Changes in language development following picture-based storytelling among preschool children: A one-group pretest–posttest study

DOI: https://doi.org/10.56922/mhc.v5i6.4415

Authors

  • Serli Fatma Sari Universitas Mitra Indonesia
  • Ida Subardiah Pelita
  • Herlina Herlina

Early Childhood Language Development Picture-Based Storytelling Preschool Children Storytelling Method

Abstract

Background: Language development is an important component of early childhood development because it supports children's ability to communicate, understand information, express thoughts and feelings, and interact socially. Children with suboptimal language development require appropriate, structured, and enjoyable stimulation. Picture-based storytelling combines visual and verbal stimulation and may provide opportunities for children to develop vocabulary, comprehension, and verbal expression.

Purpose: To describe changes in language development scores following picture-based storytelling among children aged 4–5 years.

Method: This quantitative study used a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The study was conducted from February 9 to 14, 2026, at Al-Ikhlas Preschool Tanjung Sari, Natar District, South Lampung Regency, Indonesia. Twelve children aged 4–5 years with suboptimal language development based on Denver II screening were selected using purposive sampling. Picture-based storytelling using fable-themed picture books was conducted for approximately 30 minutes per session over four consecutive days. Language development was assessed before and after the intervention using the language sector of the Denver II. The numerical scoring procedure used for the pretest and posttest. Data were analysed using the Wilcoxon Signed-Rank Test.

Results: The mean language development score increased from 5.00 ± 0.426 before the intervention to 6.67 ± 0.778 after the intervention, with a mean increase of 1.67 points. The Wilcoxon Signed-Rank Test indicated a statistically significant difference between pretest and posttest scores (Z = −3.115, p = 0.002).

Conclusion: Language development scores increased following picture-based storytelling, and the pretest–posttest difference was statistically significant. However, because this study used a small purposively selected sample and did not include a control group, the findings should be interpreted as preliminary evidence of change rather than evidence of a causal effect. 

Keywords: Early Childhood; Language Development; Picture-Based Storytelling; Preschool Children; Storytelling Method.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Ida Subardiah Pelita

    Lecturer

  • Herlina Herlina

    Lecturer

References

Aisyah, A. N., Aristiana, D. E., Ariqoh, H., & Muhid, A. (2022). Penerapan metode bercerita untuk mengembangkan kepercayaan diri anak pra sekolah: Sebuah systematic review. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 9(2), 41–48.

Amanah, M. A., & Kusuma, I. R. (2026). Pengaruh edukasi audio-visual terhadap tingkat pengetahuan orang tua tentang perkembangan anak usia dini di TK ABA VI Purwokerto dan TK Diponegoro 36 Cilongok Kabupaten Banyumas. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 5560–5574.

Anggreyini, N. A., & Salmarini, D. D. (2023). Hubungan jenis kelamin dan pendapatan orang tua dengan perkembangan bahasa anak prasekolah TK Budi Mulia. Health Research Journal of Indonesia, 1(5), 185–189.

Anwar, C., & Nugroho, K. Y. (2023). Pengembangan metode bercerita dalam peningkatan keterampilan pedagogi para guru MI di Demak. Indonesian Journal of Community Services, 5(1).

Azhari, S. (2021). Pengembangan bahasa anak usia dini melalui metode bercerita di lembaga PAUD Meraje Gune. WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 181–197.

Darmawan, W. H., & Ananta, J. P. (2024). Efektivitas permainan engklek pada perkembangan psikomotorik anak usia dini. An-Nisa, 17(2), 70–85.

Dewi, P. Y. P., Asril, N. M., & Handayani, D. A. P. (2021). Video pembelajaran gerak dan lagu untuk menstimulasi kemampuan lokomotor anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(1), 32–42.

Hananik, I. (2023). Mengembangkan kemampuan bahasa (ekspresif) melalui metode bercerita, media gambar seri, dan model talking stick. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 3(1), 1–8.

Hartati, S., Damayanti, E., Rusdi, M. T., & Patiung, D. (2021). Peran metode bercerita terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 8(2), 74–86.

Heryanti, A. P., Yahman, F. A., Hermawati, Z. P., & Putri, R. D. (2024). Perkembangan bahasa dan kemampuan sosial pada anak speech delay. Jurnal Flourishing, 4(11), 530–538.

Husna, A., & Eliza, D. (2021). Strategi perkembangan dan indikator pencapaian bahasa reseptif dan bahasa ekspresif pada anak usia dini. Jurnal Family Education, 1(4), 38–46.

Irnawati, I., & Nuraeni, L. (2024). Boneka tangan dalam meningkatkan bahasa reseptif anak usia dini. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 7(1), 108–114.

Itasari, I., Nasaruddin, N., & Nurdiansyah, E. (2025). Meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 4–5 tahun kelompok A melalui media kartu bergambar. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 3(3), 549–564.

Kuswandi, A. A., Puspita, R. D., & Ismail, A. M. (2022). Implementasi metode bercerita dalam peningkatan kemampuan berbicara anak usia dini 4–6 tahun. Edu Happiness (Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini), 1(1), 33–42.

Lailatulrohmah, L. (2024). Program rutin pemeriksaan perkembangan anak dengan menggunakan alat DDST II. Jurnal LENTERA, 4(1), 22–35.

Maarif, N. N., Fajriyah, N. I., & Sholichah, R. (2024). Pengembangan bahasa anak usia dini melalui menyimak dan mengungkapkan kata dengan “gambar berseri”. Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education, 11(1), 252–271.

Ministry of Health of the Republic of Indonesia. (2023). Indonesia health profile 2023. Ministry of Health of the Republic of Indonesia. https://www.kemkes.go.id/eng/profil-kesehatan-indonesia-2023

Nurahmawati, N., Khotimah, I. A. Y., & Fauzi, M. R. (2023). Peningkatan kemampuan berbahasa anak kelompok B melalui metode bercerita di BA ‘Aisyiyah Beku Klaten. IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education, 4(1), 57–68.

Oktaviani, M. (2021). Peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia prasekolah. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan).

Pratiwi, M. M., Yanuarini, T. A., & Yani, E. R. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan bicara dan bahasa pada anak balita: Studi literatur. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 11(2), 153–170.

Setiawati, N., Putra, D., & Zukhairina, Z. (2023). Penerapan metode bercerita dalam pengembangan bahasa anak usia dini 5–6 tahun. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 2(1), 1–16.

Sulatin, S., & Assyaidah, S. N. (2024). Efektivitas metode cerita terhadap perkembangan bahasa anak usia 5–6 tahun di PAUDQU Ar-Rafifah Smart di Perumahan Sahara Indah Permai 2 Satria Jaya Tambun Utara Bekasi. Malahayati Nursing Journal, 6(11), 4511–4522.

Sururin, A., & Umkabu, T. (2023). Implementasi metode cerita dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Indonesian Journal of Teaching and Teacher Education, 48–56.

Tambunan, E. S., & Ningsih, R. (2021). Tumbuh kembang optimal anak: Stimulasi dan antisipasi. Wineka Media.

Tarigan, D., & Harahap, J. Y. (2024). Meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini melalui media buku bergambar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(4), 231–246.

Ulfa, A. F., Hatala, T. N., Septiana, N., Naulia, R. P., Yulianti, N., Rahayu, I. S., & Arini, D. (2024). Buku ajar keperawatan anak sehat. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Widaningsih, C., & Ramadhena, M. P. (2024). Analisis perkembangan bahasa pada anak usia dini di Desa Kalangsurya Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang. Malahayati Nursing Journal, 6(3), 936–949.

Wiguna, I. B. A. A., Ariyanti, A., Antari, I. A. N. Y. D., Yolandita, Y., Dewi, L., & Pujiani, P. (2023). Strategi menstimulasi perkembangan bahasa anak melalui metode bercerita. Kumarottama: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 181–192.

Yanti, L., & Depalina, S. (2025). Stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini melalui metode bercerita interaktif di lembaga PAUD. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Anak Usia Dini, 1(4), 132–141.

Yusnita, Y., Fauziah, S., & Fatimah, W. D. (2025). Hubungan pengetahuan guru dengan pelaksanaan deteksi tumbuh kembang anak usia 60–72 bulan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(1), 155–162.

Zakiyah, S., Hasibuan, N. H., Yasifa, A., Siregar, S. P., & Ningsih, O. W. (2024). Perkembangan anak pada masa sekolah dasar. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 71–79.

Downloads

Published

2026-09-29