Hubungan tingkat stres dengan asupan gizi makro pada mahasiswa masa new normal

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i1.756

Authors

  • Feiga Maharani Universitas Mitra Indonesia
  • Asep Jalaludin Saleh Universitas Mitra Indonesia
  • Adhi Nurhartanto Universitas Mitra Indonesia

Gizi Makro Mahasiswa New Normal Tingkat Stres

Abstract

Background: The condition that arises when someone faces a threatening situation that results in emotional and physiological disorders, and has an impact on the inability to carry out daily activities is called stress. During the COVID-19 pandemic, the learning process involves the use of technology and distance learning methods, making students experience anxiety and stress. Macronutrients play an important role in preventing disease and improving health. To increase optimal body resistance during the COVID-19 pandemic, it is recommended to have a balanced and nutritious diet.

Purpose: To investigate the relationship between stress levels and macronutrient food intake in college students.

Method: The study used a quantitative approach with a cross-sectional design in second semester students of UMITRA Lampung. The DASS (Depression Anxiety Stress Scale) 42 questionnaire, 3x24-hour Food Recall Form, and macronutrient intake with the Nutrisurvey application were the instruments applied in this study. Data processing and analysis were carried out using univariate and bivariate analysis. Bivariate analysis used the Chi-Square statistical test with a degree of confidence interval and error rate (a = 0.05).

Results: The Chi-square statistical test showed no significant correlation between stress levels and macronutrient intake with ρ-value results of 1.000 for stress levels and energy intake, 0.517 for stress levels and carbohydrate intake, 1.000 for stress levels and protein intake, and 0.615 for stress levels and fat intake.

Conclusion: There is no significant correlation between students' stress levels and food intake containing macronutrients (energy intake, carbohydrate intake, protein intake, and fat intake)

 

Keywords : Macronutrients; New Normal; Stress Level; Students

 

Pendahuluan: Kondisi yang timbul ketika seseorang menghadapi situasi yang mengancam sehingga mengakibatkan gangguan emosi, fisiologis, serta berdampak pada ketidakmampuan dalam menjalani kegiatan sehari-hari disebut sebagai stres. Pada masa pandemi COVID-19, proses pembelajaran melibatkan pemanfaatan teknologi dan metode jarak jauh menjadikan mahasiswa mengalami kegelisahan dan tekanan. Gizi makro memainkan peran penting dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan. Meningkatkan resistensi tubuh yang optimal selama pandemi COVID-19, disarankan untuk melakukan pola makan yang seimbang dan kaya nutrisi

Tujuan: Untuk menginvestigasi hubungan antara tingkat stres dan asupan makanan yang mengandung nutrisi makro pada mahasiswa.

Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang pada mahasiswa semester II UMITRA Lampung. Kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale) 42, Food Recall Form 3x24 jam, dan asupan gizi makro dengan aplikasi Nutrisurvey adalah Instrumen yang diterapkan pada penelitian ini. Pengolahan dan penganalisaan data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Penganalisaan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square dengan derajat kepercayaan confidence interval dan tingkat kesalahan (a=0.05).

Hasil: dari uji statistik Chi-square menunjukkan tidak adanya korelasi yang berarti antara tingkat stres dan asupan zat gizi makro dengan hasil ρ-value yaitu 1,000 untuk tingkat stres dan asupan energi, 0,517 untuk tingkat stres dan asupan karbohidrat, 1,000 untuk tingkat stres dan asupan protein, serta 0,615 untuk tingkat stres dan asupan lemak.

Simpulan: Tidak ada korelasi yang signifikan antara tingkat stress mahasiswa dengan asupan makanan yang mengandung nutrisi makro (asupan energi, asupan karbohidrat, asupan protein, dan asupan lemak).

 

Kata Kunci : Gizi Makro; Mahasiswa; New Normal; Tingkat Stres

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriani, M., & Wirjatmadi, B. (2016). Peranan gizi dalam siklus kehidupan. Jakarta: Prenada Media.

Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: gramedia pustaka

Ambarwati, P. D., Pinilih, S. S., & Astuti, R. T. (2019). Gambaran tingkat stres mahasiswa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 5(1), 40-47.

Arifin, A., Gemilang, Y., Kusumadewi, S., & Wahyuningsih, H. (2018). The group decision support model to determine the level of depression among married couple. In Proceedings of the 1st International Conference on Science and Technology for an Internet of Things. European Alliance for Innovation (EAI).

Az-Zahra, A. S., & Setiyaningrum, Z. (2022). Hubungan Tingkat Stres Dengan Asupan Zat Gizi Makro Pada Mahasiswa Prodi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Selama Masa Pandemi Covid-19 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Barseli, M., Ifdil, I., & Nikmarijal, N. (2017). Konsep stres akademik siswa. Jurnal konseling dan pendidikan, 5(3), 143-148.

Bedewy, D., & Gabriel, A. (2015). Examining perceptions of academic stress and its sources among university students: The Perception of Academic Stress Scale. Health psychology open, 2(2), 2055102915596714.

Defie, R., & Probosari, E. (2018). Hubungan tingkat stress, perilaku merokok dan asupan energi pada mahasiswa. Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal), 7(2), 507-526.

Diniyyah, S. R., & Nindya, T. S. (2017). Asupan energi, protein dan lemak dengan kejadian gizi kurang pada balita usia 24-59 bulan di Desa Suci, Gresik. Amerta Nutrition, 1(4), 341-350.

Fatie, S. D., Briliannita, A., & Florensia, W. (2021). Gambaran Asupan Zat Gizi Makro Dan Status Gizi Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Sorong Pada Masa Pandemi Covid 19. Nursing Arts, 15(2).

Fitriana, H. (2016). Perbedaan tingkat kecukupan zat gizi makro (karbohidrat, lemak, protein, dan air) berdasarkan tingkat stres pada remaja putri penghuni rusunawa unimus residence i. Skripsi.

Hasanah, U., Fitri, N. L., Supardi, S., & Livana, P. H. (2020). Depression among college students due to the COVID-19 pandemic. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(4), 421-424.

Herle, M., Fildes, A., Steinsbekk, S., Rijsdijk, F., & Llewellyn, C. H. (2017). Emotional over-and under-eating in early childhood are learned not inherited. Scientific Reports, 7(1), 9092.

Kariv, D., & Heiman, T. (2005). Task-oriented versus emotion-oriented coping strategies: The case of college students. College student journal, 39(1).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020) a. Covid-19 Infeksi Emerging. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kountul, Y. P., Kolibu, F. K., & Korompis, G. E. (2018). Hubungan jenis kelamin dan pengaruh teman sebaya dengan tingkat stres mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat universitas sam ratulangi Manado. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 7(5).

Li, H. Y., Cao, H., Leung, D. Y., & Mak, Y. W. (2020). The psychological impacts of a COVID-19 outbreak on college students in China: a longitudinal study. International journal of environmental research and public health, 17(11), 3933.

Maes, M., Christophe, A., Bosmans, E., Lin, A., & Neels, H. (2000). In humans, serum polyunsaturated fatty acid levels predict the response of proinflammatory cytokines to psychologic stress. Biological Psychiatry, 47(10), 910-920.

Maulana, Z. F., Soleha, T. U., Saftarina, F., & Siagian, J. M. C. (2014). Perbedaan tingkat stres antara mahasiswa tahun pertama dan tahun kedua di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Medical Journal of Lampung University, 3(4), 154-162.

Nadeak, T. A., Siagian, A., & Sudaryati, E. (2013). Hubungan status stres psikososial dengan konsumsi makanan dan status gizi siswa SMU methodist-8 Medan. Jurnal Gizi, Kesehatan Reproduksi, dan Epidemiologi, 2(6), 1-8.

Nurwulan, N. R., Nurhayati, A., Yanti, M. P., Putri, R. A., Trinita, U., & Varza, P. E. (2021). Konflik pada grup diskusi mahasiswa saat pembelajaran jarak jauh. Jurnal Pendidikan Dan Kewirausahaan, 8(2), 110-117.

Ozier, A. D., Kendrick, O. W., Leeper, J. D., Knol, L. L., Perko, M., & Burnham, J. (2008). Overweight and obesity are associated with emotion-and stress-related eating as measured by the eating and appraisal due to emotions and stress questionnaire. Journal of the American Dietetic Association, 108(1), 49-56.

Pangemanan, A. J., Amisi, M. D., & Malonda, N. S. (2021). Gambaran Asupan Zat Gizi Makro Mahasiswa Semester VI Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat Saat Pembatasan Sosial Masa Pandemi Covid-19. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 10(2).

Patimbano, B. L., Kapantow, N. H., & Punuh, M. I. (2021). Gambaran Asupan Zat Gizi Makro Mahasiswa Semester II FKM Unsrat Saat Pembatasan Sosial Masa Pandemi Covid-19. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 10(2).

Safarati, N., Rahma, R., Fatimah, F., & Sharfina, S. (2020). Pelatihan inovasi pembelajaran mengahadapi masa pandemic covid-19. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 240-245.

Savira, L. A., Setiawati, O. R., Husna, I., & Pramesti, W. (2021). Hubungan stres dengan motivasi belajar mahasiswa disaat Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 183-188.

Sofiatun, T. (2017). Gambaran Status Gizi, Asupan Zat Gizi Makro, Aktivitas Fisik, Pengetahuan dan Praktik Gizi Seimbang Pada Remaja Di Pulau Barrang Lompomakassar. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyaraka. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Ulfa, Z. D., & Mikdar, U. Z. (2020). Dampak pandemi Covid-19 terhadap perilaku belajar, sosial dan kesehatan bagi mahasiswa FKIP Universitas Palangka Raya. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education), 5(2), 124-138.

Umar, F. (2021). Hubungan Stres Dengan Pola Konsumsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Muhammadiyah Parepare. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 4(1), 122-134.

Zhou, L., Wu, S., Zhou, M., & Li, F. (2020). 'School’s out, but class’ on', the largest online education in the world today: Taking China’s practical exploration during The COVID-19 epidemic prevention and control as an example. Best evid chin edu, 4(2), 501-519.

Downloads

Published

2025-03-16