Hubungan personal hygiene dengan kejadian penyakit dermatitis
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i3.945
Dermatitis Kejadian Penyakit Dermatitis Personal Hygiene
Abstract
Background: Dermatitis is a chronic inflammatory skin disease (recurring and disappearing), caused by external or internal stimuli. Skin exposed to dermatitis appears spotted and bubbling on its surface like boiling water bubbles. This condition is characterized by itching, redness, scaling and blistering.
Purpose: To determine the relationship between personal hygiene and the incidence of dermatitis.
Methods: Quantitative research type with analytical survey design and cross-sectional approach. The population in this study were Dermatitis patients who visited Kotabumi II Health Center. The sample in this study amounted to 79 respondents with non-probability sampling technique. Data collection using questionnaire sheets and observation sheets.
Results: Most respondents experienced severe dermatitis, amounting to 50 respondents (63.3%). The results of the chi-square statistical test obtained a p-value of 0.000 (<0.05).
Conclusion: There is a significant relationship between personal hygiene and the incidence of dermatitis.
Keywords: Dermatitis; Dermatitis Disease Occurrence; Personal Hygiene.
Pendahuluan: Dermatitis adalah penyakit peradangan pada kulit yang bersifat kronis (hilang timbul), akibat rangsangan dari luar maupun dari dalam tubuh. Kulit yang terpapar dermatitis tampak berbintik dan menggelembung pada permukaannya seperti buih air mendidih. Kondisi ini ditandai dengan rasa gatal, kemerahan, bersisik dan melepuh.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian penyakit dermatitis.
Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan survey analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Dermatitis yang berkunjung ke Puskesmas Kotabumi II. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 79 responden dengan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi.
Hasil: Sebagian besar responden mengalami mengalami dermatitis berat yang berjumlah 50 responden (63.3%). Hasil uji statistik chi-square memperoleh nilai p-value 0,000 (<0,05).
Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara personal hygiene dengan kejadian penyakit dermatitis.
Kata Kunci: Dermatitis; Kejadian Penyakit Dermatitis; Personal Hygiene.
Downloads
References
Afifah, H., & Nurwaini, S. (2019). Uji Aktivitas Antijamur Gel Serbuk Lidah Buaya (Aloe vera L.) Berbasis Carbopol 934 Terhadap Candida albicans dan Trichophyton mentagrophytes. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 15(2), 42-51.
Akbar, H. (2020). Hubungan Personal Hygiene dan Pekerjaan dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Juntinyuat. PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 1-5.
Apriliani, R., Suherman, S., Ernyasih, E., Romdhona, N., & Fauziah, M. (2022). Hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis kontak iritan pada pemulung di Tpa Bantargebang. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 2(2), 221-234.
Arif, M. I., Juherah, J., & Aspa, N. N. A. (2024). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis Di Wilayah Kerja Puskesmas Bajo Barat Kabupaten Luwu. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 24(1), 49-57.
Diana, C. P., Marniati, M., Husna, A., & Khairunnas, K. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis Di Wilayah Kerja Puskesmas Alue Rambot Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (Jurmakemas), 1(2), 119-137.
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2021). Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2021. Diakses dari: https://dinkes.lampungprov.go.id/en/download/profil-kesehatan-provinsi-lampung-tahun-2021/
Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023. Diakses dari: https://lampungutarakab.bps.go.id/id/statistics-table?subject=522
Fahdhienie, F., & Septiani, R. (2024). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK ALERGI PADA USIA 15-44 TAHUN DI PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 10231-10238.
Irjayanti, A., Wambrauw, A., Wahyuni, I., & Maranden, A. A. (2023). Personal Hygiene dengan Kejadian Penyakit Kulit. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 169-175.
Isrofah. I. (2024). Konsep Pemenuhan Kebutuhan Dasar (Putu Intan Darmawanti (ed.)). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Julhikmah, E. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Alalak Tengah Kota Banjarmasin Tahun 2021 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Kalimantan MAB).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Mentri Kesehatan Undang-Undang Kesehatan (UU RI No. 100 Tahun 2015 Tentang Kesehatan). Diakses dari: https://repository.kemkes.go.id/book/520
Kementerian Kesehatan Reublik Indonesia. (2018). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Departemen Kesehatan. Kementrian Kesehatan RI. Diakses dari: http://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/profil-kesehatan-indonesia-2018.pdf
Menaldi, S. L. S., Bramono, K., & Indriatmi, W. (2016). Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Jakarta: Badan Penerbit FKUI.
Nurcahyaningtyas, W. (2024). Buku Ajar Keperawatan Dasar (W. G. Efitra Efitra (ed.)). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Pefbrianti, D., & Fadhilah, M. R. (2022). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis. PREPOTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 6(2), 1163-1170.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia. (2021). Panduan Praktik Klinis Dermatologi dan Venereologi. In Perdoski. Ruko Grand Salemba. Diakses dari: https://perdoski.id/uploads/original/2017/10/PPKPERDOSKI2017.pdf
Pratiwi, A. P. (2023). Hubungan Personal Hygiene Dan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Kejadian Dermatitis Kontak. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 12(1), 90-97.
Rahman, I. A. (2023). Edukasi Personal Hygiene dengan Kejadian Penyakit Dermatitis di Pondok Pesantren. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas), 7(4), 371-377.
Sukmawati, A., C. (2023). Buku Ajar Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia (P. Intan, D. (ed.)). Diakses dari: https://www.google.co.id/books/edition/BUKU_AJAR_PEMENUHAN_KEBUTUHAN_DASAR_MANU/BHveEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0
Silalahi, V., & Putri, R. M. (2018). Personal hygiene pada anak SD Negeri Merjosari 3. JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia), 2(2), 15-23.
Wahnadian, S. G. A., Rahayu, F. M., Cahyadi, I., Wahdini, M., & Bakrie, E. R. (2024). Karakteristik Penderita Dermatitis Atopik Usia Dewasa Di Poliklinik Kulit Dan Kelamin Rsud Waled Kabupaten Cirebon Periode November 2019-Desember 2021.
World Health Organization. (2020). World Health Statistics: Monitoring Health for the SDGs, Sustainable Development Goals. Diakses dari: https://www.who.int/publications/i/item/9789240074323
Yuningsih. (2022). Bahan Mata Ajar KMB II (A. Masruroh (ed.); Vol. 5, Issue 3). Widina Bhakti Persada Bandung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Meidia Amanda, Sandra Andini, Tubagus Erwin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







