Hubungan perilaku pemakaian pembalut dengan kejadian fluor albus santriwati
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i4.2620
Fluor Albus Pemakaian Pembalut Santriwati
Abstract
Background: The prevalence of vaginal discharge (fluor albus) in adolescent girls remains high and is a reproductive health issue that requires attention. Preliminary studies indicate a tendency for sanitary napkin use to be inconsistent with hygiene principles during menstruation, which is accompanied by the appearance of symptoms of vaginal discharge (fluor albus).
Purpose: To determine the relationship between sanitary napkin use and the incidence of vaginal discharge (fluor albus) in female students.
Method: This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The sampling technique used purposive sampling, with a sample size of 85 female students. A questionnaire was used to measure sanitary napkin use and the incidence of vaginal discharge (fluor albus). Data were analyzed bivariately using the Fisher's Exact test and contingency coefficient.
Results: The study showed that the majority of respondents (43 respondents) used sanitary napkins correctly. Furthermore, 57 respondents (67.1%) experienced physiological vaginal discharge. Fisher's exact test showed a significant relationship between sanitary napkin usage behavior and the occurrence of fluor albus in female students, with a p-value of 0.000. The contingency coefficient test showed a moderate relationship between the two variables, with an r-value of 0.528 and a positive correlation.
Conclusion: Improper sanitary napkin usage behavior is directly related to an increased incidence of fluor albus.
Keywords: Female Adolecent Student; Fluor Albus; Sanitary Pad usage.
Pendahuluan: Kejadian fluor albus pada remaja putri masih menunjukkan prevalensi yang tinggi dan merupakan permasalahan kesehatan reproduksi yang perlu mendapat perhatian. Studi pendahuluan menunjukkan adanya kecenderungan perilaku pemakaian pembalut yang tidak sesuai dengan prinsip kebersihan selama menstruasi, yang disertai dengan munculnya gejala fluor albus.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara perilaku pemakaian pembalut dengan kejadian fluor albus pada santriwati.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 85 santriwati. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner untuk mengukur perilaku pemakaian pembalut serta kejadian fluor albus. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact dan koefiesien kontingensi.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memakai pembalut dengan cara yang benar, yaitu sebanyak 43 orang (50.6%). Selain itu, sebanyak 57 responden (67.1%) mengalami kejadian fluor albus fisiologis. Uji Fisher’s Exact Test menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkah laku penggunaan pembalut dengan terjadinya fluor albus pada santriwati dengan nilai p-value = 0.000. Hasil uji koefisien kontingensi menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel tergolong sedang, dengan nilai r sebesar 0.528 dan arah hubungan positif.
Simpulan: Perilaku pemakaian pembalut yang tidak tepat berhubungan langsung dengan peningkatan kejadian fluor albus.
Kata Kunci : Fluor Albus; Pemakaian Pembalut; Santriwati.
Downloads
References
1. Sukmawati O, Anisa DN, Handayani DS. Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Leukhorea (Keputihan ) Pada Remaja Putri Usia 13-19 Tahun : Literature Review. Pros Semin Nas Penelit dan Pengabdi Kpd Masy. 2024;2:659–68.
2. Sun Z, Ge X, Qiu B, Xiang Z, Jiang C, Wu J, et al. Vulvovaginal Candidiasis and Vaginal Microflora Interaction: Microflora Changes and Probiotic Therapy. Front Cell Infect Microbiol. 2023;13(1):1–7.
3. Utami L, Dani H, Warsinah W, Sulastina NA, Kirana Y. Hubungan Personal Hygiene Terhadap Keberadaan Jamur Candida Albicans Penyebab Gejala Keputihan Pada Urin Mahasiswi di Perguruan Tinggi XXXX Tahun 2024. Ranah Res J Multidiscip Res Dev [Internet]. 2024;6(4):1002–13. Available from: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
4. Putri, Nida, Nur A, Avianika, Kesya A, Kembara, Depriya M. Peran pancasila sebagai upaya membangun etika anak berkebutuhan khusus di masyarakat. GARUDA J Pendidik Kewarganegaraan dan Filsafat [Internet]. 2023;1(2):89–96. Available from: https://doi.org/10.59581/jpkf-widyakarya.v1i2.389
5. Trilisnawati D, Hari I, Devi M, Adi S. Etiology, Diagnosis, and Treatment of Leukorrhea. Biosci Med J Biomed Transl Res. 2021;5(6):571–90.
6. Kas SR, Ratnaningsih M. Determinan Keluhan Keputihan Pada Remaja Putri. J Ilm Kesehat Media Husada. 2023;12(1):120–7.
7. Mas Sri, Owildan Wisudawan B, Haslinah Ahmad. Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Pencegahan Keputihan (Fluor Albus) pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan. Media Publ Promosi Kesehat Indones. 2023;6(11):2325–32.
8. Pujiati WS. Hubungan Perilaku Personal Hygiene dengan Kejadian Flour Albus (Keputihan) Patologis Pada Remaja Awal. Institut Teknologi Sains dan Kesehatan; 2025.
9. WHO. Data Statistik Keputihan di Dunia. 2022;
10. Fransiska P, Turiyani. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputihan (Flour Albus) Pada Siswi Kelas XI. J ’Aisyiyah Med. 2024;9(2):153–65.
11. WHO. Data Keputihan di Indonesia. 2021;
12. Maysaroh S, Mariza A. Pengetahuan Tentang Keputihan Pada Remaja Putri. J Kebidanan. 2021;7(1):104–8.
13. Fitria Melina NM. GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEPUTIHAN DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YOGYAKARTA Fitria Melina 1 , Nensi Maria Ringringringulu 2. Sekol Tinggi Ilmu Kesehat Yogyakarta. 2021;12:1–12.
14. Hendriyenni P. Perilaku Penggunaan Pembalut dan Dampak Bahaya Penggunaan Jangka Waktu yang Lama Bagi Kesehatan Reproduksi. J Ilm Cerebra Med. 2024;5(2):1–7.
15. Achmad AD, Bambang P, Wittiarika DI. Jarang Ganti Pembalut Meningkatkan Risiko Infeksi Gentalia Selama Menstruasi. MAHESA J Malahayati Heal Student. 2024;4(8):3570–80.
16. Arifah SN, Wuriningsih AY, Distinarista H. Dominan Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Keputihan (Flour Albus) Pada Remaja. J Ilmu Farm dan Kesehat [Internet]. 2025;3(2):202–19. Available from: https://jurnall.stikes-ibnusina.ac.id/index.php/an-Najat
17. Puspo A, Rochmaedah S, Umamity S. Hubungan Personal Hygiene Saat Menstruasi dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Kelas X di SMA Negeri 3 Ambon. Med Lab J [Internet]. 2024;2(2):27–38. Available from: https://jurnal.stikeskesosi.ac.id/index.php/CaloryJournal
18. Vadilah Z. Narrative Review Hubungan Penggunaan Panty Liner Dengan Kejadian Keputihan [Internet]. Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Universitas ’Aisiyah Yogyakarta; 2020. Available from: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/biograph-i/article/view/23627
19. Purqoti DN, Ilham, Zaenal arifin, Baiq Rulli Fatmawati, Zuliardi, Siskha Maya Herlina. Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Santriwati Pondok Pesantren. LOSARI J Pengabdi Kpd Masy. 2022;4(2):77–81.
20. Amalia SH, Angraini DI, Mayasari D, Rukmi R, Perdani W, Kedokteran F, et al. Faktor-faktor yang Memengaruhi Menarche Dini pada Remaja Perempuan Factors Influencing Early Menarche in Adolescent Girls. J Medula. 2024;14:2236–48.
21. Darwis A, Nulandari Z, Rezmaniar R, Asmin N. Information About Preventing Abnormal White (Flour Albus) In Adolescent Females: Literature Review. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) [Internet]. 2024;10(7):722–34. Available from: http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan
22. Aurellia L, Nainggolan J. Use Of Panty Liner As A Risk Factor The Occurration Of Abnormal Vaginal Discharge. Medicinus. 2021;9(1):27.
23. Nugrahmi MA, Mariyona K, Sari AP, Nusantri PH, Yanti RS, Muhammadiyah U, et al. Edukasi Pendidikan Keputihan Pada Remaja Putri. J Hum Educ [Internet]. 2024;4(6):575–8. Available from: https://jahe.or.id/index.php/jahe/index%0AEdukasi
24. Mayasari W, Taribuka N, Zubaedah Z, Warhangan H. Penggunaan Jenis Pembalut Berhubungan dengan Kejadian Keputihan. J Kebidanan Malakbi [Internet]. 2021;2(1):26–9. Available from: http://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id/index.php/b
25. Arianti S, Hairina Y. Kemandirian Antara Santriwati Mukim dan Santriwati Non Mukim di Pondok Pesantren Al-Falah Puteri. J Al-Husna. 2022;3(2):92–100.
26. Notoadmotjho S. Ilmu Perilaku Kesehatan [Internet]. Jakarta: Rineka Cipta; 2010. 174 p. Available from: http://opac.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php?p=show_detail&id=557
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Charlie Fatria Izha Maharani, Dwi Sri Handayani, Sarwinanti Sarwinanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







