Artificial Intelligence (AI) Policy

Bahasa Indonesia

Jurnal ini mengizinkan penggunaan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI), termasuk Large Language Models (LLMs), chatbot, dan perangkat AI lainnya, secara terbatas dan bertanggung jawab dalam proses penyusunan naskah.

Penulis yang menggunakan AI dalam proses penyusunan manuskrip wajib mengungkapkan penggunaan tersebut secara transparan, termasuk nama perangkat AI yang digunakan dan tujuan penggunaannya. Penggunaan AI untuk membantu perbaikan tata bahasa, ejaan, atau keterbacaan diperbolehkan, namun seluruh isi naskah tetap menjadi tanggung jawab penuh penulis.

AI atau perangkat berbasis AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau co-author karena tidak dapat memenuhi tanggung jawab authorship, termasuk bertanggung jawab atas keakuratan, integritas, dan orisinalitas karya.

Penulis bertanggung jawab untuk memeriksa seluruh materi yang dihasilkan atau dibantu oleh AI dan memastikan bahwa naskah tidak mengandung informasi yang tidak akurat, referensi yang dibuat-buat, plagiarisme, pelanggaran hak cipta, atau konten yang menyesatkan. Penggunaan AI untuk menghasilkan atau memanipulasi data penelitian, memalsukan hasil, atau membuat referensi yang tidak dapat diverifikasi tidak diperbolehkan.

Apabila AI digunakan dalam analisis data, pembuatan gambar, ilustrasi, atau bagian metodologi penelitian, penggunaannya harus dijelaskan secara jelas pada bagian Methods atau bagian lain yang relevan.

Reviewer dan editor tidak diperbolehkan mengunggah manuskrip atau materi rahasia yang sedang dalam proses peer review ke dalam sistem AI publik atau sistem lain yang tidak dapat menjamin kerahasiaan data tanpa izin yang sesuai.

Kegagalan mengungkapkan penggunaan AI yang signifikan dapat menjadi dasar bagi editor untuk meminta klarifikasi, melakukan koreksi, atau mengambil tindakan sesuai dengan kebijakan etika publikasi jurnal.

English

This journal permits the responsible and limited use of Artificial Intelligence (AI) technologies, including Large Language Models (LLMs), chatbots, and other AI-assisted tools, in manuscript preparation.

Authors who use AI-assisted technologies in preparing a manuscript must transparently disclose such use, including the name of the AI tool and the purpose for which it was used. The use of AI for language editing, grammar correction, spelling, or improving readability is permitted; however, the authors remain fully responsible for the content of the manuscript.

AI tools must not be listed as authors or co-authors because they cannot meet authorship responsibilities, including accountability for the accuracy, integrity, and originality of the work.

Authors are responsible for carefully reviewing all AI-generated or AI-assisted content and ensuring that the manuscript does not contain inaccurate information, fabricated references, plagiarism, copyright infringement, or misleading content. AI must not be used to fabricate or manipulate research data, falsify results, or generate unverifiable references.

If AI is used for data analysis, image or illustration generation, or as part of the research methodology, its use must be clearly described in the Methods section or another appropriate section of the manuscript.

Reviewers and editors must not upload submitted manuscripts or other confidential peer-review materials into public AI systems or other AI platforms where confidentiality cannot be assured without appropriate authorization.

Failure to disclose significant AI use may result in a request for clarification, correction, or further editorial action in accordance with the journal's publication ethics policies.