Hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pasien
DOI: https://doi.org/10.56922/mhc.v1i1.119
Komunikasi Terapeutik Tingkat Kecemasan Pasien
Abstract
Pendahuluan :Kecemasan dapat menimbulkan beberapa gangguan psikologis antara lain bibir terasa kering, merasa kesulitan bernafas, merasa dalam suasana yang tidak nyaman, berkeringat meskipun cuaca tidak panas, jantung bedebar-debar, merasa sulit menelan, gemetar dan ketakutan. Apabila gangguan yang terjadi tidak diatasi dapat berpengaruh dalam memberikan asuhan keperawatan yang tepat dari perawat kepada pasien, Berdasarkan hasil prasurvey di RSUD Ahmad Yani Kota Metro Pada Bulan Maret 2019, dari 10 pasien pre operasi, 7 pasien mengatakan jantungnya berdebar-debar, merasa pusing, mengalami keringat dingin, dan tremor, sedangkan 3 pasien tidak mengalami gejala tersebut, hal ini menunjukan bahwa tingkat kecemasan pada pasien pre operasi masih relative tinggi.
Tujuan : dalam penelitian ini adalah diketahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di RSUD Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2019.
Metode :Jenis penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan analitik, dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pre operasi RSUD Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2019 dengan rata-rata 34 pasien perbulan, Sampel sejumlah 34 responden. Teknik sampling yang digunakan Accidental Sampling.Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat.
Hasil :Diketahui bahwa di RSUD Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2019, sebagian perawat mempuyai komunikasi terapeutik tidak baik berjumlah 19 responden (55,9%), dansebagian besar pasien pre operasi mengalami kecemasan yang berjumlah 23 responden (67,6%).Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,007 atau p-value < nilai α (0,05) yang artinya terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik terhadap kecemasan pasien pre operasi Di RSUD Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2019 dengan nilai OR : 2,168.Diharapkan kepada pihak RSUD Ahmad Yani Kota Metro untuk dapat meningkatkan dalam memberikan pelatihan kepada seluruh tenaga keperawatan tentang komunikasi teraputik yang baik dan benar.
Downloads
References
Adnani, H. 2011. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jogyakarta: Nuha Medika.
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Atipah. 2016. Faktor yang Berpengaruh terhadap Minat Masyarakat dalam Keikutsertaan Program Jamkesda di Desa Banjarlor Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. Skripsi, Universitas Negeri Semarang.
Azwar, S. 2012. Reliabilitas dan Validitas. Edisi 4 (Doctoral dissertation, Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun).
Budiwan, V. (2016). The understanding of Indonesian Patients of hospital service quality in Singapore. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 224, 176-183.
Diaz, H. R. (2019). Abraham, C. & Shanley E. 1997. Psikologi Sosial untuk Perawat. Jakarta: Buku kedokteran EGC.
Direja, A. H. (2011). Buku ajar asuhan keperawatan jiwa.
Dinas Kesehatan Kota Metro. (2016). Profil Kesehatan Kota Metro.
Efendi. ( 2016) . The Understanding of Indonesian Patients of Hospital Service Qualityin Singapore.
Katuuk, M., & Bidjuni, H. (2017). Hubungan Motivasi Dengan Kinerja Kader Posyandu Balita Diwilayah Kerja Puskesmas Ondong Kabupaten Sitaro. Jurnal Keperawatan, 5(2).
Kusmiran, E. (2015). Soft skills caring dalam pelayanan keperawatan. Jakarta: Trans Info Media.
Lathifah, A. I. (2015). Asuhan Keperawatan Pada Ny. I Dengan Post Operasi Sectio Caesarea Indikasi Cephalo Pelvic Disproportion (Cpd) Di Ruang Baitunnisa 2 Rsi Sultan Agung Semarang (Doctoral dissertation, Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula).
Loihala, M. (2016). Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien yang Dirawat di Ruangan Hcu Rsu Sele Be Solu Kota Sorong. Jurnal Kesehatan, 7(2), 176-181.
Manggasari, R. (2017). Hubungan Supervisi Kepala Ruang Dengan Kinerja Pembimbing Klinik Dalam Penerapan Profesionalisme Mahasiswa S1 Keperawatan Di Rsud Sunan Kalijaga Demak (Doctoral dissertation, Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula).
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan.
Nursalam, D. (2014). Manajemen Keperawatan" Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional.
Rahmadani, M., & Imallah, R. N. (2017). Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Rawat Inap Rs Pku Muhammadiyah Gamping.
Resmaniasih, K. (2014). Pengaruh teknik pernapasan diafragma terhadap kecemasan pada ibu hamil trimester III (Doctoral dissertation, Program Pascasarjana Undip).
Stuart, G. W. (2006). Buku Saku: Keperawatan Jiwa. Egc.
Suni, A. (2018). Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan.
Tumbuan, F. C., Mulyadi, N., & Kallo, V. (2017). Hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepercayaan keluarga pasien di Intensive Care Unit (Icu) Rsu Gmim Kalooran Amurang. Jurnal Keperawatan, 5(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JOURNAL OF Mental Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







