademi Kimia Analisis Depok.

Gandjar, I.G. 2012. Analisis Obat Secara Spektrofotometri dan Kromatografi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Haeria, H., & Andi, T. U. (2016). Penentuan kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun bidara (Ziziphus spina-christi L.). Journal of Pharmaceutical and Medicinal Science, 1(2), 57-61.

Hanani, E. (2005). Identifikasi senyawa antioksidan dalam spons callyspongia sp dari kepulauan seribu. Majalah ilmu kefarmasian, 2(3), 2.

Hanani, E., Mun’im, A. & Sekarini, R., 2005, Identifikasi Senyawa Antioksidan dalam Spons Callyspongia sp dari Kepulauan Seribu.Majalah Ilmu Kefarmasian. 2(3) : 127 - 133.

Jiman, H. C., & Hadiwibowo, G. F. (2017). Mutu fisik dan penerimaan volunteer sediaan masker gel peel off ekstrak kopi robusta (Coffea canephora var robusta) (Doctoral dissertation, Akademi Farmasi Putera Indonesia Malang).

Jiman, H. C., & Hadiwibowo, G. F. (2017). Mutu fisik dan penerimaan volunteer sediaan masker gel peel off ekstrak kopi robusta (Coffea canephora var robusta) (Doctoral dissertation, Akademi Farmasi Putera Indonesia Malang).

Prasetyo A, H. (2015). Ekstraksi senyawa antioksidan kulit buah kopi: kajian jenis kopi dan lama maserasi

Rahardjo, P. (2017). Berkebun Kopi. Penebar Swadaya.

RIRIN, N. S. (2014). Karakteristik pengeringan biji kakao (Theobroma cacao, L.) Dengan menggunakan alat pengering buatan sun drying (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Rizkayanti, R., Diah, A. W. M., & Jura, M. R. (2017). Uji aktivitas antioksidan ekstrak air dan ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera LAM). Jurnal Akademika Kimia, 6(2), 125-131.

SAMPEL, C. T. P. (16). B. JENIS DATA.

Sasmita, F., Wientarsih, I., Prasetyo, B. F., & Priosoeryanto, B. P. (2021). Aktivitas Antiproliferasi Ekstrak Etanol Biji Kopi Hijau Robusta Lampung pada Sel Lestari Tumor Anjing. Jurnal Veteriner Maret, 22(1), 133-140.

Sasmita, F., Wientarsih, I., Prasetyo, B. F.,& Priosoeryanto, B. P. (2021). Aktivitas Antiproliferasi Ekstrak Etanol Biji Kopi Hijau Robusta Lampung pada Sel Lestari Tumor Anjing. Jurnal Veteriner Maret, 22(1), 133-140.

Sulaeha, S., Jura, M. R., & Rahman, N. (2017). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol biji buah merah (pandanus conoideus de vriese) asal Kabupaten Poso Sulawesi Tengah. Jurnal Akademika Kimia, 6(3), 170-174.

Tanauma, H. A. (2016). Aktivitas antibakteri ekstrak biji kopi robusta (Coffea canephora) terhadap bakteri Escherichia coli. Pharmacon, 5(4).

Taufiq, H. (2017). Potensi Fraksi-Fraksi Dari Ekstrak Tanaman Yang Dikenal Sebagai Antioksidan. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 3(1).

Downloads

Published

2021-12-01