Faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar Covid-19 meski telah diberikan vaksinasi
DOI: https://doi.org/10.56922/tmi.v1i2.223
Faktor-Faktor Persepsi Petugas Kesehatan Terpapar Covid-19 Vaksinasi
Abstract
Pendahuluan: Pengembangan vaksinasi covid-19 dilapangan banyak mendapat respon, tiga jenis sikap kelompok masyarakat terhadap vaksinasi, penerima vaksin, kelompok ragu-ragu, dan kelompok penolak vaksin. Keragu-raguan muncul ketika vaksin yang diperkenalkan kefektifan dan potensi keamanannya masih samar, penerima vaksin akan terjadi apabila ada rasa puas tidak tertular, kemudahan mencari layanan dan biaya yang lebih tinggi dari yang diharapkan.
Tujuan: Mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar covid-19 meski telah di berikan vaksinasi di Puskesmas Padarincang Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang Provinsi Banten tahun 2021.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis analitik dan dengan menggunakan mode cross sectional, untuk alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuisioner, serta untuk sampel teknik yang digunakan yaitu teknik total quota Sampling.
Hasil: Hubungan regresi ganda antara pengetahuan, sikap, sumber informasi dan pengalaman terhadap persepsi tenaga kesehatan tentang vaksinasi Covid-19 di dapat hasil nilai p-value < 0,25 yaitu sumber informasi, sedangkan p-value dengan> 0,25 yaitu pengetahuan, sikap dan pengalaman.
Simpulan: Ada hubungan pengetahuan, sikap, pengalaman dan sumber informasi dengan persepsi petugas kesehatan yang terpapar Covid-19 meski telah menerima vaksinasi di Puskesmas Padarincang Kecamatan Padarincang Kabupaten Serangtahun 2021.
Downloads
References
Ahmad, T. (2009) Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta: Teras.
Bimo, W. (2014) Psikologi Sosial. Revisi. Yogyakarta: Andi offset.
Channel News Asia, (2020). Wuhan Virus Oubreakk: 15 Medical Worker Infected, 1 In Crirtical Conditin.(Homepage On The Internet) Cited Jan 28th 2020. Availabe on:http://www.channelnesasia.com/news/asia/wuhanpneumonia-outbreak-health-workers-coronavirus-12294212.
Edy, P. (2016) Metodologi Penelitian Kuantitatif. Softcover. Yogyakarta: Bintang pelajar.
Fehr,AR. Perlman, S (2015). Coronavirus:An Overview Of Their Replication and Pathogenesis Method Mol Biol. 2015: 1282:1-5
Gerungan, A. (2004). Psikologi Sosial. Bandung: Rafika Aditama
Hui, D. S., I Azhar, E., Madani, T. A., Ntoumi, F., Kock, R., Dar, O., Ippolito, G., Mchugh, T. D., Memish, Z. A., Drosten, C., Zumla, A. and Petersen, E.(2020) The Continiung 2019-Ncov Epidemic Threat Of Novel Coronaviruses
Imammam (2007) Statisyik Non-Parametrik Teori dan Aplikasi Dengan Program Spss. Semarang: Undip.
Indiyanti, D. (2019). Pelatihan penugasan khusus tenaga kesehatan program nusantara sehat individu di Puskesmas DTPK (Daerah tertinggaldan perbatasan dan kepulauan) pasca pandemi Covid-19- Bapelkes Cikarang.
Joko, P. et al (2021),Tinjauan Teknologi Inaktivasi Virus Untuk Penanggulangan Pandemi Covid-19Review Of Virus Inactivation Technologies For Covid-19 Pandemic Control, http://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JBBI, vol 8 1 juni 2021.
Khosravi, M. (2020).The chellenges ahead for patients with feeding and eating disorders during the Covid-19 pandemic. Journal of eating disorders, 8(1), 1-3.
Mona, S. (2012). Studi Fenomenologi : Pengalaman Kepala Ruang dalam Mengelola Ruang Rawat di RSUD Ambarawa. Tesis Magister Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Depok.
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), (2020). Pedoman Tatalaksana Covid-19, Jakarta: EDISI 3,.
Priyo, S. dan Sabri, S. Luknis, L. (2010) “Statistik Kesehatan”. Jakarta: Raya Grafindo Persada
Saifudin,A. (2013) Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka pelajar.
Sandu, S. dan Sodik, A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian.Yogyakarta:Literasi Media Publishing
Sugiyono, S. (2014) Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
To Global Health The Latest (2019). Novel Coronavirus Outbreak In Wuhan, International Journal of Infectious Diseases, 91, pp. 264 266. doi: 10.1016/j.ijid.2020.01.009.
Tri, N.S. et al (2021), Model Dinamika Interaksi Virus Corona (Sars-Cov-2) Penyebab Covid-19 Dengan Sistem Imun Tubuh,https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/ISSN 2613-9189.
Wibowo, W. (2016) Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
World Health Organizatiun (2020) ‘Maintaining Essential Health Services: Operational Guidance For The COVID-19 Context, Interim Guidance, 1 June 2020’, World Health Organization,p.57. Available at: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-2019-nCoV-Essential_Health_Services-2020.2.
Zhou, F. et al. (2020) ‘Clinical Course And Risk Factors For Mortality Of Adult Inpatients With Covid-19 In Wuhan, China: A Retrospective Cohort Study’, The Lancet, 395(10229), pp. 1054–1062. doi: 10.1016/S0140-6736(20)30566-3
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 JOURNAL OF Tropical Medicine Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.




