Pemberian terapi soft music dengan penurunan gejala depresi pada lansia

DOI: https://doi.org/10.56922/mhc.v1i1.145

Authors

  • Ni Wayan Sukesni Mayasari Universitas Malahayati
  • Dessy Hermawan Universitas Malahayati

Terapi Musik Depresi Lansia

Abstract

Pendahuluan: Kota Bandar Lampung menurut Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2016 adalah 118.316 orang. Jumlah lansia pria sebanyak 43 orang, lansia wanita sebanyak 42 orang dengan total pasien lanjut usia di panti  sosial lanjut usia tresna werda sebanyak 85 orang, dan 26 diantaranya  penghuni asrama melati, kenanga, cempaka, anggrek bulan, nusa indah, dahlia, AWF menunjukan gejala depresi, dengan ciri kehilangan semangat, kehilangan waktu tidur, dan perasaan tidak berguna hingga perasaan bosan

Tujuan: Diketahui pengaruh pemberian terapi soft music dengan penurunan depresi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werda Natar Lampung Selatan Tahun 2019.

Metode: Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif. Desain penelitian ini Quasi Eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design Populasi dan sampel yang akan diambil adalah sebanyak 26 orang, pengambilan sampel pada penelitian adalah purposive sampling Uji statistik menggunakan uji t-tes.

Hasil      : Rata-rata gejala depresi sebelum dilakukan pemberian terapi Soft Music Pada Lansia Di PSLU Tresna Werda 2019 dengan nilai rata-rata gejala kecemasan 17,65 dengan standar deviasi 2,153, setelah diberi intervensi dengan nilai rata-rata gejala kecemasan 10,77 dengan standar deviasi 3,076. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value = 0,00 (< 0,05).

Simpulan :Terdapat pengaruh pemberian terapi soft music dengan penurunan gejala depresi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werda Natar Lampung Selatan Tahun 2019. Diharapkan untuk pengasuh lansia yang tinggal di panti sosial lanjut usia tresna werda dapat memasukan terapi soft musicini  kedalam jadwal kegiatan harian, selanjut bagi lansia diharapkan dapat ikut serta dlama seluruh kegiatan yang dilakukan dipanti.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, H. N. (2014). Efektifitas Terapi Musik Terhadap Penurunan Skor Depresi Pada Lansia di UPT Panti Sosial Tresna Werdha Mulia Dharma Kabupaten Kubu Raya. Jurnal ProNers, 1(1)

Azizah, L. M. R. (2011). Keperawatan lanjut usia. Yogyakarta: Graha Ilmu, 45.

Canonico, S., Gallo, C., Paolisso, G., Pacifico, F., Signoriello, G., Sciaudone, G., & Rengo, F. (1998). Prevalence of varicose veins in an Italian elderly population. Angiology, 49(2), 129-135.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2016). Profil Provinsi Lampung Tahun 2015. Bandar Lampung: Dinas Kesehatan Pemerintah Povinsi Lampung

Djohan, D., Yu, Q., & Connell, D. W. (2005). Partition isotherms of chlorobenzenes in a sediment–water system. Water, air, and soil pollution, 161(1-4), 157-173.

Ernawati, R. I. (2012). Pengaruh Terapi Soft Musik Terhadap Depresi Pada Lansia. Poltekes Kemenkes: Kaltim.

Folstein, M. (1975). Folstein SE, McHugh PR:" Mini-mental state. A practical method for grading the cognitive state of patients for the clinician. Journal of Psychiatric Research, 12, 189-198.

Joanna Briggs Institute. (2011). The Joanna Briggs Institute best practice information sheet: Music as an intervention in hospitals. Nursing & health sciences, 13(1), 99-102.

Kushariadi, K. (2010). Asuhan Keperawatan pada Klien Lanjut Usia. Salemba Medika. Jakarta.

Kushariyadi, K. (2012). Asuhan Keperawatan Pada Klien Lanjut Usia. Jakarta:Salemba Medika.

Marzuki, M. B., & Lestari, P. (2018). Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Depresi pada Lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Wening Wardoyo Kecamatan Ungaran Kabupaten Semarang. Jurnal Keperawatan Komunitas, 2(2), 81-86.

Natalia, D. (2013). Terapi musik bidang keperawatan. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Notoadmodjo, S. (2018). Metodelogi Penelitian Kesehatan, Jakarta; PT. Rineka Cipta.

Pattanshetty, D. J., Cook, D., Sharma, D., & Dunlap, M. E. (2017). Heart Failure Patients with Reduced Ejection Fraction Have Higher Prevalence of Cognitive Impairment Despite Normal MMSE. Journal of Cardiac Failure, 23(8), S68.

Pribadi, T. (2017). Hubungan peran keluarga dengan depresi pada lansia di kecamatan way halim bandar lampung tahun 2015. Holistik Jurnal Kesehatan, 11(2), 82-89.

Priyoto, P. ( 2014). KonsepManajemen Stress. Yogyakarta : Nuha Medika.

Ratnawati,E. (2018). AsuhanKeperawatanGerontik. Yogyakarta: Pustaka Baru

Reschke-Hernández, A. E. (2011). History of music therapy treatment interventions for children with autism. Journal of Music Therapy, 48(2), 169-207.

Suryana, D. (Ed.). (2012). Terapi Musik: Music Therapy 2012. CreateSpace Independent Publishing Platform.

Downloads

Published

2022-04-13