Kebiasaan jajan dengan kejadian diare pada siswa kelas VIII

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i5.2823

Authors

  • Deviana Arfani Universitas "Aisyiyah Yogyakarta
  • Siti Arifah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Armenia Diahsari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Kebiasaan Jajan Kejadian Diare Siswa SMP

Abstract

Background: Diarrhea remains a health problem in school-aged children, causing dehydration and other health problems. One risk factor is unhygienic snacking habits. Junior high school students are a group that frequently consumes snacks both at school and outside of school, putting them at risk of diarrhea if they do not pay attention to food hygiene.

Purpose: To determine the relationship between snacking habits and diarrhea incidence in students.

Method: This quantitative study used a descriptive correlation design with a cross-sectional approach. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 71 respondents. The research instrument used a questionnaire. Data analysis used the chi-square test.

Results: The study showed that 57 respondents (80.3%) had adequate snacking habits, while 40 respondents (56.3%) had no diarrhea. The data analysis obtained a value of 0.010 <0.05.

Conclusion: There is a relationship between snacking habits and diarrhea incidence in students.

 

Keywords: Diarrhea Incidence; Middle School Students; Snacking Habits.

 

Pendahuluan: Diare masih menjadi masalah kesehatan pada anak usia sekolah yang dapat menyebabkan dehidrasi dan gangguan kesehatan lainnya. Salah satu faktor risiko yang berperan adalah kebiasaan jajan yang kurang higienis. Siswa SMP merupakan kelompok yang sering mengonsumsi jajanan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, sehingga berisiko mengalami diare apabila tidak memperhatikan kebersihan makanan.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kebiasaan jajan dengan kejadian diare pada siswa.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel 71 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square.

Hasil: Penelitian menunjukan kebiasaan jajan dengan kategori cukup sebanyak 57 responden (80.3%) dan kejadian diare didapatkan hasil dengan tidak terjadi diare sebanyak 40 responden (56.3%). Hasil analisis data diperoleh nilai 0.010 <0.05.

Simpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan jajan dengan kejadian diare pada siswa.

 

Kata Kunci: Kebiasaan Jajan; Kejadian Diare; Siswa SMP.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, D., & Kumala, O. (2022). Diare Pada Anak. Scientific Journal, 1(4), 309–317.

Cahyani, A. N., Utami, A., & YovinnaTobing, V. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal), 02(03), 82–97.

Chentia, H., Yunariyah, B., & Jannah, R. (2024). Kebiasaan Konsumsi Jajanan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Mi Al Musthofawiyah Palang Tuban. Ilmu Keshetan Mandira Cendikia, 03(08), 221–229.

Irma, I., Lestari, H., Gunawan, E., & AF, S. (2023). Edukasi Pencegahan Diare pada Anak Sekolah Dasar Negeri 12 Kota Kendari. PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 117-122.

Irwanda, T. R., & Syafiuddin, T. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Akut Pada Masyarakat Di Dusun Iv Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis, 13(1), 34–38.

Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda, L. (2024). Perkembangan masa remaja. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259-273.

Lestari, E., Hasan, Y., Alamsyah, Y. A., & Tuala, R. P. (2026). Manajemen Lingkungan Pendidikan (Studi Tentang Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Pembentukan Sikap Peduli Lingkungan) Di Mts Negeri 2 Bandar Lampung. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 2304-2314.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Diare pada Anak. Kemenkes Direktorat Jenderal Kesehatan. Diakses dari: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3028/diare-pada-anak.

Lusida, N., Lubis, M. H., Andriyani, A., & Ernyasih, E. (2023). Pengetahuan Dan Perilaku Makanan Jajanan Terhadap Kejadian Diare Pada Siswa Sd Negeri Setu Kota Tangerang Selatan. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 4(1), 84.

Maharani, N. L. S., Donsu, J. D. T., & Palestin, B. (2025). Penggunaan Monopoli Kartu Bergambar Sebagai Media Peningkatan Pengetahuan Anak Tentang Diare di SDN Sumber 1, Sleman, Yogyakarta. Caring: Jurnal Keperawatan, 14(2), 85-91.

Nasution, S. L. R., Suyono, T., Girsang, E., & Bangun, A. A. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebiasaan Jajan Siswa-Siswi terhadap Kejadian Diare Akut. Journal of Telenursing (JOTING), 4(2), 1038–1046.

Novitha, I., Sari, F., Nurdiani, C. U., & Nugroho, H. P. (2024). Gambaran Kadar Elektrolit Darah ( Natrium , Kalium , Klorida ) Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut Di RSAB Harapan Kita Jakarta Pendahuluan tinja yang lebih encer dari biasanya . Diare dapat disebabkan oleh virus , bakteri dan parasit . cai. Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 10(2), 219–227.

Nur, N. H., Rahmadani, N., & Hermawan, A. (2022). Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(3), 298–303.

Pagisi, W. A. S., Kadir, L., & Tarigan, S. N. (2023). Faktor Risiko Kejadian Diare pada Balita : Studi Observasional di Puskesmas Momunu , Kabupaten Buol. Health Information : Jurnal Penelitian, 15(2), 1–15.

Pratiwi, R. (2023). Analisis Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare di SMP Negeri di Yogyakarta: Analysis of Factors Related To The Incidence of Diarrhea at State Junior High School in Yogyakarta. Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal, 14(1), 22-30.

Santoso, A. L., Santoso, J. L., & Sanjaya, A. (2025). PROBIOTIK DAN DIARE PADA ANAK. In Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran (Vol. 3, pp. 70-74).

Tamanampo, K. L., Renteng, S., & Simak, V. F. (2023). Hubungan Peran Orang Tua tentang Jajanan Sehat Dengan Sikap Dan Kebiasaan Jajan Anak Di SD Negeri Kalasey Kecamatan Pineleng. Mapalus Nurs Sci J, 1(2), 6-11.

World Health Organization & United Nations Childrent's Fund. (2022). WHO /UNICEF. 2022. “Joint Statement on Clinical Management of Acute Diarrhoea.” WHO Library: 1–8. Diakses dari: https://rehydrate.org/diarrhoea/pdf/acute-diarrhoea.pdf

World Health Organization. (2023). WHO recommends stronger policies to protect children from the harmful impact of food marketing. Diakses dari: https://www.who.int/news/item/03-07-2023.

World Health Organization. (2024). Penyakit Diare. Diakses dari: https://www.who.int/news/item/03-07-2023.

Downloads

Published

2026-06-01