Pengaruh kegiatan melipat kertas origami untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i3.956

Authors

  • Ari Kusdinar Universitas Mitra Indonesia
  • Santi Oktavia Universitas Mitra Indonesia
  • Tubagus Erwin Universitas Mitra Indonesia

Anak Usia 5-6 Tahun Kemampuan Motorik Halus Kertas Origami

Abstract

Backgrounds: The problem of child developmental delay disorders in Indonesia or foreign countries is still a problem. Child growth and development problems are a risky problem for every child's life, so it is very important to pay attention to all aspects that support and affect growth and development. Purpose: To determine the effect of origami paper folding activities in improving fine motor skills in children aged 5-6 years Method: Penelitian kuantitatif dengan desain Pre-eksperimen One Group Pre-test Post-test yang dilakukan pada tanggal 13-19 Februari 2025, populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak usia 5-6 tahun di Bakti Sinar Persada Lampung Barat yang berjumlah 30 anak dengan menggunakan teknik total sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji T-dependen. Results: The t-dependent statistical test obtained the average value of children's fine motor development before being given the origami paper folding activity intervention was 1.23 and after the origami paper folding activity was carried out the average was 0.23 with a p-value of 0.00 <0.05. Conclusion: There is an influence of origami paper folding activities on fine motor development in children aged 5-6 years.   Keywords: Children aged 5-6 Years; Fine Motor Skills; Origami Paper.

 

Pendahuluan: Masalah gangguan keterlambatan perkembangan anak di Indonesia maupun negara luar sampai saat ini masih menjadi persoalan. Masalah tumbuh kembang anak adalah masalah yang berisiko bagi setiap kehidupan anak, maka sangat penting untuk memperhatikan semua aspek yang mendukung dan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kegiatan melipat kertas origami dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain Pre-eksperimen One Group Pre-test Post-test yang dilakukan pada tanggal 13-19 Februari 2025, populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak usia 5-6 tahun di Bakti Sinar Persada Lampung Barat yang berjumlah 30 anak dengan menggunakan teknik total sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji T-dependen.

Hasil: Uji statistic t-dependen diperoleh nilai rata-rata perkembangan motorik halus anak sebelum diberikan intervensi kegiatan melipat kertas origami adalah 1.23 dan setelah dilakukan kegiatan melipat kertas origami rata-rata sebesar 0.23 dengan nilai p-value 0.00<0.05.

Simpulan: Ada pengaruh kegiatan melipat kertas origami terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun.

 

Kata kunci: Anak usia 5-6 Tahun; Kemampuan Motorik Halus; Kertas Origami.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azni, A. A. (2020). Pengaruh media permainan balok susun terhadap keterampilan motorik halus siswa: Array. DIALEKTIKA Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 10(1), 444-452.

Akbar, G. F., Karta, I. W., & Astawa, I. M. S. (2022). Pengaruh Permainan Puzzle Terhadap Perkembangan Kognitif, Motorik Halus dan Sosial Emosional Pada Anak Kelompok B di TK Aisyiyah Labuhan Haji. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4b), 2695-2703.

Amanda, K. Z., Nasution, F., & Sitorus, A. S. (2024). Di TK Al-Ikhlas Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Melipat Kertas (Origami) Tembung. Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 5(4), 147-156.

Wini, A. (2021). Penerapan permainan puzzle dalam mengembangkan kognitif anak usia 5-6 tahun di Ra perwanida ii Bandar Lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Mardiana, B. D. (2024). Pengaruh Kegiatan Paper Clay Terhadap Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Pra Sekolah Usia 4-5 Tahun: The Effect Of Paper Clay Activities On Fine Motor Ability In Preschool Children Aged 4-5 Years. Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery), 10(2), 156-164.

Chayanti, D. F. N., & Setyowati, S. (2022). Pengaruh 5 Teknik Finger Painting Terhadap Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Kelompok B. JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan Dan Gizi Anak Usia Dini), 3(1), 1-18.

Da'i, M., & Maulidaty, I. E. (2021). the Effect of Playing Puzzle Therapy on the Fine Motoric Development of Pre-School Children in Tk Tunas Harapan Batokan Kasiman. Widyagogik: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(2), 79-85.

Juwitarani, I. (2020). Tingkat Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Taman Kanak-Kanak Kelompok B Se-Kelurahan Wedomarti Kecamatan Ngemplak Sleman Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 7(2), 165–178.

Khadijah, M. A., & Amelia, N. (2020). Perkembangan fisik motorik anak usia dini: teori dan praktik. Prenada media.

Maghfuroh, L., & Salimo, S. K. (2019). Panduan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Prasekolah Usia 3-6 Tahun. CV Pena Persada.

Mulyadi, Y. B., Suryameng, S., & Sarayati, S. (2022). Pelatihan seni melipat kertas untuk meningkatkan motorik halus anak tk sinar mentari. JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 43-52.

Mushta, S. M., King, C., Goldsmith, S., Smithers-Sheedy, H., Badahdah, A. M., Rashid, H., & McIntyre, S. (2022). Epidemiology of cerebral palsy among children and adolescents in Arabic-speaking countries: a systematic review and meta-analysis. Brain Sciences, 12(7), 859.

Notoatmodjo, S. (2020). Metodeologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Nurlaili, N. (2019). Modul Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini. Modul, 4. Diakses dari: http://repository.uinsu.ac.id/7570/1/MODUL PENGEMB. MOTORIK HALUS AUD.pdf

Profil kesehatan Lampung, P. K. (2023). PROFIL KESEHATAN. 44. Diakses dari: https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/172231123666a86244b83fd8.51637104.pdf

Rohmah, N. (2018). Terapi bermain. LPPM Universitas Muhammadiyah Jember. Jember.

Roslianti, E., Firmansyah, A., Nugraha, Y., Asmara, A. N., Maulidiyah, H., Monika, H., & Falah, S. A. (2022). Peningkatan motorik halus melalui kegiatan melipat kertas origami di PAUD Kober Cempaka. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 4(3), 419-424.

Sudiarni, B. N., & Gunawan, I. M. (2021). Analisis Pengaruh Media Bahan Bekas Terhadap Keterampilan Motorik Halus pada Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Al Hikmah. Jurnal Paedagogy, 8(4), 594-599.

Suhartanti, I., Rufaida, Z., Setyowati, W., & Ariyanti, F. W. (2019). Stimulasi kemampuan motorik halus anak pra sekolah. E-Book Penerbit STIKes Majapahit, 1-119.

Sulistia. K. R. (2023). Pengaruh Permainan Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal pendidikan Anak Usia Dini. 4(2), 49-58.

Sutapa, P. (2022). Pengembangan dan Pembelajaran Motorik Pada Usia Dini. PT Kanisius.

Downloads

Published

2025-06-25