Pengaruh edukasi pencegahan risiko jatuh pada lansia terhadap pengetahuan keluarga
DOI: https://doi.org/10.56922/tmi.v3i1.1853
Edukasi Lansia Pengetahuan Risiko Jatuh
Abstract
Background: The impact of falls on the elderly is very serious, and can lead to injuries such as bone fractures, head injuries, and even death. The risk of falling refers to the possibility of a person falling due to individual and environmental factors that can cause physical injury. An estimated 646.000 fall incidents occur every year. This research aims to examine the extent to which education can increase family knowledge in preventing the risk of falls in the elderly.
Purpose: To determine the effect of education on increasing family knowledge in preventing the risk of falls in the elderly.
Method: A quantitative analytic design with a quasi-experimental approach through a one group pretest-posttest design. The population in this study is families who have elderly members in Gedong Meneng Baru village, with a sample size of 30 families. Sampling was done using purposive sampling technique. Data analysis was conducted using a dependent (paired) t-test.
Results: The average family knowledge score before education was 9.67, and after education, it increased to 15.27. The results of the paired t-test showed a significant value of 0.0001 or P < 0.005.
Conclusion: Education on fall risk prevention influences the increase in knowledge of elderly families.
Keywords: Education; Elderly; Fall Risk; Knowledge.
Pendahuluan: Dampak dari jatuh pada lansia sangat serius, dapat menyebabkan cedera seperti patah tulang, cedera kepala, bahkan kematian. Risiko jatuh merujuk pada kemungkinan seseorang mengalami jatuh akibat faktor individu maupun lingkungan yang dapat menyebabkan cedera fisik. Diperkirakan 646.000 insiden jatuh terjadi setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana edukasi dapat meningkatkan pengetahuan keluarga dalam mencegah risiko jatuh pada lansia. Penelitian ini penting sebagai dasar penyusunan intervensi yang tepat di tingkat komunitas untuk meningkatkan keselamatan lansia dan kualitas hidup keluarga.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan keluarga dalam upaya pencegahan risiko jatuh pada lansia di Kelurahan Gedong Meneng Baru.
Metode: Desain analitik kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental melalui pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang mempunyai lansia di kelurahan gedong meneng baru, dengan jumlah sampel 30 keluarga. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji dependent (paired t-test).
Hasil: Rata-rata pengetahuan keluarga sebelum diberikan edukasi adalah 9.67, dan sesudah edukasi meningkat menjadi 15.27. Hasil uji paired t-test diperoleh nilai signifikan 0.0001 atau P < 0.005.
Simpulan: Edukasi pencegahan risiko jatuh berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan keluarga lansia.
Kata Kunci: Edukasi; Lansia; Pengetahuan; Risiko Jatuh.
Downloads
References
Afanda, T., Yamin, M., & Hidayat, A. T. (2024). Pendidikan Kesehatan Keluarga Tentang Pencegahan Risiko Jatuh Pada Lansia Dengan Diabetes Militus Di Wilayah Kerja Puskesmas Makrayu Palembang. Jurnal Kesehatan, 13(1).
Darsini, D., Fahrurrozi, F., & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan; artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 13-13.
Emilda, S. (2016). Kualitas hidup pada wanita menopause di Puskesmas Taman Bacaan Palembang tahun 2016. STIKES Mitra Adiguna Palembang.
Harahap, S. A. J., & Hasibuan, A. P. (2021). Pengetahuan Wanita Usia 45-55 Tahun Tentang Menopause Di Desa Huta Koje Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Jurkesmas), 1(1), 119-123.
Hidayah, M., Sopiah, P., Ridwan, H., Nurhayati, F., Pirmanto, K., Rahmani, N., & Aulia, S. T. (2024). Kejadian jatuh pada lansia: faktor risiko, pencegahan dan komplikasi: literature review. Jurnal Keperawatan'Aisyiyah, 11(2).
Kurniawan, A. B. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Keluarga dengan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Desa Pondok Karanganom Klaten (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).
Lumowa, Y. R., & Rayanti, R. E. (2024). Pengaruh usia lanjut terhadap kesehatan lansia. Jurnal Keperawatan, 16(1), 363-372.
Maita, L., Nurlisis, N., & Pitriani, R. (2023). Karakteristik wanita dengan keluhan masa menopause di wilayah kerja puskesmas Rejosari. Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health), 2(3), 128-131.
Mawardani, S., Sariyati, S., & Wijayanti, I. (2025). The relationship between education level, occupation, income and parity with efforts to manage symptoms in menopausal women in Banguntapan Urban Village Yogyakarta. JNKI (Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia)(Indonesian Journal of Nursing and Midwifery), 13(1), 1-14.
Moncada, L. V. V., & Mire, L. G. (2017). Preventing falls in older persons. American family physician, 96(4), 240-247.
Mutrika, R., & Hutahaean, S. (2022). Penerapan edukasi pencegahan risiko jatuh terhadap peningkatan pengetahuan dan persepsi pasien dalam mencegah jatuh di ruang rawat inap rumah sakit x. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(4).
Nurhasanah, A., & Nurdahlia, N. (2020). Edukasi Kesehatan Meningkatkan Pengetahuan Dan Keterampilan Keluarga Dalam Pencegahan Jatuh Pada Lansia. Jurnal Keperawatan, 5(1), 84-100.
Palaka, M. B., Sari, N. N., & Agata, A. (2024). Hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari di wilayah kerja Puskesmas Gunung sari Tanggamus Tahun 2024. Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur, 2(2), 545-554.
Retnani, C. T., Kep, M., Arneliwati, N., Kep, M., & Wilda, L. O. (2025). Keluarga Sebagai Caregiver Dan Masalah Kesehatan Lansia. Nuansa Fajar Cemerlang.
Rosyada, M. A., Pradigdo, S. F., & Aruben, R. (2016). Faktor–Faktor Yang Berhubungan dengan Usia Menopause (Studi di Puskesmas Bangetayu Tahun 2015). Jurnal kesehatan masyarakat, 4(1), 241-248.
Sekarwana, N., Tarawan, V. M., & Astari, R. Y. (2024). Hubungan antara sindrom menopause dengan kualitas hidup perempuan menopause di Puskesmas Sukahaji Kabupaten Majalengka. Indonesian Bulletin Of Health Research, 42(3), 20085.
Tarigan, I., Sinuhaji, L. N. B., & Sembiring, M. (2019). Hubungan pendidikan, paritas, pekerjaan dan lama menopauase dengan kualitas hidup perempuan menopause di puskesmas kabanjahe kabupaten karo. Jurnal Mutiara Ners, 2(1), 158-167.
Wardiyah, A., Setiawati, S., Aprina, F., & Yuliana, Y. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Menopause Terhadap Pengetahuan Ibu Premenopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi I Lampung Utara. Malahayati Nursing Journal, 1(1).
Wati, R. R., Rahman, A., & Sulastri, D. (2025). Hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas IV, V, & VI. JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 5(3), 219-231.
Yuliastuti, L. P. S., & Widiarta, I. M. (2022). Hubungan pendidikan, pekerjaan dan dukungan suami dengan kesiapan wanita menghadapi menopause di Dusun Pungka Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 6(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JOURNAL OF Tropical Medicine Issues when this is published.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.




