Pengaruh membaca qur’an dalam kecerdasan emosional pada remaja

DOI: https://doi.org/10.56922/mhc.v4i1.1022

Authors

  • Fita Nur Fita Afifatur Rosyidah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Khadijah Uchy Khadijah UIN Sunan Ampel Surabaya

membaca Qur'an Kecerdasan Emosional Remaja

Abstract

Background: Adolescence is a time of important development marked by physical, psychological, and social role changes expected by society that require the ability to respond emotionally proficiently. Emotional intelligence encompasses the ability to know, understand, and regulate one's own emotions, as well as the emotions of others.

Purpose: To determine the impact or influence of reading the Qur'an on emotional intelligence in adolescents.

Method: A quantitative approach with a causal research system and simple random sampling techniques. The sample consisted of 93 students aged 17 to 24 years. Data collected through questionnaires and then analyzed through the Chi-Square test with the help of SPSS statistical software data processing application version 22.

Results: The results of the analysis revealed a statistically significant correlation between the frequency of reading the Qur'an and the ability to control daily emotions (p = 0.013 <0.05). Respondents who read the Qur'an more often showed a better level of emotional intelligence, especially regarding emotional control.

Conclusion: This study supports the statement that reading the Qur'an can function as a mechanism that can improve adolescent emotional intelligence. This activity contributes to the cultivation of inner peace, reduces stress, and fosters empathy and self-awareness. Consequently, the influence of reading the Qur'an into adolescent routines is considered important for character development and mental health development.

Keywords: Adolescent; Emotional Intelligence; Reading the Qur’an.

Pendahuluan: Masa remaja merupakan masa terjadinya perkembangan penting yang ditandai dengan perubahan secara fisik, psikologis, dan peran sosial yang diharapkan oleh masyarakat yang memerlukan kemampuan dalam respons emosional yang mahir. Kecerdasan emosional mencangkum kemampuan untuk mengetahui, memahami, dan mengatur emosi diri sendiri, serta emosi orang lain.

Tujuan: Untuk mengetahui dampak atau pengaruh membaca Qur’an dalam kecerdasan emosional pada remaja.

Metode: Pendekatan kuantitatif dengan sistem penelitian kausal dan teknik pengambilan simple random samling. Sampel terdiri dari 93 mahasiswa berusia antara 17 hingga 24 tahun. Data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan kemudian dianalisis melalui uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi olah data softwere SPSS statistic versi 22.

Hasil: Hasil analisis mengungkapkan korelasi yang signifikan secara statistik antara frekuensi membaca Qur’an dan kemampuan mengontrol emosi sehari-hari (p = 0.013 <0.05). Responden yang lebih sering membaca Qur’an menunjukkan tingkat kecerdasan emosional yang lebih baik, terutama mengenai kontrol emosional.

Simpulan: Penelitian ini mendukung pernyataan bahwa membaca Qur’an dapat berfungsi sebagai mekanisme yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional remaja. Kegiatan ini berkontribusi pada penanaman kedamaian batin, mengurangi stres, dan menumbuhkan empati dan kesadaran diri. Akibatnya, pengaruh membaca Qur’an ke dalam rutinitas remaja dianggap penting untuk pengembangan karakter dan pembinaan kesehatan mental.

Kata Kunci: Kecerdasan Emosional; Membaca Qur’an; Remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggrainy, N. E. (2020). Pola Asuh Otoritatif Terhadap Remaja. JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health, 1(1).

Asysyura, S., & Rizal, G. L. (2020). Perbedaan asertivitas remaja minang ditinjau dari pola asuh orang tua. Proyeksi, 15(2), 120-130.

Dani, H. R., Muslihin, H. Y., & Rahman, T. (2023). Literature review: pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 438-452.

Dhiu, K. D., & Fono, Y. M. (2022). Pola Asuh Orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. EDUKIDS: Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 56-61.

Elan, E., & Handayani, S. (2023). Pentingnya Peran Pola Asuh Orang Tua untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2951-2960.

Ilham, L. (2022). Dampak pola asuh otoriter terhadap pekembangan anak. Islamic EduKids: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 63-73.

Isnaini, Z. (2023). Dampak perceraian orang tua Terhadap perkembangan sosial emosional anak usia Dini Di Dusun Moyot Desa Moyot Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur (Doctoral dissertation, UIN Mataram).

Julianna, W. P. (2024). Pola asuh orang tua dalam pembinaan karakter remaja usia 13-17 tahun di Desa Sorimanaon Kecamatan Angkola Muara Tais Kabupaten Tapanuli Selatan (Doctoral dissertation, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan).

Kadir, A. (2020). Pola asuh orang tua (faktor eksternal terhadap prestasi belajar siswa). Jurnal Alasma: Media Informasi Dan Komunikasi Ilmiah, 2(2), 153-160.

Kasingku, J. D., Tampanguma, C. M., & Lumingkewas, E. M. (2023). Peran pola asuh orang tua terhadap keberhasilan memimpin. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(13), 142-153.

Lomrah, S., & Agnia, U. (2024). Peran Orang Tua Dalam Penerapan Pola Asuh Islami dan Dampaknya Terhadap Perilaku Anak. AL-HANIF: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting, 4(1), 30-37.

Makagingge, M., Karmila, M., & Chandra, A. (2019). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak (studi kasus pada anak usia 3-4 tahun di KBI al madina sampangan tahun ajaran 2017-2018). Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 115-122.

Mardiana, N. S. (2020). Pengaruh Pola Asuh Otoriter Orang Tua terhadap Interaksi Anak Usia Dini. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 20(1), 22-25.

Pakpahan, J. F., & Kustanti, E. R. (2020). Hubungan antara pola asuh otoritatif dengan pengambilan keputusan karir pada mahasiswa tahun keempat. Jurnal Empati, 7(3), 1038-1047.

Rania, H., & Sundari, A. R. (2023). Pengaruh Pola Asuh Otoritatif dan Regulasi Emosi terhadap Perilaku Asertif Remaja di SMA PGRI 1 Bekasi. Jurnal Edukasi dan Multimedia, 1(2), 35-43.

Riyadi, A. (2021). Pola Asuh Orang Tua pada Remaja Pelaku Klitih di DI Yogyakarta. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 20(1), 91-102.

Solihin, L. (2004). Tindakan kekerasan pada anak dalam keluarga. Jurnal Pendidikan Penabur, 3(3), 129-139.

Tahera, S., & Wulandari, H. (2024). Pentingnya Pemahaman Orang Tua Terhadap Pola Asuh pada Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(13), 730-737.

Widodo, B., & Eka, B. (2022). Kecerdasan Adversitas Ditinjau dari Pola Asuh Otoritatif dan Keyakinan Diri (Self Efficacy). Jurnal Pendidikan, 31(3), 389-396.

Windayani, N. L. I., & Putra, K. T. H. (2021). Pola asuh otoritatif untuk membentuk karakter anak. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2), 173-182.

Downloads

Published

2025-04-01