Pengaruh air perasan curcuma longa terhadap penurunan lama nyeri pada penderita dispepsia

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i2.936

Authors

  • Elga Manda Clarissa Universitas Mitra Indonesia
  • Novika Andora Universitas Mitra Indonesia
  • Sandra Andini Universitas Mitra Indonesia

Curcuma Longa Dispepsia Nyeri

Abstract

Background: Dyspepsia is a complex gastrointestinal symptom that is often encountered in daily clinical practice. This condition is characterized by a series of symptoms related to the gastroduodenal digestive tract, such as pain or a burning sensation in the upper abdomen (epigastrium).

Purpose: To determine the effect of Curcuma longa juice on reducing the duration of pain in dyspepsia sufferers.

Methods: Quantitative research with observational pre-experimental design and cross-sectional approach. The population in this study were dyspepsia sufferers who accidentally met the researcher and met the inclusion and exclusion criteria. The sample in this study amounted to 38 participans with the sampling technique used was Acidental sampling. Data analysis used univariate and bivariate analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test and a confidence level of <0.05.

Results: Wilcoxon test with statistical test with mean duration of dyspeptic pain before intervention was 11 but after intervention the average became 95 with p value of 0.000 <0.05 meaning there was an effect of squeezing cucuma longa on reducing duration of pain.

Conclusion: Based on the results of the Wilcoxon Signed Rank Test, there is an effect of curcuma longa juice on reducing the duration of pain with a p-value of 0.000.

 

Keywords: Curcuma Longa; Dyspepsia; Pain.

 

Pendahuluan: Dispepsia merupakan gejala gastrointestinal (gastrointestinal symptoms) yang kompleks dan sering dijumpai dalam praktik klinis sehari-hari. Kondisi ini ditandai dengan rangkaian gejala yang terkait dengan saluran pencernaan gastroduodenal, seperti nyeri atau sensasi terbakar di daerah perut atas (epigastrium).

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh air perasan curcuma longa terhadap penurunan lama nyeri pada penderita dispepsia.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan pra eksperimen observasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita  dispepsia yang tidak sengaja bertemu dengan peneliti dan sesuai dengan kriteria inklusi ekslusi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 partisipan dengan teknik sampling yang di gunakan adalah Acidental sampling. Analisis data menggunakan analisi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan derajat kepercayaan <0.05.

Hasil: Pengujian wilcoxon menggunakan test statistic dengan mean lama nyeri dispepsia sebelum intervensi sebesar 11, setelah intervensi rata-rata menjadi 95 dengan nilai p sebesar 0.000<0.05 artinya ada pengaruh dari perasan cucuma longa terhadap penurunan lama nyeri.

Simpulan: Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Tes, terdapat pengaruh antara air perasan curcuma longa terhadap penurunan lama nyeri p-value 0.000.

 

Kata Kunci : Curcuma Longa; Dispepsia; Nyeri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2020). Profil Kesehatan Jawa Barat. Diakses dari: https://diskes.jabarprov.go.id/profilkesehatan

Febriansyah, M. A. (2021). Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. L Yang Mengalami Gastritis Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Nyeri Akut Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Pringsewu Tahun 2021 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Pringsewu).

Fithriyana, R. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dispepsia pada pasien di wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 43-53.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. Diakses dari: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia. Diakses dari: https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/1702958336658115008345c5.53299420.pdf

Kusbiantoro, D. (2018). Pemanfaatan kandungan metabolit sekunder pada tanaman kunyit dalam mendukung peningkatan pendapatan masyarakat. Kultivasi, 17(1), 544-549.

Lestari, A. (2022). Hubungan Mengkonsumsi Kopi dengan Gejala Dispepsia di Desa Koto Perambahan WIlayah Kerja UPT Puskesmas Kampa (Doctoral dissertation, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai).

Maryani, R. D., & Noorratri, E. D. (2022). Penerapan Kompres Hangat Dengan Warm Water Zack (Wwz) Terhadap Nyeri Pada Pasien Sindrom Dispepsia Di Desa Buran, 64.

Melina, A., Nababan, D., & Rohana, T. (2023). Faktor Risiko Terjadinya Sindroma Dispepsia Pada Pasien Di Poli Klinik Penyakit Dalam Rsud Dr. Pirngadi Medan Tahun 2019. Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic, 3(1), 31-45.

Putri, I. S., & Widyatuti, W. (2019). Stres dan gejala dispepsia fungsional pada remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(2), 203-214.

Putri, V. J. P., Izhar, M. D., & Sitanggang, H. D. (2022). Hubungan Antara Gaya Hidup Dan Stres Dengan Kejadian Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi: The Association Between Lifestyle And Stress With Dyspepsia Syndrome In Students Of The Public Health Sciences Study Program, Faculty Of Medicine And Health Sciences Of Jambi University. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan Terpadu, 2(1), 8-18.

Ratnadewi, N. K., & Lesmana, C. B. J. (2018). Hubungan strategi coping dengan dispepsia fungsional pada pasien di poliklinik penyakit dalam rumah sakit umum daerah wangaya denpasar. Medicina, 49(2).

Siburian, K. (2018). Perbedaan Aktivitas Antimikroba Ekstrak Kunyit (Curcuma Domestica Val) Dalam Beberapa Konsentrasi Terhadap Bakteri Escherichia Coli Secara In Vitro.

Sorongan, I. M., Pangemanan, D. H., & Untu, F. M. (2013). Hubungan Antara Pola Makan Dengan Kejadian sindroma Dispepsia Pada Siswa-Siswi Kelas XI Di SMA Negeri 1 Manado. Jurnal Keperawatan, 1(1).

Sumarni, S., & Andriani, D. (2019). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Dispepsia. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 2(1), 61-66.

Syafila, I. A., Yuniarti, T., & Widiyanto, A. (2024). Pengaruh konsumsi rebusan air kunyit terhadap rasa nyeri perut pada penderita gastritis di keluarga. Pengaruh Konsumsi Rebusan Air Kunyit terhadap Rasa Nyeri Perut pada Penderita Gastritis di Keluarga, 5(2), 571-580.

Tamimi, L. H., Herardi, R., & Wahyuningsih, S. (2020). Hubungan antara tingkat stres akademik dengan kejadian dispepsia pada siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 81 Kota Jakarta Timur Tahun 2019. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia| Vol, 7(3).

Zakiyah, W., Agustin, A. E., Fauziah, A., Sa’diyyah, N., & Mukti, G. I. (2021). Definisi, penyebab, klasifikasi, dan terapi sindrom dispepsia. Jurnal Health Sains, 2(7), 978-985.

World Health Organizarion. (2019). Uninvestigated dyspepsia and its related factors. Diakses dari: https://applications.emro.who.int/imemrf/saudi_med_j_2009_30_3_397.pdf

Downloads

Published

2025-05-20