Faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja bagian proses produksi

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i3.2599

Authors

  • Erika Vernanda Br Lbn Toruan Universitas Jambi
  • Budi Aswin Universitas Jambi
  • Kasyani Kasyani Universitas Jambi
  • Rd. Halim Universitas Jambi

Kecelakaan Kerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tindakan Tidak Aman

Abstract

Background: Occupational accidents remain a serious problem in the industrial sector, particularly in the rubber processing industry, which is characterized by high-risk production processes. Most accidents are caused by unsafe actions performed by workers.

Purpose: To analyze the factors associated with unsafe actions among workers in the production process unit.

Method: This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The research was conducted among production process workers at PT X Jambi in 2025. A total of 53 workers were selected using a quota sampling technique. Data were collected through questionnaires and observation, then analyzed using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test.

Results: This study found that approximately 39.6% of workers engaged in unsafe acts. This study found a significant relationship between knowledge (with a p-value of 0.000), the use of personal protective equipment (p-value of 0.002), and occupational safety and health (K3) supervision (p-value of 0.020) with these unsafe behaviors among workers. Furthermore, length of service (p-value of 1.000) and K3 training (p-value of 1.000) did not show a significant relationship with unsafe acts among workers in the production process.

Conclusion: There is a relationship between knowledge, use of PPE, and supervision with unsafe actions among workers. Meanwhile, there is no relationship between work period and training.

 

Keywords: Occupational Accidents; Occupational Safety And Health; Unsafe Action.

 

Pendahuluan: Kecelakaan kerja masih menjadi masalah serius di sektor industri, terutama pada industri pengolahan karet yang berisiko tinggi. Mayoritas kecelakaan kerja terjadi tindakan tidak aman (unsafe action) yang dilakukan pekerja.

Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja bagian proses produksi.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 53 pekerja yang dipilih lewat teknik quota sampling. Data diperoleh dari kuesioner dan pengamatan langsung, lalu diolah dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.

Hasil: Menunjukkan bahwa sekitar 39.6% pekerja ternyata melakukan tindakan yang tidak aman. Penelitian ini menemukan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (dengan nilai p=0.000), pemakaian alat pelindung diri (p=0.002), serta pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 (p=0,020) dengan perilaku tidak aman tersebut pada pekerja. Selain itu, masa kerja (p=1.000) dan pelatihan K3 (p=1.000) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tindakan tidak aman di kalangan pekerja bagian proses produksi.

Simpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan, penggunaan apd, dan pengawasan dengan unsafe action pada pekerja. Sedangkan untuk masa kerja dan pelatihan tidak tidak terdapat memiliki hubungan.

 

Kata Kunci: Kecelakaan Kerja; Keselamatan dan Kesehatan Kerja; Tindakan Tidak Aman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, N., Sumiaty, S., & Nur, U., M. (2022). Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Pekerja Di Pt Fks Multi Agro. Window of Public Health Journal 3(6): 1013–22.

Aprilianti, A., & Hasan, C. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) pada Tenaga Kerja di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar. Window of Public Health Journal, 3(1), 70-81.

Chairani, A., Hartono, H., & Siregar, S. D. (2025). Examining safety knowledge and attitudinal factors related to unsafe conduct among lathe operators. Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima, 4(2), 307-312.

Damayanti, E. F., & Wahyuningsih, A. S. (2023). Determinants of Unsafe Actions in Construction Workers of Hospital X Project in Semarang City. Indonesian Journal of Conservation, 12(2), 173-183.

EQUIPMENT, C. B. O. P. P. (2018). Faktor perilaku kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT X. Jurnal Promkes, 6(1), 1-11.

Fachrin, S. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman pada Pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar. Window of Public Health Journal.

Fauzi, R. P., Pinogoro, G. B., & Chahyadhi, B. (2024). Hubungan Pengetahuan K3 dan Pengawasan Terhadap Unsafe Action Pekerja Konstruksi PT X. Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health, 9(1), 89-105.

Hasanah, D. T., Ramdan, I. M., Hardianti, D. N., & Lestari, I. A. I. D. (2024). Examining the impact of knowledge, supervision, and work fatigue on unsafe actions among warehouse workers. Jurnal Penelitian, 21(1), 1-8.

Hasibuan, A., Purba, B., Marzuki, I., Mahyuddin, M., Sianturi, E., Armus, R., & Jamaludin, J. (2020). Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Heza, A. M. (2025). Hubungan Faktor Predisposisi Pekerja dan Kepatuhan Penggunaan APD Terhadap Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) pada Tenaga Kerja Bagian RAM PT. XYZ Jambi (Doctoral dissertation, Universitas Jambi).

International Labour Organization. (2023). Safety and Health at Work (ILOSTAT). diakses dari: https://ilostat.ilo.org/topics/safety-and-health-at-work/

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2024). Klaim Kecelakaan Kerja Tahun 2024. Satudata Kemnaker. diakses dari: https://data.go.id/dataset/dataset/klaim-kecelakaan-kerja-tahun-20241

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2024). Kasus Kecelakaan Kerja Tahun 2024. Satudata Kemnaker. diakses dari: https://satudata.kemnaker.go.id/data/kumpulan-data/2447

Nafisa, G. S., & Lubis, S. R. H. (2023). Hubungan Iklim Keselamatan Dengan Perilaku Selamat Pada Pekerja. Journal of Religion and Public Health, 5(2), 92-103.

Parmasari, D. H., Rubai, W. L., & Isnubroto, D. (2025). Analysis Of Factors Related To Safe Behavior Of Workers (Cross-Sectional Study: Construction Project Building X, Purwokerto). The Indonesian Journal of Public Health, 20(2), 288.

Ramadhany, F. A., & Pristya, T. Y. R. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak selamat (unsafe act) pada pekerja di bagian produksi PT Lestari Banten Energi. JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 11(2), 199-205.

Risana, N. E., Mahmud, N. U., & Nurlinda, A. (2022). Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Tenaga Medis Selama Pandemi Covid-19 Di Rumah Sakit Haji Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 3(3), 480-487.

Saragih, T., Ramadani, K., Hasanah, N., & Anggraini, Y. (2023). Hubungan Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja: Kajian Literatur. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 1781-1788.

Suma’mur, P. K. M. (2018). Higiene Perusahaan Dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Sagung Seto.

Yusfita, E. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan unsafe action pada pekerja bagian produksi pt batanghari barisan tahun 2021. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol, 3(01).

Downloads

Published

2026-03-27