Pengaruh pemberian edukasi pengetahuan operasi dengan kecemasan preoperasi pasien pada tindakan spinal anestesi
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v3i1.335
Anestesi Spinal Edukasi Pengetahuan Operasi Kecemasan Preoperasi
Abstract
Background: Surgery and anesthesia are actions that bring stress, because there is a threat to the integrity of one's body and soul. The existence of this stress can cause anxiety conditions for patients. Several studies that have been done say that about 60% -80% of patients who will undergo surgery will experience preoperative and pre-anesthesia anxiety in various levels. Data obtained from the World Health Organization (WHO) shows that the number of patients undergoing surgery has increased significantly from year to year. It was recorded that in 2011 there were 140 million patients in all hospitals in the world, while in 2012 the data increased by 148 million people. Data from the National Tabulation of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia in 2016, explains that surgery ranks 11th out of 50 disease patterns in Indonesia with a percentage of 12.8% and it is estimated that 32% of them are major surgery, and 25.1% have mental conditions and 7% experiencing anxiety.
Purpose: To find out how the effect of providing surgical knowledge education on preoperative anxiety of patients with spinal anesthesia at Regional General Hospital Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province in 2022.
Method: This type of research is quantitative with Quasy Experiment design with Non Equivalent Control Group Design. The sampling technique used is a probability sampling technique, namely purposive sampling. The population in this study were all patients who underwent surgery under spinal anesthesia at Regional General Hospital Dr. H. Abdul Moeloek. Collecting data using a questionnaire sheet using the Independent T-test.
Results: The results of the study were obtained by using a parametric test using an Independent T-test and p-value = (0.000) < (0.05).
Conclusion: Researchers hope that knowledge education can be given to preoperative patients not only with spinal anesthesia but for all patients who will undergo surgery to help overcome anxiety.
Keywords: Spinal Anesthesia; Operation Knowledge Education; Preoperative Anxiety.
Pendahuluan: Tindakan pembedahan dan anestesi merupakan tindakan yang mendatangkan stress, karena terdapat ancaman terhadap integritas tubuh dan jiwa seseorang. Adanya stress tersebut dapat menimbulkan suatu kondisi kecemasan terhadap pasien. Beberapa studi yang pernah dilakukan menyatakan bahwa sekitar 60%-80% pasien yang akan menjalani operasi akan mengalami kecemasan pre operasi dan pre anestesi dalam berbagai tingkatan. Data yang diperoleh dari World Health Organization (WHO) jumlah pasien dengan tindakan operasi mencapai angka peningkatan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun. Tercatat ditahun 2011 terdapat 140 juta pasien di seluruh rumah sakit di dunia, sedangkan pada tahun 2012 data mengalami peningkatan sebesar 148 juta jiwa. Data Tabulasi Nasional Departemen Kesehatan RI Tahun 2016, menjabarkan bahwa tindakan bedah menempati urutan ke-11 dari 50 pola penyakit di Indonesia dengan persentase 12,8% dan diperkirakan 32% diantaranya merupakan bedah mayor, dan 25,1% mengalami kondisi kejiwaan serta 7% mengalami kecemasan.
Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian edukasi pengetahuan operasi terhadap kecemasan preoperasi pasien dengan tindakan spinal anestesi di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2022.
Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan Quasy Eksperimen dengan rancangan Non Equivalent Control Grup Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probiliy sampling yaitu dengan purposive sampling.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien menjalani tindakan operasi dengan anestesi spinal di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dengan menggunakan uji T-Independent.
Hasil: Penelitian di dapatkan uji parametik dengan menggunakan uji T-Independent dan didapatkan nilai p-value = (0.000) < α (0.05).
Simpulan: Peneliti berharap edukasi pengetahuan dapat diberikan pada pasien preoperasi bukan hanya dengan anestesi spinal tetapi untuk semua pasien yang akan menjalani tindakan operasi untuk membantu mengatasi kecemasan.
Downloads
References
Arisandi, A. D., Sukesi, N., & Solechan, A. (2014). Pengaruh pemberian informed consent terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di RSUD Tugurejo Semarang. Karya Ilmiah.
Brunner, L. S. (2010). Brunner & Suddarth's textbook of medical-surgical nursing (Vol. 1). Lippincott Williams & Wilkins.
Cholifah, N., & Purwanti, D. (2019). Hubungan Pemberian Informasi Persiapan Operasi Oleh Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di Ruang Bougenville RSUD RAA Soewondo Kabupaten Pati. The 9th University Research Colloqium (Urecol), 9(1).
Dadang, H. (2011). Manajemen stres cemas dan depresi. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Dinas Kesehatan Povinsi Lampung. (2019). Profil Kesehatan Povinsi Lampung.
Fahri, A. (2019). Hubungan Pemberian Informasi Persiapan Pre Operasi dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di RSUD Tjitrowardojo Purworejo (Doctoral dissertation, Universitas Alma Ata Yogyakarta).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profl Kesehatan Indonesia Tahun 2016. Jakarta, Kementrian Kesehatan RI. Diakses dari: https://www.kemkes.go.id/article/view/17092200011/profil-kesehatan-indonesia-tahun-2016.html.
Mahrizal, R. (2019). Perbedaan Kejadian Post Operative Nausea Vomiting (Ponv) Pada Pasien Post Anestesi Spinal Dengan Dan Tanpa Opioid Di Rskia Sadewa Tahun 2017 (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Mantoro, M. (2017). Pengaruh pemberian informasi pra bedah terhadap tingkat kecemasan pasien pra operasi bedah onkologi di GBST LT I RSUP Dr Sardjito Yogyakarta (Doctoral Dissertation, Universitas Alma Ata).
McDonald, S., Page, M. J., Beringer, K., Wasiak, J., & Sprowson, A. (2014). Preoperative education for hip or knee replacement. Cochrane database of systematic reviews, (5).
Morgan, G. (2013). Riding the waves of change. Imaginization Inc.
Ningsih, D. A., & Maryati, S. (2020). Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea di Rumkit TK IV 02.0. 01 Zainul Arifin Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga, 4(2), 35-41.
Nurhaeti, W. (2018). Hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkatkecemasan pasien pre operasi di Ruang Instalasi Bedah Sentral RSUD Wates Kulon Progo (Doctoral Dissertation, Universitas Alma Ata Yogyakarta).
Palamba, A., Marna, A., & Andriany, A. (2020). Pengaruh pemberian edukasi tentang pembiusan terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi apendisitis di Rumah Sakit Elim Rantepao tahun 2020. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 5(1), 90-102.
Perry, P., & Potter, P. A. (2010).Fundamental keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Rejeki, S. (2012). Herbal Dan Kesehatan Reproduksi Perempuan (Suatu Pendekatan Transkultural Dalam Praktik Keperawatan Maternitas). In Prosiding Seminar Nasional & Internasional.
Samantha, S. C., Bruna, A. S. M., Adriana, R. M., Fabio, B., Sandro, A. R., & Aline, R. C. A. (2015). Drying by spray drying in the food industry: Micro-encapsulation, process parameters and main carriers used. African Journal of Food Science, 9(9), 462-470.
Setiani, D. (2017). Identifikasi Tingkat Kecemasan Pre Operasi Pasien Fraktur di Ruang Aster dan Cempaka RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(2), 83-87.
Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2002). Buku ajar keperawatan medikal bedah brunner dan suddarth. Alih bahasa oleh Agung Waluyo (dkk), EGC, Jakarta.
Sukarini, D. (2020). Pengaruh Pemberian Edukasi Pre Operasi Dengan Media Booklet Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Dibangsal Cendrawasih 2 RSUP DR Sardjito Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas Alma Ata Yogyakarta).
Ulfah, S. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Penurunan Kecemasan Pasien Pre Operasi Bedah Di Rsud Muntilan Kabupaten Magelang (Doctoral dissertation, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang).
Windi, R. C. (2019). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Malang: Wineka Media.
World Health Organization. (2000). The world health report 2000: health systems: improving performance. World Health Organization.
Yusuf, A. H., Fitryasari, R., Nihayati, H. E., & Tristiana, D. (2015). Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







