Edukasi kesehatan meningkatkan kemandirian keluarga dalam manajemen kesehatan terkait menarche
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i4.2647
Dukungan Keluarga Edukasi Kesehatan Keluarga Kesehatan Reproduksi Remaja Kemandirian Keluarga Menarche
Abstract
Background: Menarche is a significant milestone in early puberty, bringing biological, psychological, and social changes to individuals and families. Young adolescents and families who lack adequate information about the menarche process often experience anxiety, confusion, and inappropriate health management practices.
Purpose: To provide family nursing care focused on young adolescents experiencing menarche.
Method: A case study using a family nursing process approach, including assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Data were collected through interviews, observations, and physical examinations. Interventions included education about menarche, menstrual health management, and common menstrual problems such as dysmenorrhea. Non-pharmacological pain management techniques such as deep breathing relaxation, warm compresses, and dysmenorrhea exercises were also provided.
Results: Family independence plays a crucial role in adolescent girls' readiness for menarche. Increased family independence is characterized by increased knowledge about menstruation and menarche, open communication between parents and children, and emotional and informative support provided by families to young women.
Conclusion: Comprehensive, family-based, and participatory educational interventions at home were successful in increasing the independence of Mrs. W's family in managing health related to menarche in An. N.
Keywords: Adolescent Reproductive Health; Family Health Education; Family Independence; Family Support; Menarche.
Pendahuluan: Menarche adalah salah satu fitur penting dalam fase pubertas awal yang membawa perubahan biologis, psikologis, dan sosial bagi individu dan keluarga. Remaja awal dan keluarga yang belum mendapat informasi yang memadai tentang proses menarche sering mengalami kecemasan, kebingungan, dan praktik manajemen kesehatan yang tidak tepat.
Tujuan: untuk memberikan asuhan keperawatan keluarga dengan fokus pada remaja awal yang mengalami menarche.
Metode: Studi kasus melalui pendekatan terhadap proses keperawatan keluarga meliputi penilaian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Intervensi meliputi edukasi tentang menarche, manajemen kesehatan menstruasi dan edukasi masalah yang sering dialami selama menstruasi seperti dismenore serta teknik manajemen nyeri non-farmakologis seperti relaksasi pernapasan dalam, kompres hangat, dan senam dismenore
Hasil: Kemandirian keluarga berperan penting dalam kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Peningkatan kemandirian keluarga ditandai dengan peningkatan pengetahuan tentang menstruasi dan menarche, komunikasi terbuka antara orang tua dan anak-anak, dan dukungan emosional dan informatif yang diberikan keluarga kepada wanita muda.
Simpulan: Intervensi edukatif yang komprehensif, berbasis keluarga, dan dilaksanakan secara partisipatif di rumah berhasil meningkatkan kemandirian Keluarga Ny. W dalam mengelola kesehatan terkait menarche pada An. N.
Kata Kunci: Dukungan Keluarga; Edukasi Kesehatan Keluarga; Kesehatan Reproduksi Remaja; Kemandirian Keluarga; Menarche.
Downloads
References
Dwi, W., R. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Keberhasilan Studi Mahasiswa Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung Semarang (UNISSULA) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Effendy, K. V., & Sari, S. M. (2023). The Effect of Giving Emprit Ginger Boiled Water on Reducing Menstrual Pain in Adolescent Girls Aged 15-18 Years. Jurnal Midpro, 15(01), 36-42.
Fazira, E., I’tishom, R., & Amalia, R. B. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi terhadap Kesiapan Menarche pada Remaja Putri Awal. EMBRIO: Jurnal Kebidanan, 14(1), 9–15.
Hanan, W., Dwianto, I., & Sugarni, M. (2025). Edukasi Menstruasi Dalam Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari, 3(2), 1-10.
Hapsari, P., Fadilah, L. N., Resmana, R., & Cahyaningsih, H. (2025). Dukungan Keluarga Meningkatkan Sikap Remaja Dalam Menghadapi Menarche. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 17(1), 12–19.
Kumalasari, I., Khasanah, D. U., & Jaya, H. (2025). Penerapan Latihan Stretching Abdominal sebagai Upaya Non-Farmakologis Mengurangi Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri. Fundamentum: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3(2), 29–37.
Kurnia, N. D., & Ani, F. W. N. (2025). Edukasi Kesehatan Berbasis Komunitas melalui Pemeriksaan Fisik dan Mental Dasar di Desa Jatirejo. Master Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 52-62.
Mardafila, J., Patonah, N., Al-Jannah, M. N., & Arisanti, I. (2025). Psikoedukasi Pubertas sebagai Upaya Penguatan Pemahaman Diri dan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Awal di Yayasan Peduli Anak. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 8(3), 459-463.
Notoatmodjo, S. (2020). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Purwanti, D. A., & Agfiany, S. R. (2024). Penggunaan Media Poster terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Kecamatan Pengkadan. ASPIRASI: Publikasi Hasil Pengabdian Dan Kegiatan Masyarakat, 2(5), 91–98.
Salsabiila, A., Ramadani, A. A., & Fasa, V. A. (2023). Peran dukungan orang tua terhadap anak yang mengalami menstruasi pertama. Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 2(5).
Saputro, H., & Ramadhani, C. M. (2021). Peran orang tua dengan sikap remaja putri menghadapi menarche. Journal for Quality in Women's Health, 4(1), 21-34.
Sari, K., Agustina, A., Nivi, G., & Wonggo, S. (2023). Literatur Review Penatalaksanaan Non-Farmakologis Dismenore pada Remaja Putri. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 2(2), 1114–1128.
Sari, M. T., Putri, M. E., & Daryanto, D. (2023). Pendekatan Persaga (Perawat Sahabat Keluarga) untuk Meningkatkan Kemandirian pada Keluarga Binaan di Kelurahan Legok. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 5(2), 420–427.
Sitohang, N. A., & Adella, C. A. (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa SMP Dharma Pancasila Tentang Manajemen Kesehatan Menstruasi. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 4(2), 126–130.
Sripatni, J. N., Andriyani, A., & Anoluthfa, A. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kesiapan Menarche Siswi Kelas V Dan Vi Di Sekolah Dasar Negeri 1 Konda. Journal Pelita Sains Kesehatan, 3(3), 1–6.
Stuart, C. A., South, M. A., Lee, M. L., McCurry, M. P., Howell, M. E., Ramsey, M. W., & Stone, M. H. (2013). Insulin responsiveness in metabolic syndrome after eight weeks of cycle training. Medicine and science in sports and exercise, 45(11), 2021.
Suminar, I. T., & Anisa, D. N. (2020). Pengaruh Pendidikan Teman Sebaya (Peer Education) Kesehatan Menstruasi Terhadap Kesiapan Siswi Sd Menghadapi Menstruasi Awal. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 132-141.
Winarni, L. M., Utami, S. R., Pratiwi, A., & Suarsih, A. (2024). Hubungan Dukungan Orang Tua Dan Sikap Remaja Putri Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi SDN. JMM (Journal of Midwifery Madani), 1(2), 56–61.
Wirawati, N. D. (2025). Asuhan Keperawatan Keluarga: Pendekatan Komprehensif untuk Praktik Klinis. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Esti Asih Mardiana, Agustina Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







