Studi korelasi tingkat pengetahuan kesehatan dan gaya hidup sehat remaja

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i5.2783

Authors

  • Anisa Eka Saputri Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Zubaida Rohmawati Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Yuli Isnaeni Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Gaya Hidup Sehat Pengetahuan Kesehatan Remaja

Abstract

Background: Adolescents are a vulnerable age group prone to developing unhealthy lifestyles that can continue into adulthood and increase the risk of non-communicable diseases.

Purpose: This study aims to determine the relationship between health knowledge levels and healthy lifestyles among adolescents.

Method: This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 75 respondents from grades X and XI at MAN 3 Kulon Progo, who were selected using cluster random sampling and randomized using a spinner application. The research instruments were questionnaires on health knowledge and healthy lifestyles, which had been tested for validity and reliability. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis with Kendall's Tau test.

Results: Most respondents had good health knowledge (82.7%) and good healthy lifestyle (58.7%). The Kendall's Tau test showed a p-value of 0.307>0.05 with a correlation coefficient of 0.118, indicating no significant relationship between the two variables.

Conclusion: The results of this study indicate no significant relationship between health knowledge and healthy lifestyle behaviors among adolescents. This finding suggests that having good knowledge does not necessarily lead to consistent healthy behaviors.

 

Keywords: Adolescents; Health Knowledge; Healthy Lifestyle.

 

Pendahuluan: Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perkembangan gaya hidup tidak sehat yang dapat berlanjut hingga dewasa dan meningkatkan risiko penyakit tidak menular (PTM).

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan dengan gaya hidup sehat pada remaja.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 responden siswa kelas X dan XI MAN 3 Kulon Progo yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling dan diacak menggunakan aplikasi spinner. Instrumen penelitian berupa kuesioner tingkat pengetahuan kesehatan dan kuesioner gaya hidup sehat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Kendall’s Tau.

Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kesehatan kategori baik (82.7%) dan gaya hidup sehat kategori baik (58.7%). Hasil uji Kendall’s Tau menunjukkan nilai p value sebesar 0.307>0.05 dengan koefisien korelasi sebesar 0.118 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel.

Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan dan perilaku gaya hidup sehat di kalangan remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa memiliki pengetahuan yang baik tidak selalu mengarah pada perilaku sehat yang konsisten.

 

Kata Kunci: Gaya Hidup Sehat; Pengetahuan Kesehatan; Remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajhuri, K. (2019). Psikologi Perkembangan (Lukman. Yogyakarta: Media Pustaka.

Amelia, W. S., & Harto, T. (2025). The correlation of knowledge and attitude on clean and healthy living practices in junior high school adolescents: A cross-sectional study. Lentera Perawat, 6(4), 739-749.

Dinas Kesehatan DIY. (2023). Profil Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2023. Diakses dari: https://dinkes.jogjaprov.go.id/litkes/index?sort=-id_file

Dluhos-Sebesto, C., Jethwa, T. E., Bertasi, T. G., Bertasi, R. A., Nishi, L. Y. M., Pantin, S. A. L., & Pujalte, G. G. (2021). Women's health information survey: Common health concerns and trusted sources of health information among different populations of female patients. Women's Health Reports, 2(1), whr-2020.

Fadilah, A. N., Surani, E., & Susiloningtyas, I. (2024). Hubungan Pengetahuan Remaja Terhadap Kehamilan Remaja. Jurnal Kesehatan Tambusai,[online], 5(3), 6368-6378.

Ghanim, M., Al-Othman, N., Rabayaa, M., & Alqaraleh, M. (2021). Gender differences in health-promoting behaviors and psychological well-being of Palestinian medical students based on the HPLP II. Palestinian Medical and Pharmaceutical Journal (Pal. Med. Pharm. J.), 7(2), None-None.

Handayani, R., & Surya, E. P. A. (2024). Transformasi Sosial Di Era Digital: Pengaruh Teman Sebaya Dan Media Sosial Terhadap Perilaku Remaja. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS), 4(5), 1373–1377.

Herawati, W. H., & Asyfiradayati, R. (2025). Relationship between level of knowledge and clean and healthy living behavior (PHBS) among students at SMA N 3 Salatiga. Jurnal Kesmas Dan Gizi (JKG), 8(1), 734-741.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Kulon Progo. Diakses dari: https://eplanning-ditjennakes.kemkes.go.id/indikator/user/rasio_sdgs/PROV/prov/34/kab/3401

Khanal, S. P., Budhathoki, C. B., & Okan, O. (2025). Effectiveness of a school-based health literacy intervention in improving adolescent health literacy and the intention to take health-promoting actions. BMC Public Health, 25(1), 3551.

Nugroho, A. S., & Haritanto, W. (2022). Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan statistika:(Teori, Implementasi & Praktik dengan SPSS). Penerbit Andi.

Pratiwi, A., Rohmawati, Z., & Isnaeni, Y. (2025). Hubungan pengetahuan dan perilaku kebersihan gigi dan mulut terhadap kejadian karies gigi pada anak kelas 3 – 4 SD Negeri Tinom The relationship between knowledge and dental hygiene behavior on the incidence of dental caries in 3 rd and 4 th grade student. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 3, 275–282.

Susanti, R., & Fatimah, O. Z. S. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap remaja terhadap perilaku beresiko. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 15(01), 88–93.

Syesharini, R. A., Putri, Z. M., & Ananda, Y. (2020). Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Kesehatan Medika Saintika. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11(2), 253–257.

Tennfjord, M. K., Bell, A. R., & Eg, R. (2025). How social media influences the self-image and body image among female and male adolescents. PLoS One, 20(11), e0334657.

World Heatlh Organization. (2020). Adolescent health. World Health Organization. diakses dari: https://www.who.int/health-topics/adolescent-health

World Heatlh Organization. (2023). Noncommunicable diseases. World Health Organization. diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases

Widayati, A., Fenty, F., Linawati, Y., & Christasani, P. D. (2020). Pengetahuan dan Profil Gaya Hidup Sehat pada Orang Dewasa di Pedesaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 9(2), 118.

Zakiyyah, Z., Wardiyanto, Y., & Dwi Priatna, H. M. (2025). Polarisasi Gaya Hidup Remaja dalam Perilaku Aktifitas Fisik dan Pola Makan. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 13(1), 123–131.

Downloads

Published

2026-05-13