Analisis asuhan keperawatan pada penderita diabetes mellitus dengan intervensi keperawatan terapi senam kaki di lapas perempuan kelas II-A Bandar Lampung

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v3i1.352

Authors

  • Mentari Permata Sari Universitas Malahayati
  • Rika Yulendasari universitas malahayati
  • Andoko Andoko Universitas Malahayati

Terapi Senam Kaki Penderita Diabetes Mellitus Menurunkan Kadar Glukosa Darah

Abstract

Background: Diabetes mellitus (DM) is a world health problem. Data from the World Health Organization (WHO) in 2020 states that the number of diabetes mellitus patients has affected more than 500 million people, this number is expected to increase to 642 million (55%). In Indonesia, DM is the third largest case of death at 6.7% after stroke and CHD. DM control can be done with physical activity (diabetic foot exercise), because the permeability of the membrane to glucose increases when the muscles contract because muscle contractions have insulin-like properties.

Objective: To determine nursing care for people with diabetes mellitus with foot exercise therapy nursing interventions at Class II-A Women's Prison Bandar Lampung.

Method: The design of this scientific paper uses a descriptive design. The data collection method in this scientific paper uses interviews, observation and the application of foot exercises to patients managed by Mrs M and Mrs H.

Results: It was found that diabetic foot exercise can reduce blood glucose levels where Mrs M with current blood sugar pretest was 320 mg/dl and decreased to 120 mg/dl in the posttest. Whereas in Mrs H with current blood sugar pretest 240 mg/dl decreased to 120 mg/dl in the posttest.

Conclusion: Diabetic foot exercise can reduce blood glucose levels.

Suggestion: It is hoped that the results of this study can increase the knowledge of people with diabetes mellitus about foot exercises in reducing and controlling blood glucose levels.

Keywords: Foot Exercise Therapy; Patients with Diabetes Mellitus; Lowering Blood Glucose Levels

Pendahuluan: Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan dunia. Data dari World Health Organization (WHO) tahun 2020 menyatakan jumlah pasien diabetes melitus telah menyerang lebih dari 500 juta orang, jumlah ini diperkirakan meningkat menjadi 642 juta (55%). Di Indonesia sendiri DM menjadi kasus kematian terbesar ketiga sebesar 6,7% setelah stroke dan PJK. Pengendalian DM dapat dilakuakan dengan aktivitas fisik (senam kaki DM), karena permeabilitas membran terhadap glukosa meningkat saat otot berkontraksi karena kontraksi otot memiliki sifat seperti insulin.

Tujuan: Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada penderita diabetes mellitus dengan intervensi keperawatan terapi senam kaki di Lapas Perempuan Kelas II-A Bandar Lampung.

Metode: Design karya tulis ilmiah ini menggunakan design deskriptif. Metode penggumpulan data pada karya tulis ilmiah ini menggunakan wawancara, observasi dan penerapan senam kaki pada pasien kelolaan Ny M dan NY H.

Hasil: Didapatkan pemberian senam kaki diabetes dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah dimana pada Ny M GDS pretest 320 mg/dl dan menurun menjadi 120 mg/dl pada posttest. Sedangkan pada Ny H GDS pretest 240 mg/dl menurun menjadi 120 mg/dl pada posttest.

Simpulan: Senam kaki diabetes dapat menurunkan kadar glukosa darah.

Saran: Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan penderita diabetes mellitus tentang senam kaki dalam menurunkan serta mengendalikan kadar glukosa darah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Damayanti, S. (2019). Diabetes mellitus dan penatalaksanaan keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Fajriati, Y. R., & Indarwati, I. (2021). Senam Kaki Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Ngoresan, Surakarta. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 2(1), 26-33.

Febrianti, N. P. M. (2021). Pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia dengan diabetes melitus di Desa Sidakarya, Denpasar Selatan (Doctoral dissertation, Stikes Bina Usada Bali).

Gunawan, S. G. (2018). Farmakologi dan terapi. Edisi ke-5. Diedit oleh Gunawan et al (-.). Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Hastuti, D., & Fatimah, A. R. (2018). Evaluasi Kepatuhan Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Kretek Kabupaten Bantul Periode Januari–Maret 2018. Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 29-34.

Kartini, T. D., Amir, A., & Sabir, M. (2018). Kepatuhan Diet Pasien DM berdasarkan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga di Wilayah Puskesmas Sudiang Raya. Media Gizi Pangan, 25(1), 55-63.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil utama Riskesdar 2018. Diakses dari: https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf

Lathifah, N. L. (2017). Hubungan durasi penyakit dan kadar gula darah dengan keluhan subyektif penderita diabetes melitus. Jurnal berkala epidemiologi, 5(2), 231-239.

Medyana, V., & Asriyadi, F. (2018). Hubungan Antara Kebudayan dengan Penggunaan Obat Tradisional pada Pasien Diabetes Mellitus di Desa Kertabuana Wilayah Kerja PUSKESMAS Separi III Tenggarong Seberang.

Meirani, D. (2014). Pengetahuan Pasien Tentang Senam Diabetes Mellitus Di Poli Penyakit Dalam RSUD Dr. Harjono Ponorogo (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Ponorogo).

Nabyl, R. A. (2019). Panduan Hidup Sehat, Mencegah dan Mengobati Diabetes Mellitus. Solusi Distribusi: Yogyakarta.

Nurlinawati, N., Kamariyah, K., & Yuliana, Y. (2018). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Sungai Duren Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi| JIITUJ|, 2(1), 61-67.

Rahman, S., & Rahmah, Y. B. (2020). Literature Review: Kebutuhan spiritual pada pasien dengan ulkus diabetik. Nursing Science Journal (NSJ), 1(2), 6-11.

Rizka, D. P. (2020). Studi literatur: asuhan keperawatan pada pasien dewasa penderita diabetes mellitus dengan masalah keperawatan defisit pengetahuan tentang gaya hidup (Lifestyle) (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Ponorogo).

Saputra, N. R. (2018). Hubungan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di UPT Kesmas Gianyar I tahun 2018 (Doctoral dissertation, Jurusan Keperawatan 2018).

Sari, D. M. (2018). Pengaruh Senam Diabetes Mellitus Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 (Di Dusun Candimulyo Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang) (Doctoral dissertation, STIKes Insan Cendekia Medika Jombang).

Setyoadi, K. (2011). Terapi modalitas keperawatan pada klien psikogeriatrik. Jakarta: Salemba Medika, 145.

Slagter, S. N., van Vliet-Ostaptchouk, J. V., Vonk, J. M., Boezen, H. M., Dullaart, R. P., Kobold, A. C. M., ... & Wolffenbuttel, B. H. (2013). Associations between smoking, components of metabolic syndrome and lipoprotein particle size. BMC medicine, 11, 1-15.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2016), Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Edisi 1, Jakarta, PersatuanPerawat Indonesia

World Health Organization. (2018). Diabetes. Diakses dari: https://www.who.int/health-topics/diabetes#tab=tab_1

World Health Organization. (2020). Data Kejadian Diabetes Mellitus.

Yulianti, Y., & Januari, R. S. (2021). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Mellitus terhadap Kadar Gula Darah Penderita DM Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Ciemas. Lentera: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan, 4(2), 87-94.

Downloads

Published

2023-09-16