Efektivitas teknik fisioterapi dada pada pasien anak dengan bronkopneumonia

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i2.860

Authors

  • Rachmat Rizkiawan Universitas Malahayati
  • Setiawati Setiawati Universitas Malahayati
  • Linawati Novikasari Universitas Malahayati

Bronkopneumonia Fisioterapi Dada Keperawatan Anak

Abstract

Background: Pneumonia is an inflammatory condition that attacks the lungs triggered by a bacterial infection. Symptoms include high fever accompanied by a productive cough with phlegm, rapid breathing, shortness of breath, and other symptoms such as restlessness, headache, and decreased appetite. The consequences of pneumonia can be impaired or obstructed breathing due to secretions, requiring airway clearance treatment. Chest physiotherapy is an important treatment modality for pediatric patients with respiratory diseases.

Purpose: To create a final scientific paper on the application of chest physiotherapy to maintain airway clearance in patients with bronchopneumonia.

Method: This type of research uses qualitative descriptive research conducted in Kupang Kota Village, Bandar Lampung City in 2024. Analytical research design with a One-group pretest-posttest quasi-experimental approach. The intervention given was in the form of chest physiotherapy for 15 minutes in one day and was carried out for 3 days.

Results: The research subjects An. N and An. A showed significant improvements, including being able to expel phlegm, normal respiratory rate (24 and 28 times per minute respectively), clear breath sounds without rhonchi, normal pulse rate (82 and 86 times per minute respectively), and an increase in SpO2 with a level of up to 99% after administering chest physiotherapy for 15 minutes a day for three days.

Conclusion: After three days of chest physiotherapy, the child's airway clearance was effective. Patients An. N and An. A showed significant improvement, including being able to expel phlegm, normal respiratory rate (24 and 28 times per minute, respectively), clear breath sounds without rhonchi, pulse rate within normal limits (82 and 86 times per minute, respectively), and an increase in SpO2 levels of up to 99%.

 

Keywords: Bronchopneumonia; Chest Physiotherapy; Pediatric Nursing

 

Pendahuluan: Pneumonia adalah suatu kondisi peradangan yang menyerang paru-paru yang dipicu oleh infeksi bakteri. Gejalanya berupa demam tinggi yang disertai batuk produktif berdahak, napas cepat, sesak napas, dan gejala lain seperti gelisah, sakit kepala, dan penurunan nafsu makan. Akibat dari pneumonia dapat berupa terganggunya atau terhambatnya upaya pernafasan akibat sekret sehingga memerlukan pengobatan pembersihan jalan nafas. Fisioterapi dada merupakan modalitas pengobatan yang penting bagi pasien anak dengan penyakit pernafasan.

Tujuan: Untuk membuat karya ilmiah akhir tentang penerapan terapi fisioterapi dada untuk mempertahankan bersihan jalan nafas pada pasien bronkopneumonia.

Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di Kelurahan Kupang Kota, Kota Bandar Lampung pada tahun 2024. Desain penelitian analitik dengan pendekatan quasi eksperimen One-group pretest-posttest. Intervensi yang diberikan berupa tindakan fisioterapi dada selama 15 menit dalam satu hari dan dilaksanakan selama 3 hari.

Hasil: Subjek penelitian An. N dan An. A menunjukkan peningkatan yang signifikan, diantaranya mampu mengeluarkan dahak, frekuensi pernapasan normal (masing-masing 24 dan 28 kali per menit), suara napas jernih tanpa ronki, denyut nadi normal (masing-masing 82 dan 86 kali per menit), dan peningkatan SpO2 dengan tingkat hingga 99% setelah pemberian tindakan fisioterapi dada selama 15 menit sehari selama tiga hari.

Simpulan: Setelah tiga hari dilakukan fisioterapi dada, bersihan jalan nafas anak efektif. Pasien An. N dan An. A menunjukkan peningkatan yang signifikan, diantaranya mampu mengeluarkan dahak, frekuensi pernapasan normal (masing-masing 24 dan 28 kali per menit), suara napas jernih tanpa ronki, denyut nadi dalam batas normal (masing-masing 82 dan 86 kali per menit), dan peningkatan Kadar SpO2 hingga 99%.

 

Kata Kunci: Bronkopneumonia; Fisioterapi dada; Keperawatan Anak

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hanafi, P. C. M. M., & Arniyanti, A. (2020). Penerapan Fisioterapi Dada Untuk Mengeluarkan Dahak Pada Anak Yang Mengalami Jalan Napas Tidak Efektif. Jurnal Keperawatan Profesional, 1(1), 44-50.

Hidayatin, T. (2019). Pengaruh pemberian fisioterapi dada dan pursed lips breathing (tiupan lidah) terhadap bersihan jalan nafas pada anak balita dengan pneumonia. Jurnal STIKes Muhammadiyah lndramayu, 11(01).

Kementerian Kesehatan Republik Indoneisa. (2018). Laporan Nasional RISKESDAS 2018. Jakarta: Badan Litbangkes, Kemenkes. Diakses dari: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Luninggar, B. A. (2021). Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Gangguan Kebutuhan Oksigenasi Pada Tn. P Dengan Kasus Pneumonia Di Instalasi Gawat Darurat Rsud Jend Ahmad Yani METRO TANGGAL 02 APRIL 2021 (Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarang).

Masseng, G., & Taihuttu, G. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Pneumonia Di Ruangan Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Stella Maris Makassar (Doctoral dissertation, STIK STELLA MARIS).

Ngastiyah. (2022). Asuhan Keperawatan Penyakit Dalam Edisi 1. Jakarta. EG

Nirmala, S. G. (2020). Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Pada Pasien Tuberculosis Paru Dirsu Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto (Doctoral dissertation, STIKes Bina Sehat PPNI).

Novitasari, M. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Anak Dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Diruang Multazam 5 Rsmb: Pendekatan Evidence Based Nursing Fisioterapi Dada Dan Batuk Efektif (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Bandung).

Palupi, R., Kameliawati, F., Hidayah, A. Q., Ikhsan, M., & Umami, R. (2023). Implementasi terapi non farmakologi dengan masalah pneumonia. Penerbit Nem.

PPNI, (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan Edisi 1 Cetakan II. Jakarta Selatan: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia. Diakses dari: https://onesearch.id/Author/Home?author=Tim+Pokja+SIKI+DPP+PPNI

Purwantoro, E., Meutia, R., & Hariyanto, A. (2022). Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Dengan Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Pada Pneumonia Di Ruang Perawatan Paru Rsud Bangil Kabupaten Pasuruan (Doctoral Dissertation, Perpustakaan Universitas Bina Sehat).

Pratiwi, R. N., Ramawati, D., & Purwandari, H. (2023). THE IMPLEMENTATION OF EFFECTIVE COUGH TECHNIQUES AND DEEP BREATHING RELAXATION TECHNIQUES IN PATIENT WITH BRONCHIAL ASTHMA: A CASE STUDY. Journal of Bionursing, 5(3), 362-366.

Rusdianti, H. (2019). Asuhan Keperawatan Bronkopneumonia Pada An. At Dan An. Ab Dengan Masalah Keperawatan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Di Ruang Bougenville Rsud Dr. Haryoto Kabupaten Lumajang Tahun 2019.

Saputra, H., Purwana, R., Asrul, A., Butarbutar, M. H., & Siregar, R. B. (2023). Edukasi Pemberian Intervensi Fisioterapi Pada Anak Asma Dalam Mengurangi Sesak Nafas Di Poli Anak Pukesmas Selayang. Jurnal Pengabdian Harapan Bangsa, 1(3), 150-155.

Setiawati, S., & Dermawan, A. C. (2017). Keterampilan Khusus Praktik Keperawatan Anak. Jakarta: Salemba Medika.

Setyawati, A. (2020). Sintesis dan Uji Aktivitas Nanoemulsi Ekstrak Etanol Lengkuas Merah (Alpinia purpurata (Vieill) K. Schum) sebagai Antibakteri Klebsiella pneumoniae.

Sukma, H. A., Indriyani, P., & Ningtyas, R. (2020). Pengaruh Pelaksanaan Fisioterapi Dada (Clapping) terhadap Bersihan Jalan Napas pada Anak dengan Bronkopneumonia. Journal of Nursing and Health, 5(1), 9-18.

Tahir, R., Imalia, D. S. A., & Muhsinah, S. (2019). Fisioterapi Dada Dan Batuk Efektif Sebagai Penatalaksanaan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Pada Pasien TB Paru Di RSUD Kota Kendari. Health Information: Jurnal Penelitian, 11(1), 20-25.

Triyani, E., & Indaryani, I. (2021). Asuhan Keperawatan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif dengan Terapi Batuk Efektif Pada Anak Ispa di Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu (Doctoral dissertation, STIKes Sapta Bakti).

World Health Organization. (2022). Pneumonia pada anak-anak. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia

Downloads

Published

2025-04-29