Hubungan pengalaman kekerasan seksual dengan kesehatan mental mahasiswa di Kota Bandung
DOI: https://doi.org/10.56922/mhc.v3i2.911
Abstract
Background: Sexual violence against students on campus has become an important issue. The experience of sexual violence among students certainly has a direct impact on mental health and affects the academic process so that students do not receive well-being and experience prolonged trauma.
Purpose: To assess the experience of sexual violence and mental health among students in the campus environment.
Method: A descriptive quantitative cross sectional approach, the population in this study were all students using a convenience sampling technique so that data was obtained as many as 216 respondents. The instrument uses the SDQ-20. Data analysis used the chi-square test.
Results: A relationship between the experience of sexual violence and mental health status with a sig value showing a P value of 0.000.
Conslusion: The experience of incidents of sexual violence has become a mental health problem with complaints, anxiety, somatic and depression. This research can be input for policy makers in education to design further more effective prevention and support programs in the campus environment.
Keywords: Mental Health; Students Experience; Sexual Violence.
Pendahuluan: Kekerasan seksual pada mahasiswa di lingkungan kampus sudah menjadi isu yang penting. Pengalaman dari kekerasan seksual pada mahasiswa tentu berdampak langsung pada kesehatan mental dan mempengaruhi proses akademik sehingga mahasiswa tidak mendapatkan kesejahteraan serta mengalami trauma berkepanjangan.
Tujuan: Untuk menilai adanya hubungan pengalaman kekerasan seksual dengan kesehatan mental pada mahasiswa.
Metode: Deskriptif kuantitatif pendekatan cross sectional, populasi pada penelitian ini seluruh mahasiswa dengan teknik convenience sampling sehingga di dapatkan data sebanyak 216 responden. Instrumen menggunakan SDQ-20. Analisa data menggunakan uji chi -square.
Hasil: Adanya hubungan antara pengalaman kekerasan seksual dengan status mengalami kesehatan mental dengan nilai sig menunjukan P Value 0,000.
Simpulan: Pengalaman atas kejadian kekerasan seksual menjadi masalah kesehatan mental dengan keluhan, cemas, somatik, dan depresi. Penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pengambil kebijakan di pendidikan untuk merancang program pencegahan dan dukungan lebih lanjut yang lebih efektif di lingkungan kampus.
Kata-kata kunci: Kesehatan Mental, Mahasiswa Pengalaman Kekerasan Seksual.
Downloads
References
Aloysius, S., & Salvia, N. (2021). Analisis kesehatan mental mahasiswa perguruan tinggi X pada awal terjangkitnya Covid-19 di Indonesia. Jurnal Citizenship Virtues, 1(2), 83-97.
Dau, Y. L. D., & Bele, G. A. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa (Studi Kasus di Perguruan Tinggi Keagamaan Katolik Regio Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur). Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan), 5(1), 19-34.
Fauziah, A. N., & Wiyoko, P. F. (2022). Hubungan Kekerasan Seksual dengan Kesehatan Mental pada Remaja Sekolah Menengah Pertama Selama Pademi Covid-19 di Kecamtan Sungai Kunjang Samarinda. Borneo Studies and Research, 3(2), 1276-1282.
Gili, I. L., Fajarulloh, M. S., Choliq, M. I., Al-Amin, M. I. N., & Hapsery, A. (2022). Structural Equation Modeling untuk Memodelkan Pengaruh Pelecehan Seksual terhadap Kesehatan Mental Mahasiswi di Kota Surabaya. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 11(2).
Jamaludin, A. (2021). Perlindungan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksual. JCIC: Jurnal CIC Lembaga Riset Dan Konsultan Sosial, 3(2), 1-10.
Kirana, T. R., & Listyani, R. H. (2023). Analisis pengalaman mahasiswa laki-laki sebagai korban pelecehan seksual. Paradigma, 12(2), 241-250.
Nihayah, U., Winata, A. V. P., & Yulianti, T. (2021). Penerimaan diri korban toxic relationship dalam menumbuhkan kesehatan mental. Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Dan Kemasyarakatan, 5(2), 48-55.
Pratama, Y. H., Anargya, A. R., & Rosidah, A. S. (2023). Kesehatan mental dalam Islam. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 2(2), 192-197.
Ramadhan, G., Wulandari, A. P., & Apsari, N. C. (2023). Hubungan antara perilaku kekerasan seksual dengan kondisi lingkungan fisik di kampus Unpad Jatinangor: Sudut pandang mahasiswa. Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos), 5(1).
Rosiana, D., Wangi, E. N., & Aslamawati, Y. (2023). Hubungan antara fungsi kognitif dengan penyesuaian perguruan tinggi pada mahasiswa korban kekerasan seksual. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 11(3), 203-212.
Santos, R. M. S., Mendes, C. G., Sen, B. G. Y., de Alcantara, V. S., de Almeida, N. Y. J., de Miranda, D. M., & Romano-Silva, M. A. (2023). The associations between screen time and mental health in adolescents: a systematic review. BMC psychology, 11(1), 1-21.
Saskia, N. N., & Idris, F. P. (2023). Perilaku Toxic Relationship Terhadap Kesehatan Remaja Di Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 525-538.
Setyanto, A. T. (2023). Deteksi dini prevalensi gangguan kesehatan mental mahasiswa di Perguruan Tinggi. Wacana, 15(1), 66-78.
Siregar, D., & Elyani, E. (2023). Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Bagi Kejiwaan Anak Laki Laki Dan Perempuan Di Fakultas Hukum Universitas Tjut Nyak Dhien Medan. Journal Of Human And Education (JAHE), 3(2), 127-132.
Stansfeld, S. A., Rothon, C., Das-Munshi, J., Mathews, C., Adams, A., Clark, C., & Lund, C. (2017). Exposure to violence and mental health of adolescents: South African Health and Well-being Study. BJPsych open, 3(5), 257-264.
Supartini, Y., Tambunan, E. S., Suheri, T., & Ningsih, R. (2022). Pengembangan Model Deteksi Dini Kekerasan Pada Remaja Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Dalam Mendeteksi Adanya Kekerasan Pada Remaja: Development Of A Model Of Early Detection Of Violence In Adolescent As An Effort To Increase Ability In Detecting The Existence Of Violence In Adolescent. Quality: Jurnal Kesehatan, 16(2), 82-95.
Talapessy, O. M., & Soetjiningsih, C. H. (2023). Kebahagiaan dan Kesehatan Mental Korban Pelecehan Seksual di Mimika Papua. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(3), 326-334.
Wulandari, Y. A., & Saefudin, Y. (2024). Dampak Psikologis Dan Sosial Pada Korban Kekerasan Seksual: Perspektif Viktimologi. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(1), 296-302.
Yusrani, K. G., Aini, N., Maghfiroh, S. A., & Istanti, N. D. (2023). Tinjauan Kebijakan Kesehatan Mental di Indonesia: Menuju Pencapaian Sustainable Development Goals dan Universal Health Coverage. Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 89-107.
Yusuf, A., P. K. R. F., & Nihayati, H. E. (2015). Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 JOURNAL OF Mental Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







