Gambaran jenis-jenis penyakit penglihatan mata pada lansia di dusun kembang

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i3.2557

Authors

  • Joko Sulistyo Polteknik Kesehatan Ummi Khasanah
  • Sekar Kumalasari Politeknik Kesehatan Ummi Khasanah

Glukoma Katarak Myopia Presbiopia

Abstract

Background: Vision disorders in the elderly generally include myopia, presbyopia, glaucoma, and cataracts, Advanced age causes decreased vision. Decreased vision and visual function that are considered normal with the aging process include reduced vision physiology, decreased eye ability to read and color vision.

Purpose: To determine the types of eye diseases experienced by the elderly.

Method: This research uses a descriptive quantitative method using a cross-sectional design, involving 93 respondents..

Results: Frequency distribution data shows that the gender of respondents is dominated by women with 63 (67.7%) respondents. Based on the age of respondents, the most age range is 51-60 years with 36 (38.71%) respondents. Eye diseases in the elderly are the highest experiencing myopia with 40 (43.3%) respondents, presbyopia with 28 (30.1%) respondents, glaucoma with 14 (15.1%) respondents and those experiencing cataracts with 11 (11.8%) respondents. However, of the elderly experiencing these diseases who use glasses, only 24 (25.8%) respondents.

Conclusion: The study concluded that the elderly in Kembang Hamlet experienced various eye diseases such as presbyopia, myopia, cataracts and glaucoma, but only 25.8% used eyeglasses as visual aids.

 

Keywords: Cataract; Glaucoma; Myopia; Presbyopia.

 

Pendahuluan: Penyakit penglihatan pada lansia pada umumnya meliputi myopia, presbiopia, glaukoma, dan katarak. Usia lanjut menyebabkan penurunan penglihatan. Penurunan penglihatan dan fungsi penglihatan yang dianggap normal seiring proses penuaan termasuk fisiologi penglihatan yang berkurang, penurunan kemampuan mata untuk membaca dan penglihatan warna.

Tujuan: Untuk mengetahui gambaran jenis-jenis penyakit mata yang dialami lansia.

Metode: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 93 responden.

Hasil: Data distribusi frekuensi menunjukkan jenis kelamin responden di dominasi perempuan sebanyak 63 (67.7%) responden. Berdasarkan usia responden, rentang usia terbanyak yaitu 51-60 tahun sebanyak 36 (38.71%) responden. Penyakit mata pada lansia yaitu tertinggi mengalami myopia sebanyak 40 (43.3%) responden, presbiopia sebanyak 28 (30.1%) responden, Glukoma sebanyak 14 (15.1%) responden dan yang mengalami katarak sebanyak 11 (11.8%) responden. Namun dari lansia mengalami penyakit tersebut yang menggunakan kacamata hanya 24 (25.8%) responden.

Simpulan: Lansia di dusun Kembang mengalami berbagai penyakit mata seperti presbiopia, myiopia, katarak dan glukoma namun yang menggunakan alat bantu penglihatan kacamata hanya 25.8% saja.

 

Kata Kunci: Glukoma; Katarak; Myopia; Presbiopia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, E., Putri, N. N. G., Fatrullah, S. P., Jauhari, P. J., & Wulandari, H. (2022). Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Umum, Mata, serta Jiwa pada Lansia di Panti Sosial Lanjut Usia Mandalika. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(4), 468-473.

Apriani, M., & Asih, N. P. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian katarak pada lansia. Journal of Health Science, 1(1), 6-13.

Ayaki, M., Hanyuda, A., & Negishi, K. (2026). Presbyopia and associated factors specific to age groups. Clinical and Experimental Optometry, 109(1), 47-52.

Burch, B. F., Gu, J., Betz, G., Huang, C. M., McPherson, R., Ryan, A. S., & Resnick, B. (2025). Smart Glasses for Older Adults With Cognitive Impairment: A Scoping Review. Journal of the American Medical Directors Association, 26(11), 105831.

Hasan, R., Ashan, H., Amelia, A. A. Y., & Triola, S. (2022). Profil Pasien Glaukoma pada Lansia di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Padang Eye Center Tahun 2021. Scientific Journal, 1(5), 356-364.

Hasbiani, H. (2022). Peran pekerja sosial dalam meningkatkan kebermaknaan hidup lansia di Panti Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB’. UIN Mataram.

Indawaty, S. N., Ningsih, E. A., & Purwoko, M. (2020). Gambaran Penyakit Mata Yang Menyertai Penyakit Diabetes Mellitus Tipe II Pada Lansia. Syifa’MEDIKA: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 10(2), 135-140.

Kaufman, P. L., Drecoll, E. L., & Croft, M. A. (2019). Presbyopia and glaucoma: two diseases, one pathophysiology? The 2017 Friedenwald lecture. Investigative ophthalmology & visual science, 60(5), 1801-1812.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Katarak Penyebab Utama Kebutaan di Indonesia. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/katarak-penyebab-utama-kebutaan-indonesia

Kumar, K., Verkicharla, P. K., Kammari, P., & Das, A. V. (2020). Myopia progression varies with age and severity of myopia. Plos one, 15(11), e0241759.

Ma, Q., Chen, M., Li, D., Zhou, R., Du, Y., Yin, S., & Qiu, K. (2022). Potential productivity loss from uncorrected and under-corrected presbyopia in low-and middle-income countries: a life table modeling study. Frontiers in public health, 10, 983423.

Milataka, I., Badriah, D. L., Iswarawanti, D. N., & Sugianto, A. (2025). Determinan yang berhubungan dengan kejadian myopia pada pelajar sekolah dasar di SDN 1 Cikalang Kota Tasikmalaya 2024. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi, 25(2), 110-119.

Munadar, A., & Khairani, K. (2016). Gambaran Penglihatan Lanjut Usia Di Unit Pelaksana Teknis Dinas Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 1(1).

Noel, A., Brennan, N. A., Cheng, X., & Bullimore, M. A. (2024). Adult myopia progression. Investigative ophthalmology & visual science, 65(13), 49-49.

Nuvida, L. O. (2024). Presbiopia Dini: Mata Menua Sebelum Waktunya. Jurnal Optometri Indonesia, 14-18.

Rahmawati, I. (2020). Hubungan Katarak Dengan Tingkat Kemandirian Lansia Di Balai Pelayanan Dan Penyantunan Lanjut Usia (BPPLU) Provinsi Bengkulu. Jurnal Ners Lentera, 8(1), 17-24.

Retnosari, P. A. (2024). HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJADIAN KATARAK SENILIS Studi Observasional di Sultan Agung Eye Center (SEC) RSI Sultan Agung Semarang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Royani, A. & Kusumajaya, H. A. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Katarak Pada Lansia Di Poli Mata. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6, 1-10.

Salsabilah, D. I., Safira, M. D., Chairi, A., & Apriliani, D. (2022). Permasalahan Lansia Terkait Gangguan Penglihatan. CONS-IEDU, 2(1), 278-293.

Sirait, S. N., Juanarta, P., Musa, I. R., Satari, K., & Hutabarat, J. S. T. (2024). Akar Masalah Gangguan Penglihatan: Menelusuri Kelainan Refraksi yang Tidak Terkoreksi. Oftalmologi Jurnal Kesehatan Mata Indonesia, 6(3), 124-131.

Sriyanti, N., Rini, M., & Ratnaningsih, N. (2023). Karakteristik Penderita Kelainan Refraksi Dan Presbiopia Yang Terjaring Program Pemeriksaan Mata Berbasis Komunitas. Oftalmologi Jurnal Kesehatan Mata Indonesia, 5(2), 1-1.

Suparti, S. (2023). Analisis Fenomena Penurunan Tajam Pengelihatan Pasien Rawat Jalan Dengan Pemeriksaan Subyektif. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis Dan Informatika Kesehatan, 13(2), 90-95.

Swenor, B. K., Lee, M. J., Varadaraj, V., Whitson, H. E., & Ramulu, P. Y. (2020). Aging With Vision Loss : A Framework for Assessing the Impact of Visual Impairment on Older Adults. 60(6), 989–995.

Thiantoro, B. A. C., Turana, Y., & Handajani, Y. S. (2023). Hubungan Gangguan Penglihatan dan Faktor Lain Dengan Fungsi Kognitif Pada Lansia di Indonesia. Majalah Kedokteran Neurosains Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, 39(4), 140-144.

Usman, L., Sajid, A., Afzal, S., Mahnoor, M., Naseem, S., & Batool, A. (2025). Effects of Refractive Correction on Quality of Life in Elderly People. The Healer Journal of Physiotherapy anda Rehabilitation Sciences volume 5 (3), page 18 – 23.

Wahyudi, D. (2019). Hubungan Usia Akomodasi dengan Kelainan Refraksi Myopia di Rumah Sakit WB Semarang. Jurnal ilmu dan teknologi kesehatan, 10(1).

Wakanno, J. W. S., Tamtelahitu, C., & Tamalsir, D. (2025). Proporsi dan Karakteristik Pasien Glaukoma di Klinik Mata Utama Maluku. Oftalmologi Jurnal Kesehatan Mata Indonesia, 7(2), 68-74..

Wakanno, J. W. S. (2025). Proporsi dan Karakteristik Pasien Glaukoma di Klinik Utama Maluku. Jurnal Kesehatan Mata Indonesia, 7(2), 68–74.

Wolffsohn, J. S., Davies, L. N., & Sheppard, A. L. (2023). New insights in presbyopia: impact of correction strategies. BMJ open Ophthalmology, 8(1).

Wolffsohn, J. S., & Davies, L. N. (2019). Presbyopia: effectiveness of correction strategies. Progress in retinal and eye research, 68, 124-143.

World Health Organization. (2023). Blindness and vision impairment. Diakses dari: https://www.who.int/en/news-room/fact-heets/detail/blindness-and-visual-impairment

Xu, R., Zhong, P., Jan, C., Song, Y., Xiong, X., Luo, D., Dong, Y., Ma, J., & Stafford, R. S. (2022). Sex Disparity in Myopia Explained by Puberty Among Chinese Adolescents From 1995 to 2014: A Nationwide Cross-Sectional Study. Frontiers in Public Health, 10,

Zebua, S., Pangaribuan, R., & Tarigan, J. (2022). Pendidikan Kesehatan Pada Lansia dengan Persepsi Sensorik Gangguan Penglihatan: Katarak di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 2(1), 11-17.

Downloads

Published

2026-03-04