Hubungan self-efficacy dengan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i5.2818
Kepatuhan Perawat Prinsip Tujuh Benar Pemberian Obat Self-Efficacy
Abstract
Background: Patient safety is a top priority in healthcare. Medication errors remain a leading cause of adverse patient outcomes. The implementation of the seven rights of medication administration is a standard that nurses must adhere to. Nurses' self-efficacy, or self-confidence, is thought to be related to adherence to these principles.
Purpose: To determine the relationship between self-efficacy and nurse compliance in implementing the seven correct principles of drug administration in the inpatient ward.
Method: This study used a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 65 nurses in the inpatient ward of PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta, selected using a purposive sampling technique. Data collection used a self-efficacy questionnaire and a nurse compliance questionnaire. Data analysis used the Spearman Rank correlation test.
Results: Self-efficacy of nurses in the inpatient ward was found to be high for 61 (93.9%) respondents. Nurse compliance in implementing the seven rights of medication administration was found to be compliant for 56 (86.2%) respondents. The results of the Spearman Rank correlation test showed a correlation coefficient (r) of 0.667 with a p value = 0.000, which means p < 0.05, indicating a strong relationship.
Conclusion: There is a significant positive relationship between self-efficacy and nurse compliance in implementing the seven rights principles of medication administration in the inpatient ward.
Keywords: Nurse Compliance; Seven Right Principles Of Medication Administration; Self-Efficacy.
Pendahuluan: Keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pelayanan kesehatan. Kesalahan pemberian obat (medication error) masih menjadi salah satu penyebab utama kejadian yang merugikan pasien. Penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat merupakan standar yang harus dipatuhi perawat. Self-efficacy atau keyakinan diri perawat diduga memiliki hubungan dengan kepatuhan dalam penerapan prinsip tersebut.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta sebanyak 65 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner self-efficacy dan kuesioner kepatuhan perawat. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil: Self-efficacy perawat di ruang rawat inap didapatkan dengan kategori tinggi sebanyak 61 (93.9%) responden. Kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat didapatkan dengan kategori patuh sebanyak 56 (86.2%) responden. Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,667 dengan nilai p = 0.000 yang berarti p < 0.05, menunjukkan keeratan hubungan kuat.
Simpulan: Ada hubungan positif yang signifikan antara self-efficacy dengan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip tujuh benar pemberian obat di ruang rawat inap.
Kata Kunci: Kepatuhan Perawat; Prinsip Tujuh Benar Pemberian Obat; Self-Efficacy.
Downloads
References
Ambali, D. D. W., Lamma, L. S., & Tandungan, S. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Perawat dengan Kepatuhan Penerapan Prinsip 7 (Tujuh) Benar Pemberian Obat di RS Elim Rantepao Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 8(1), 40–59.
Diel, M. M., Kristina, T. N., & Nurmalia, D. (2022). Intervensi untuk Meningkatkan Self Efficacy Perawat: Literature Review. Jurnal Surya Muda, 4(2), 181–195.
Erisah, N., Rohyani, D., & Helen, M. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat tentang Keselamatan Pasien dengan Perilaku Kepatuhan Melaksanakan Prinsip Pemberian Benar Obat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Marinir Cilandak. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 2(3), 506–520.
Erna, N. K., & Dewi, N. L. P. T. (2020). Kepatuhan perawat dalam melakukan dokumentasi asuhan keperawatan. Holistic Nursing and Health Science, 3(1), 17-23.
Fasari, K., Diel, M. M., & Yuli, A. N. (2024). Kepatuhan Perawat dalam Menjalankan SPO Pemberian Obat ke Pasien dengan Penerapan Resosialisasi SPO Menggunakan Metode Komunikasi Efektif di RS. A Tangerang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2).
Fikriansyah, D., Sembiring, E. C., Sugiarto, S., & Juartika, W. (2025). Motivasi dan Efikasi Diri: Peran Manajemen Waktu dalam Meningkatkan Kinerja Perawat. Journal of Telenursing (JOTING), 7(2), 279–287.
Haloho, M. (2025). Hubungan Self Efficacy Dengan Pelaksanaan Prinsip 7 Benar Pemberian Terapi Oral Di Ruang Rawat Inap Dan Igd Di Sebuah Rumah Sakit Swasta Lampung Tahun 2024 (Doctoral dissertation, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta).
Lianto, L. (2019). Self-Efficacy: A Brief Literature Review. Jurnal Manajemen Motivasi, 15(2), 55–61.
Machelia, S., Nursery, C., & Chrismilasari, L. A. (2024). Pentingnya Menjamin Penerapan Prinsip “Enam Benar” Pemberian Obat Guna Meningkatkan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit. Jurnal Pengabdian Kampus, 11(2), 177–182.
Mauliana, M., Jannah, N., Putra, A., & Yusuf, M. (2025). Gambaran Penerapan Prinsip Tujuh Benar Pemberian Obat di Rumah Sakit. Banda Nursing Journal, 2(1), 21-28.
Melinda, T., Purwadhi, P., & Kusnadi, D. (2024). Analisis Pelaksanaan Ketepatan Identifikasi Pasien Berdasarkan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Medika Djaya, Pontianak. Journal Of Social Science Research, 4(6), 8313–8330.
Nisa, K., Putra, A., Yusuf, M., Mayasari, P., & Maurissa, A. (2024). Pengetahuan dan Penerapan SOP Pemberian Obat High Alert oleh Perawat. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6), 2939–2944.
Novrianto, R., Marettih, A. K. E., & Wahyudi, H. (2019). Validitas Konstruk Instrumen General Self Efficacy Scale Versi Indonesia. Jurnal Psikologi, 1(15), 1–9.
Nursery, S. M. C., & Chrismilasari, L. A. (2024). Analisis Pengaruh Jenjang Karir dan Karakteristik Perawat terhadap Penerapan Prinsip 6 Benar Pemberian Obat Secara Intravena di Ruang Inap Rumah Sakit Swasta Kota Banjarmasin. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 9(1), 76–84.
Nuryani, E., Dwiantoro, L., & Nurmalia, D. (2021). Faktor-faktor yang meningkatkan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat. Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 4(1), 50–57.
Olii W., F., Syukur B., S., & Harismayanti, H. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Prinsip Enam Benar Pemberian Obat di Ruang Bedah dan di Ruang Interna RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(2), 68–79.
Permata, W., Ayudytha, A. U., & Ardeny, A. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Self Effcacy Perawat dalam Pencegahan Pasien Jatuh di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center. Jurnal Inovasi Kesehatan Terkini, 6(3), 11–20.
Pujianto, E., Sutrisno, S., & Putra, A. F. (2023). Hubungan Pengetahuan Perawat tentang Keselamatan Pasien dengan Kepatuhan Identifikasi Pasien dan Penerapan Prinsip Benar Pemberian Obat pada Pasien di RSJD Surakarta. Jurnal Usahid Solo, 3, 41–55.
Purnamasari, E. R. W., Afrina, R., Rizal, A., Novianti, N., & Ervina, E. (2024). Evaluating nurses’ adherence to the seven rights of medication administration in an Indonesian hospital: A cross-sectional study. Journal of Healthcare Administration, 3(2), 166–175.
Rahayu, S., & Fajarini, M. (2020). Edukasi, Pelatihan Evidence-Based Practice In Nursing, dan Evaluasi Pelaksanaan 7 (Tujuh) Benar Pemberian Obat. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 2(1), 44.
Rahmasari, F. F., & Budiyani, K. (2024). Hubungan Efikasi Diri untuk Melakukan Hand Hygiene dengan Kepatuhan Melakukan Hand Hygiene pada Perawat di Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional, 416–427.
Rusdianto, F., Ahmil, A., & Rahman, A. (2025). Hubungan Pengetahuan Perawat tentang Pemberian Obat Intravena dengan Penerapan Prinsip 7 Benar di Ruang Rawat Inap RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2),
Setiyono, E. B. (2019). Hubungan Self Efficacy dengan Tingkat Kepatuhan Five Moments Hand Hygiene Perawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.
Shanty, I. P. W., Uktutias, S. A. M., & Muhadi, M. (2020). Hubungan Karakteristik Perawat dan Self-Efficacy Terhadap Kepatuhan Hand Hygiene Perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Jiwa Menur. Indonesian Journal of Hospital Administration, 8(1), 61–67.
Sulekale, A., & Fridayanti, A. N. W. (2023). Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Penerapan Prinsip Tujuh Benar Pemberian Obat Di Rumah Sakit Santa Anna Kendari (Doctoral dissertation, STIK Stella Maris Makassar).
Suryani, C., Masitoh, R., & Imallah, R. N. (2020). Hubungan Motivasi Kepala Ruang Dengan Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Prinsip 7 Benar Pemberian Obat Di Rs PKU Muhammadiyah Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).
Tuloli, T. S., Rasdianah, N., Makkulawu, A., Papeo, D. R. P., & Datau, M. (2022). Gambaran Penggunaan Obat Off-Label Pada Pasien Pediatrik Rawat Inap di Rumah Sakit. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 2(2), 130–142.
UU RI No 17. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.
Wahyuni, U., Andhini, C. S. D., & Supratini, S. (2022). Hubungan Pelaksanaan Prinsip Pemberian Obat dengan Kejadian Nyaris Cedera (KNC) pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon. Jurnal Keperawatan Cikini, 3(2), 84–93.
World Health Organization. (2021). Keselamatan Pasien. Diakses dari: https://www.who.int/teams/integrated-health-services/patient-safety/policy/global-patient-safety-action-plan
World Health Organization. (2023). Global Patient Safety Action Plan 2021-2030: Towards Eliminating Avoidable Harm in Health Care. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/patient-safety
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Frida Chairunnisa Aulia, Rosiana Nur Imallah, Noor Ariyani Rokhmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







