Penerapan terapi spiritual dzikir terhadap tingkat kecemasan pasien diabetes mellitus

DOI: https://doi.org/10.56922/tmi.v2i2.1284

Authors

  • Marliyana Marliyana Akademi Keperawatan Baitul Hikmah Bandar Lampung
  • Feni Elda Fitri Akademi Keperawatan Baitul Hikmah Bandar Lampung

Diabetes Kecemasan Spiritual Dzikir

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a systemic, cronic and multifactoral disease characterized by hyperglycemia and hyperlipidemia. Symptoms that arise are a result of lack of insulin secretion or the presence of adequatte but ineffective insulin. Diabetes mellitus is often associated with disorders of the microfaskulkar and macofascular systems, neuropathic disorders, and lesidermopathatics. Patients with diabetes mellitus have complications of anxiety syndrome, and also show a correlation between diabetes mellitus and anxiety. One of the non-pharmacological therapies to reduce anxiety is dzikir spiritual therapy.

Purpose: To determine the level of anxiety in patients with diabetes mellitus before and after the dzikir spiritual therapy.

Method: The type of scientific paper used is descriptive by using the case study approach method. The subjects in this scientific paper are two people who have diabetes mellitus with anxiety problems. Retrieval of scientific writing data at the Beringin Raya Health center Kemiling Bandar Lampung.

Results: Scientific papers show that there was a decrease in anxiety scores before and after being given dzikir spiritual therapy.

Conclusion: Dzikir spiritual therapy as an independent exercise in patients with diabetes mellitus that can be done every day after prayer to reduce anxiety levels.

 

Keywords: Anxiety; Diabetes; Spiritual Dzikir.

 

Pendahuluan: Diabetes mellitus merupakan penyakit sistemis, kronis, dan multifaktoral yang dicirikan dengan hiperglikemi dan hiperlipidemia. Gejala yang timbul adalah akibat dari kurang sekresi insulin atau adanya insulin yang cukup tetapi tidak efektif. Diabetes mellitus sering kali dikaitkan dengan gangguan sistem mikrofaskulkar dan makofaskular, gangguan neuropatik, dan lesidermopatik. Pasien dengan diabetes mellitus memiliki komplikasi sindrom kecemasan, dan juga menunjukkan adanya korelasi diabetes mellitus terhadap kecemasan. Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan kecemasan salah satunya adalah terapi spiritual dzikir.

Tujuan: Untuk mengetahui tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus sebelum dan sesudah dilakukan tindakan terapi spiritual dzikir.

Metode: Jenis karya tulis ilmiah yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Subyek dalam karya tulis ilmiah ini adalah dua orang yang mengalami diabetes mellitus dengan masalah kecemasan.

Hasil: Pengambilan data karya tulis ilmiah di Puskesmas Beringin Raya kemiling Bandar Lampung. Hasil karya tulis ilmiah menunjukkan bahwa adanya penurunan skore kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi spiritual dzikir.

Simpulan: Latihan terapi spiritual dzikir sebagai latihan mandiri pada pasien diabetes mellitus yang bisa dilakukan setiap hari sesudah sholat untuk menurunkan tingkat kecemasan.

 

Kata Kunci: Diabetes; Kecemasan; Spiritual Dzikir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aidi, R., Manurung, A., & Hardika, B. D. (2021). Penerapan terapi dzikir terhadap penurunan tingkat ansietas pasien pre operasi. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 3(2).

Arif, M. S. (2022). Pengaruh terapi psiko spiritual bacaan dzikir terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre-operasi. Jendela Nursing Journal, 2(1).

Arsad, S. F. M., Rochmawati, E., & Arianti, A. (2023). Pengaruh terapi dzikir terhadap kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe 2. Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan, 10(1).

Asnaniar, W. O. S., Idris, F. P., Sudarman, & Majid, S. (2022). Pengaruh terapi dzikir terhadap kualitas hidup pasien luka kaki diabetik. Jurnal Keperawatan, 14(S2), 449–456.

Coser, A., Sittner, K. J., Walls, M. L., & Handeland, T. (2018). Caregiving stress among American Indians with type 2 diabetes: the importance of awareness of connectedness and family support. Journal of Family Nursing, 24(4), 621–639.

Devarajooh, C., & Chinna, K. (2017). Depression, distress and self efficacy: the impact on diabetes self care practices. PLoS One, 12(3), e0175096.

Fadli, F., Resky, R., & Sastria, A. (2019). Pengaruh terapi dzikir terhadap intensitas nyeri pada pasien gastritis. Jurnal Kesehatan, 10(2), 169.

Frazão, M., et al. (2023). Correlation between symptoms of depression, attitude, and self care in elderly with type 2 diabetes. Revista Brasileira de Enfermagem, 76(3), e20220741.

Habiburrahman, H., Hasneli, Y., & Amir, Y. (2019). Efektivitas terapi dzikir terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe II. Jurnal Ners Indonesia, 9(1), 132–144.

Indriyani, R. M., & Ambarwati. (2017). Terapi Relaksasi Teknik Nafas Dalam dalam menurunkan kadar gula. Journal Profesi Keperawatan, 4(2), 59–67.

International Diabetes Federation. (2022). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). International Diabetes Federation.

Kusnanto, K., Arifin, H., Pradipta, R. O., et al. (2022). Resilience based Islamic program as a promising intervention on diabetes fatigue and health related quality of life. PloS One, 17(9), e0273675.

Kusumastuti, W., Iftayani, I., & Noviyanti, E. (2017). Efektivitas afirmasi positif dan stabilisasi dzikir vibrasi sebagai media terapi psikologis untuk mengatasi kecemasan pada komunitas pasien hemodialisa. URECOL, hlm. 73–78.

Novilia Qurotun Nisbah, Harmayetty, & Dewi, L. C. (2020). The effect of dzikir on stress and random blood sugar in patients with diabetes mellitus. Psychiatry Nursing Journal, 2(1).

Puspaningrum, P. P., Hartutik, S., I. P. Yohana, & Asifah, M. (2023). Penerapan terapi dzikir terhadap kadar gula darah sewaktu pada lansia dengan diabetes mellitus di Bangsal Lavender RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Osadhawedyah, 1(4), 238–244.

Rahmawati, D., Fitriah, L., & Nurani, P. (2022). Efektivitas terapi dzikir dalam mengurangi kecemasan terhadap penyakit yang diderita pada lansia. Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling, 1(2).

Ristani, A. W., Asnaniar, W. O. S., & Munir, N. W. (2021). Pengaruh terapi relaksasi nafas dalam terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Window of Nursing Journal, 4(2), 331–336.

Taha, R., Firmawati, F., & Harismayanti, H. (2023). Efektivitas terapi spiritual murottal Al Qur’an dan terapi dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien hemodialisa di RSUD Toto Kabila. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi, 1(2), 149–160.

Tamimi, T., & Priyanto, K. E. (2021). Terapi dzikir terhadap perubahan tingkat stres pada pasien diabetes mellitus di ruang Mawar RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Journal of Health Science Community,

Wahyuningsih, A. S., & Tamimi, T. (2021). Terapi dzikir terhadap perubahan tingkat stres pasien diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ), 9(1), 69–78.

Downloads

Published

2025-04-01