Gambaran intensitas penggunaan gadget dan kecerdasan emosional mahasiswa
DOI: https://doi.org/10.56922/mhc.v3i2.892
Gadget Kecerdasan Emosional Mahasiswa
Abstract
Baground: The phenomenon of gadget addiction has become a culture among students. Gadgets are a means of business, as a storage for various data, music or entertainment, information tools and even as a documentation tool. This shows gadgets as one of the actual technological developments. Almost everyone spends their time using gadgets.
Purpose: To determine the level of emotional intelligence of two groups of students aged 20-22 years, namely the gadget addiction group.
Methods: Quantitative descriptive with a sample size of 64 students. The study was conducted at one of the nursing diploma three study programs in Bandar Lampung city. This study used a closed-question questionnaire, namely a questionnaire presented in such a way that respondents were asked to choose one answer that matches their characteristics by giving a Yes/No answer.
Results: The study showed 3 (three) findings, namely: 1) Of the 64 participants; the gadget addiction group consisted of 43 students (67.2%). 2) In the gadget addiction group, the most emotional intelligence of students was found in the high emotional intelligence category (88.4%). 3) In the group of students who were not addicted to gadgets, the most emotional intelligence of students was also found in the high emotional intelligence category (61.9%).
Conclusion: Gadget addiction among students apparently does not cause each student's emotional intelligence to decrease to a medium-low level, this is because some of the time spent with gadgets is used to increase their emotional intelligence.
Keyword: Emotional Intelligence; Gadget; Students.
Pendahuluan: Fenomena kecanduan gadget sudah membudaya dikalangan mahasiswa. Gadget merupakan sarana bisnis, sebagai penyimpan berbagai macam data, musik atau hiburan, alat informasi bahkan sebagai alat dokumentasi. Hal ini menunjukkan gadget sebagai salah satu perkembangan teknologi yang aktual. Hampir setiap orang menghabiskan waktunya untuk menggunakan gadget.
Tujuan: Untuk mengetahui tingkat kecerdasan emosional dua kelompok mahasiswa usia 20-22 tahun yaitu kelompok kecanduan gadget.
Metode: Deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 64 mahasiswa. Penelitian dilakukan pada salah satu progam studi diploma tiga keperawatan di kota Bandar Lampung
Penelitian ini menggunakan kuesioner pertanyaan tertutup yaitu kuesioner yang disajikan dalam bentuk sedemikian rupa sehingga responden diminta untuk memilih satu jawaban yang sesuai dengan karakteristik dirinya dengan memberikan jawaban Ya/Tidak.
Hasil: Penelitian menunjukan adanya 3 (tiga) temuan yaitu: 1) Dari 64 partisipan; kelompok kecanduan gadget sebanyak 43 mahasiswa (67.2%). 2) Pada kelompok mahasiswa kecanduan gadget ditemukan kecerdasan emosional mahasiswa terbanyak dalam kategori kecerdasan emosional tinggi (88.4%). 3) Pada kelompok mahasiswa tidak kecanduan gadget juga ditemukan kecerdasan emosional mahasiswa terbanyak dalam kategori kecerdasan emosional tinggi (61.9%).
Simpulan: Kecanduan gadget dikalangan mahasiswa ternyata tidak membuat kecerdasan emosional tiap mahasiswa menurun pada tingkat sedang-rendah, hal ini karena sebagian waktu yang digunakan bersama gadget digunakan untuk meningkatkan kecerdasan emosionalnya.
Kata Kunci: Gadget; Kecerdasan Emosional; Mahasiswa.
Downloads
References
Anggraeni, A., & Hendrizal, H. (2018). Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Kehidupan Sosial Para Siswa SMA. Pelita Bangsa Pelestari Pancasila, 13(1), 64-76.
Arifin, B., Salim, A. N., Muzakki, A., Suwarsito, S., & Arifudin, O. (2024). Integrasi Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Berbasis Literasi Digital Pada Peserta Didik Sekolah Dasar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 13547-13555.
Ati, N. U., & Abidin, A. Z. (2019). Gadget dan mahasiswa (Studi tentang dampak penggunaan gadget terhadap perilaku mahasiswa di universitas brawijaya). Respon Publik, 13(3), 21-29.
Apriyanti, H., Aeni, I. S., Kinaya, R. S., Nabilla, N. H., Laksana, A., & Latief, L. M. (2024). Keterlibatan penggunaan media sosial pada interaksi sosial di kalangan Gen Z. Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik, 1(4), 229-237.
Danuri, M. (2019). Perkembangan dan transformasi teknologi digital. Jurnal ilmiah infokam, 15(2).
Fajar, M., Masyhuri, M., & Muda, Y. (2024). Kecanduan Game Online pada Remaja. Journal of Education Research, 5(3), 3995-4001.
Fajriah, T., & Ningsih, E. R. (2024). Pengaruh Teknologi Komunikasi Terhadap Interaksi Sosial Di Era Digital. Merdeka Indonesia Jurnal International, 4(1), 149-158.
Gozali, D. S. (2021). Ilmu Hukum dan Penelitian Ilmu Hukum. Yogyakarta: UII Press Yogyakarta.
Hamid, A., & Taslim, V. H. (2024). Perbedaan Tingkat Stres Pada Generasi X dan Generasi Z Kota Ternate. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(1), 9838-9848.
Junita, D. (2024). Realitas Keterlibatan Gen Z dalam Media Sosial Tiktok Perspektif Sosiokultural. INTERCODE, 4(1).
Kulsum, U. (2022). Gadget Pada Generasi Z: Media Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid. Jurnal Guru Kita, 6(2), 106-116.
Kusaini, U. N., Husna, N., Setiawati, Y., Alhamdika, Z., & Pratama, M. R. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Hubungan dan Interaksi Antar Keluarga. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 9265-9273.
Mariyama, M., Lestari, I. P., & Sari, I. P. (2023). Pengaruh Intensitas dan Jenis Pemakaian dalam Penggunaan Gadget terhadap Tingkat Emosional pada Anak Usia Sekolah. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 4(2), 113-120.
Mulyanti, A., Dolifah, D., & Rahmat, D. Y. (2024). Hubungan Kecanduan Gadget dengan Kecerdasan Emosional pada Remaja. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 149-156.
Nadlifah, A. A., Kuswoyo, N. A., Mashuri, M. M., & Rohtih, W. A. (2025). Silaturahmi Online dalam Perspektif Al-Qur’an: Telaah Penafsiran Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir. Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir, 5(1), 166-190.
Nursa’adah, F. P., & Rosa, N. M. (2022). Pemanfaatan Youtube Sebagai Media Publikasi Project Based Learning Pada Mata Kuliah Statistika. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 3620-3626.
Prilianto, F., Ariska, M., & Sukmara, G. F. (2024). Kecerdasan Emosional Sebagai Katalisator Peningkatan Prestasi Akademik dan Kecakapan Sosial di Era Digital. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(001 Des), 761-768.
Putrie, C. A. R., & Ikhwan, I. (2023). Adaptasi Budaya Digital Pada Generasi Z Di Masa Pandemi (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Panca Sakti Bekasi). Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi), (6), 668-674.
Ramadhanti, I. (2019). Analisis Penerapan Etika Bisnis di Bank Muamalat Indonesia Kota Tangerang (Doctoral dissertation, UIN SMH BANTEN).
Rosiyanti, H., & Muthmainnah, R. N. (2018). Penggunaan Gadget sebagai sumber belajar mempengaruhi hasil belajar pada mata kuliah matematika dasar. Fibonacci: jurnal pendidikan matematika dan matematika, 4(1), 25-36.
Sikumbang, K., Ramadhina, W., Yani, E. R., Arika, D., Hayati, N., Hasibuan, N. A., & Permana, B. G. (2024). Peranan Media Sosial Instagram terhadap Interaksi Sosial dan Etika pada Generasi Z. Journal on Education, 6(2), 11029-11037.
Wiska, N., & Widyatuti, W. (2020). Tingkat Kecerdasan Emosional Mahasiswa Ilmu Keperawatan: Dilihat dari Masa Studi dan Pengalaman Praktikum di Rumah Sakit. Jurnal Ners Widya Husada, 6(1), 7-14.
Yasinia, A. R., Jannah, A. R., & Setyawan, A. (2022). Pengaruh Gadget terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 204-208.
Zaky, U., Prasetyoaji, A., & Fathullah, I. (2020). Klasifikasi menggunakan metode naïve bayes: tingkat pengaruh penggunaan gadget terhadap kematangan kecerdasan emosi mahasiswa. JUSIFO (Jurnal Sistem Informasi), 6(2), 101-110.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 JOURNAL OF Mental Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







