Hubungan praktik sanitasi air, higiene personal, dan sanitasi makanan dengan kejadiani diare pada balita di puskesmas

DOI: https://doi.org/10.56922/tmi.v3i2.2675

Authors

  • La Ode Liaumin Azim Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

Balita Diare kebersihan pribadi Sanitasi Air Minum Sanitasi Makanan Tempat Air Minum Puskesmas

Abstract

Background: Diarrhea in toddlers is a serious public health problem and can be caused by various factors, including drinking water sanitation, personal hygiene, and food sanitation. The Lepo-Lepo Community Health Center in Kendari City has recorded a high incidence of diarrhea in toddlers, which indicates the importance of research related to the factors that influence this incidence.

Objective: To analyze the relationship between drinking water sanitation (boiled drinking water, clean water containers), personal hygiene (hand washing before feeding toddlers, clean baby nails), and food sanitation with the incidence of diarrhea in toddlers in the working area.

Method: A cross-sectional design with simple random sampling technique. The sample consisted of 74 toddlers who had experienced diarrhea in the last 3 months. Data were collected through questionnaires, structured interviews, and direct observation of the sanitation habits of parents or caregivers. The research data were analyzed using the chi-square test with SPSS version 25.0 with a 95% confidence level.

Results: The results of the analysis showed that consumption of boiled water (p=0.005), cleanliness of drinking water containers (p=0.000), mothers' hand washing habits (p=0.004), cleanliness of toddlers' nails (p=0.001), and food sanitation (p=0.001) were significant factors.

Conclusion: Drinking water sanitation, personal hygiene, and food sanitation are important factors that influence the incidence of diarrhea in toddlers. Education and intervention in improving good sanitation habits are expected to reduce the incidence of diarrhea.

Keywords: Community Health Center; Diarrhea; Drinking Water Sanitation; Drinking Water Sources; Infants; Food Sanitation; Personal Hygiene.

Pendahuluan: Diare pada balita merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk sanitasi air minum, kebersihan pribadi, dan sanitasi makanan. Puskesmas Lepo-Lepo di Kota Kendari mencatatkan angka kejadian diare yang cukup tinggi pada balita, yang menunjukkan pentingnya penelitian terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian tersebut.

Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara sanitasi air minum (air minum dimasak, kebersihan wadah air), kebersihan pribadi (mencuci tangan sebelum memberi makan balita, kebersihan kuku bayi), dan sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas.

Metode: Desain cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Sampel terdiri dari 74 balita yang mengalami diare dalam 3 bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara terstruktur, dan observasi langsung terhadap kebiasaan sanitasi orang tua atau pengasuh. data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji ichi-square dengan aplikasi spss versi 25.0 dengan tingkat kepercayaan 95%

Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi air yang dimasak (p=0.005), kebersihan wadah air minum (p=0.000), kebiasaan mencuci tangan ibu (p=0.004), kebersihan kuku balita (p=0.001), dan sanitasi makanan (p=0,001).

Simpulan: Sanitasi air minum, kebersihan pribadi, dan sanitasi makanan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kejadian diare pada balita. Edukasi dan intervensi dalam meningkatkan kebiasaan sanitasi yang baik diharapkan dapat menurunkan angka kejadian diare di wilayah Puskesmas.

Kata Kunci: Balita; Diare; Kebersihan Pribadi; Sanitasi Air Minum; Sanitasi Makanan; Tempat Air Minum; Puskesmas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anawati, S., & Yanti, W. O. (2025). The Relationship between the Incidence of Diarrheal Disease and Environmental Health Sanitation in Sigi Regency, Sulawesi Tengah 2023. Journal of Epidemiology and Health Science, 2(2), 129-133.

Angraini, W., Valentine, Z. S. Z., Ramon, A., Wati, N., Novitasari, S., & Betrianita, B. (2025). Hubungan Kepadatan Lalat dengan Kejadian Diare (Studi Kasus di PT. Alno Agro Utama Sumindo Estate). MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(12), 5681-5690.

Astawan, W. J., & Sofyandi, A. (2024). Hubungan kualitas air minum dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Masbagik Baru. Empiricism Journal, 5(1), 119-126.

Audini, A., & Suminar, I. (2024). Hubungan Perilaku Hygiene Dengan Kejadian Diare Pada Anak Di Puskesmas Tegalrejo. Informasi dan Promosi Kesehatan, 3(1), 53-62.

Boutrin, M. C., Andersen, M., Gately, Z., McLarty, C., & Santos, E. (2025). Association of Diarrhea Outcomes with Drinking Water Factors, Sanitation, Hygiene, and Malaria Practices in the Population of Béré, Chad. International Journal of Environmental Research and Public Health, 22(10), 1497.

Buchwald, A. G., Verani, J. R., Keita, A. M., Jahangir Hossain, M., Roose, A., Sow, S. O., & Kotloff, K. L. (2023). Etiology, presentation, and risk factors for diarrheal syndromes in 3 sub-Saharan African countries after the introduction of rotavirus vaccines from the Vaccine Impact on Diarrhea in Africa (VIDA) study. Clinical Infectious Diseases, 76(Supplement_1), S12-S22.

Clasen, T. F., Roberts, I. G., Rabie, T., Schmidt, W. P., & Cairncross, S. (2016). Interventions to improve water quality for preventing diarrhoea. Cochrane database of systematic reviews, (3).

Darmawan, A., Kusdiyah, E., Mulyadi, D., Herlambang, H., Aurora, W. I. D., Harahap, A. H., & Moniga, A. F. (2022). Kontribusi Higienitas Botol Susu Dan Sumber Air Terhadap Kejadian Diare Pada Balita 6-24 Bulan Di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 10(2), 284-290.

Dinas Kesehatan Kota Kendari. (2018). Profil Kesehatan Kota Kendari. Dinas Kesehatan Kota Kendari.

Esan, D. T., Owoeye, I. D., Adesuyi, E. O., Sokan-Adeaga, A. A., Dosumu, T. O., Monye, J., & Ramos, C. G. (2024). Personal and environmental hygiene practices of mothers in selected primary health centers in Ekiti State, Nigeria: a cross-sectional study. The Open Public Health Journal, 17(1).

Fernando, P. S., Togubu, D. M., & Kasau, S. (2024). EfektivitasPersonal Higiene Dengan Kejadian Diare Pada Siswa Sekolah Dasar YPK Merauke. Inhealth: Indonesian Health Journal, 3(1), 66-80.

Fitriani, N., Darmawan, A., & Puspasari, A. (2021). Analisis faktor risiko terjadinya diare pada balita di wilayah kerja puskesmas pakuan baru kota jambi. Medical Dedication (Medic): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FKIK UNJA, 4(1), 154-164.

Haenisa, N. N., & Surury, I. (2022). Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Diare Pada Santri Di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan: Jurnal Dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan, 19(2), 231-238.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Survei Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Liu, X., Pei, Z., Zhang, Z., Zhang, Y., & Chen, Y. (2022). Associations of boiled water and lifespan water sources with mortality: a cohort study of 33,467 older adults. Frontiers in Public Health, 10, 921738.

Miller, M. D., & Watson, J. C. (2011). DIRECT FROM CDC ENVIRONMENTAL HEALTH SERVICES BRANCH: New Drinking Water Advisory Communication Toolbox. Journal of Environmental Health, 74(5), 30-33.

Nisa, N. A., Harleli, H., & Nurmaladewi, N. (2024). Hubungan Sanitasi Makanan Dan Higiene Perorangan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Kecamatan Puuwatu Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo, 5(1).

Nisa, N. A., Harleli, H., & Nurmaladewi, N. (2024). Hubungan Sanitasi Makanan Dan Higiene Perorangan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Kecamatan Puuwatu Kota KendarI. Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo, 5(1).

Niska, K., Shifa, N. A., & Hartono, R. K. (2024). Hubungan Perilaku Mencuci Tangan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Cirimekar Tahun 2023. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(1), 97-111.

Ocktafia, F., Salma, W. O., & Yasnani, Y. (2025). Hubungan Personal Hygiene Dan Sanitasi Li Ngkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Puwatu Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo, 5(4), 1-8.

Pardede, D. Y. O., Raja GukGuk, S. N., Bate’e, S. Y. N., Toruan, K. L., & Silaban, V. F. (2024). Hubungan Perilaku Ibu Tentang Higenitas Botol Susu Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Usia 6-24 Bulan di Klinik Pratama Mariana. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1), 1563-1574.

Puteri, A. D., Syahfitri, C. A., Isnaeni, L. M. A., & Yuristin, D. (2025). Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris. KOLONI, 4(1), 17-27.

Rahmi, N. A., & Marola, M. K. (2024). Hubungan Sanitasi Makanan dan Personal Hygiene dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo. Mega Buana Journal of Public Health, 3(2), 96-103.

Rosidi, A., Handarsari, E., & Mahmudah, M. (2020). Hubungan kebiasaan cuci tangan dan sanitasi makanan dengan kejadian diare pada anak SD Negeri Podo 2 Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 6(1).

Sari, T. W., & Annisa, R. (2024). The Relationship of Clean Water and Drinking Water Sources And Diarrhea of Toddler in Sidomulyo Health Center Pekanbaru. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 2(2), 74-82.

Tag, Z. M., Alashwal, H., Chemaitelly, H., & Abu-Raddad, L. J. (2025). Global childhood diarrhoea prevalence and its determinants: a systematic meta-analytic assessment, 1985–2024. EBioMedicine.

Veral, M. A., Roy, M., Pickup, R. W., Bayitse, R., Agbedor, P. M., Akrong, M., & Atkinson, P. M. (2025). Diarrhoea in children under 5 years in two informal settlements in Accra, Ghana: The impact of antecedent rainfall and flooding. Environmental Research, 123455.

Word Health Organization. (2024). Diarrhoeal disease. Word Health Organization Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease

World Health Organization. (2004). Clinical management of acute diarrhoea: WHO/UNICEF joint statement (No. WHO/FCH/CAH/04.7). World Health Organization.

Downloads

Published

2026-04-08