Penggunaan koping pet attachment untuk mengatasi stress akademik pada mahasiswa
DOI: https://doi.org/10.56922/mhc.v2i1.362
Stres Akademik Mahasiswa Hewan Peliharaan Cross-Sectional
Abstract
Background: Most of the early adult age range, carry out their activities as a college students. As a student, a lot of stress occurs related to the learning process at college, this is known as academic stress. To overcome this, an appropriate coping mechanism is needed. Raising a pet (pet attachment) could be use as a coping strategy to deal with academic stress.
Purpose: This research aimed to determine the relation between pet attachment coping strategies and student academic stress at a college in Cimahi city.
Method: This study used a quantitative analytical survey method and cross-sectional design. Respondents were selected by purposive sampling technique as many as 89 students. Data analysis consisted of univariate analysis and bivariate analysis using the chi-square test.
Results: Based on data analysis, it was found that 53,9% of students had a moderate levels of academic stress, and 66,3% had a high attachment to pets. The bivariate test showed a p-value of 0,0006 (< α=0,05).
Conclusion:There is a relation between pet attachment coping strategies and academic stress in the college students.
Suggestion: It was suggested that the students use this coping strategies to cope with academic stress.
Keywords: Stress; Academic; Student; Pets; Cross-Sectional.
Pendahuluan: Pada rentang usia dewasa awal, sebagian besar individu menjalani aktivitasnya sebagai seorang mahasiswa. Sebagai mahasiswa stress yang banyak terjadi berkaitan dengan proses pembelajaran di kampusnya, hal tersebut dikenal dengan istilah stress akademik. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan mekanisme koping yang sesuai. Memelihara hewan peliharaan (pet attachment) dapat menjadi salah satu strategi koping untuk mengatasi stress akademik.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan strategi koping kelekatan dengan hewan peliharaan(pet attachment)dengan stres akademik mah
asiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Cimahi.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survey analitik dengan rancangan cross sectional.Responden penelitian dipilih dengan teknik purposive samplingsebanyak 89 mahasiswa. Analisa data terdiri dari analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil: Berdasarkan analisa data didapatkan 53,9% mahasiswa memiliki tingkat stres akademik sedang, dan 66,3% memiliki kelekatan hewan peliharaan yang tinggi. Uji bivariat menunjukkan hasil p-value sebesar 0,006 (< α=0.05).
Simpulan: Aada hubungan antara strategi koping pet attachment dengan stres akademik pada mahasiswa.
Saran: Diharapkan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan strategi koping ini untuk mengatasi stress akademik.
Downloads
References
Adrian, F. A., Putri, V. S., & Suri, M. (2021). 'Hubungan Belajar Online di Masa Pandemi Covid 19 dengan Tingkat Stress Mahasiswa S1 Keperawatan STIKes Baiturrahim Jambi'. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi. 10(1):66. https://doi.org/10.36565/jab.v10i1.276.
Agustiningsih, N. (2019). Gambaran Stress Akademik dan Strategi Koping Pada Mahasiswa Keperawatan. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 6(2), 241-250.https://doi.org/10.26699/jnk.v6i2.art.p241-250.
Avanda, M. R. (2022). Hubungan kelekatan hewan peliharaan dengan tingkat stress mahasiswa di Surabaya selama masa pandemi Covid-19. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Barseli, M., Ifdil, I., & Fitria, L. (2020). 'Stress akademik akibat Covid-19'. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia). 5(2):95. https://doi.org/10.29210/02733jpgi0005.
Desmita, D. (2010). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Panduan bagi orang tua dan guru dalam memahami psikologi anak usia SD, SMP dan SMA. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Fitasari, I. N. (2011). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stres pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
Florensia, F. (2020). Pengaruh kompetensi mahasiswa terhadap perilaku menyontek. Diakses dari: https://www.researchgate.net/publication/341481152%0APENGARUH.
Habeeb, K. A. (2010). Prevalence of stressors among female medical students Taibah University. Journal of Taibah University Medical Sciences, 5(2), 110-119.
Hamzah, R. H. (2020). 'Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres akademik pada mahasiswa Stikes Graha Medika'. Indonesian Journal for Health Sciences. 4(2):59. https://doi.org/10.24269/ijhs.v4i2.2641.
Hemnani, K., & Dhanesha. A. (2020). Pets and stress. International Journal of Advance Research, Ideas and Innovations in Technology, 6(4) www.IJARIIT.com.
Juliadilla, R., & Hastuti, S. C. (2018). 'Peran pet (hewan peliharaan) pada tingkat stres pegawai purnatugas'. Jurnal Psikologi Integratif. 6(2):153–175. https://doi.org/10.14421/JPSI.V6I2.1488.
Karen, C. H. (2010). Relationship of pet attachment and self-esteem among adolescents in Hong Kong. Hong Kong: Hong Kong Baptist University.
Kumar, A. (2011). Long-term potentiation at CA3–CA1 hippocampal synapses with special emphasis on aging, disease, and stress. Frontiers in aging neuroscience, 3, 7.
Lubis, H., Ramadhani, A., & Rasyid, M. (2021). 'Stres Akademik Mahasiswa dalam Melaksanakan Kuliah Daring Selama Masa Pandemi Covid 19'. Psikostudia : Jurnal Psikologi. 10(1):31. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v10i1.5454.
McCune, S., Kruger, K. A., Griffin, J. A., Esposito, L., Freund, L. S., Hurley, K. J., & Bures, R. (2014). 'Evolution of research into the mutual benefits of human-animal interaction'. Animal Frontiers. 4(3):49–58. https://doi.org/10.2527/af.2014-0022.
Putri, R. M. (2021). Monograf: coping mechanism. Bening Media Publishing.https://www.google.co.id/books/edition/Monograf_coping_mechanism/QMQZEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=strategi+koping&printsec=frontcover.
Sable, P. (1995). Pets, attachment, and well-being across the life cycle. Social work, 40(3), 334-341.
Sukadiyanto, S. (2010). 'Stress dan cara menguranginya'. Jurnal Cakrawala Pendidikan. 1(1). https://doi.org/10.21831/cp.v1i1.218.
Tasalim, R., & Cahyani, A. R. (2021). Stres Akademik dan Penanganannya. Guepedia. https://www.google.co.id/books/edition/Stres_Akademik_dan_Penanganannya/SqpMEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=dimensi+stres&printsec=frontcover.
Thawabieh, A. M., & Qaisy, L. M. (2012). Assessing stress among university students. American International Journal of Contemporary Research, 2(2), 110-116.
Wilar, I. P. E., & Ambarwati, K. D. (2021). 'Hubungan Antara Human Animal Bond dengan Tingkat Stres Pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang Memiliki Hewan Peliharaan'. Jurnal Psikogenesis. 9(2):146–158. https://doi.org/10.24854/JPS.V9I2.1881.
Zahara, F. (2018). Hubungan Kelekatan Pada Binatang Peliharaan Dengan Stres. Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik, Gresik.
Zasloff, R. L. (1996). Measuring attachment to companion animals: a dog is not a cat is not a bird. Applied Animal Behaviour Science, 47(1-2), 43-48.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 JOURNAL OF Mental Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







