Persepsi masyarakat terhadap pengobatan tradisional pada penyakit tulang
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i3.2516
Kepercayaan Pengobatan Tradisional Pengurutan Tulang Penyakit Tulang Persepsi Masyarakat
Abstract
Background: Traditional medicine is still widely used by rural communities as an alternative approach to managing bone diseases and musculoskeletal complaints. The practice of bone sorting in Samuti Village by local practitioners remains trusted and used by the community due to cultural factors, accessibility, and perceived empirical experience.
Purpose: To analyze community perceptions and levels of trust toward traditional treatment for bone diseases in Samuti Village.
Method: The study used a descriptive qualitative approach, collecting data through in-depth interviews and participant observation with community members who had undergone bone-sharpening treatment. Data were analyzed thematically to describe perceptions, experiences, and factors influencing their choice of traditional medicine.
Result: The majority of people have a positive perception of traditional medicine. Bone massage is considered effective for treating mild to moderate ailments such as sprains, aches, and joint pain. Ease of access, an "as you wish" payment system, and trust built through personal experience, community testimonials, and local wisdom are key reasons for choosing traditional medicine.
Conclusion: Traditional medicine still plays a vital role in the public health system of Samuti Village. However, effective integration and referral mechanisms with formal health services are needed to ensure patient safety and optimize health care delivery.
Keywords: Bone Diseases; Bone Massage; Community Perception; Traditional Medicine; Trust.
Pendahuluan: Pengobatan tradisional masih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pedesaan sebagai alternatif penanganan penyakit tulang dan keluhan muskuloskeletal. Praktik pengurutan tulang di Desa Samuti oleh praktisi lokal tetap dipercaya dan digunakan oleh masyarakat karena faktor budaya, aksesibilitas, dan pengalaman empiris yang dirasakan.
Tujuan: Untuk menganalisis persepsi dan tingkat kepercayaan masyarakat Desa Samuti terhadap pengobatan tradisional pada penyakit tulang.
Metode: Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap masyarakat yang pernah menjalani pengobatan pengurutan tulang. Data dianalisis secara tematik untuk menggambarkan persepsi, pengalaman, serta faktor yang memengaruhi pemilihan pengobatan tradisional.
Hasil: Sebagian besar masyarakat memiliki persepsi positif terhadap pengobatan tradisional. Pengurutan tulang dinilai efektif untuk menangani keluhan ringan hingga sedang seperti keseleo, pegal-linu, dan nyeri sendi. Faktor kemudahan akses, sistem pembayaran “seikhlasnya”, serta kepercayaan yang dibangun melalui pengalaman pribadi, testimoni masyarakat, dan kearifan lokal menjadi alasan utama pemilihan pengobatan tradisional.
Simpulan: Pengobatan tradisional masih berperan penting dalam sistem kesehatan masyarakat Desa Samuti. Namun, diperlukan mekanisme integrasi dan rujukan yang baik dengan layanan kesehatan formal untuk menjamin keselamatan pasien dan optimalisasi pelayanan kesehatan.
Kata Kunci: Kepercayaan; Pengobatan Tradisional; Pengurutan Tulang; Penyakit Tulang; Persepsi Masyarakat.
Downloads
References
Addinni, T. (2023). Peranan penting keterlibatan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan sebagai subsistem upaya kesehatan di Indonesia. Researchgate, December.
Al Indunissy, N., Fitrianti, N., & Isdianto, A. (2025). Integrasi terapi al-quran dalam pengobatan islam: sejarah, efektivitas, dan tantangan di dunia medis. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS), 1(2), 407-422.
Andriati, A., & Wahjudi, R. T. (2016). Tingkat penerimaan penggunaan jamu sebagai alternatif penggunaan obat modern pada masyarakat ekonomi rendah-menengah dan atas. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 29(3), 133-145.
Efrianti, N., Sarwono, S., & Yulistio, D. (2024). Mengungkap Simbolis Teks Mantra Pengobatan Etnik Lembak di Kabupaten Bengkulu Tengah. In Proceeding International Conference on Malay Identity (pp. 138-155).
Febrianti, M. (2025). Pelestarian Pengobatan Tradisional Di Desa Petai Kayu Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma Pada Tahun 1976–2024 (Doctoral dissertation, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu).
Hadi, D. A. M. (2024). Pilihan Rasional Masyarakat Dalam Memilih Pengobatan Tradisional Supranatural (Bachelor's thesis, Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).
Jannah, N., & Prasetyawan, Y. Y. (2024). Pengobatan Alternatif di Desa Suwawal: Analisis Persepsi dan Perilaku Informasi Masyarakat. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 8(3), 409-424.
Khoirunnisa, D., & Amrullah, A. E. (2023). Perbandingan Penurunan Skala Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Dengan Pemberian Kompres Hangat Dan Jamu Kunyit Asam (Doctoral dissertation, Universitas dr. SOEBANDI).
Khumaidi, M. A. (2023). Analisis Ekspresi Mrna Gen Proteoglycan 4 (Prg4) Terhadap Perbaikan Nyeri Dan Kemampuan Fungsional Pada Penderita Osteoarthritis (Oa) Setelah Pemberian High Intensity Laser (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Machmudi, A., & Iqbal, M. (2024). Tanggung Jawab Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Terhadap Kelalaian Pengawasan Produksi Sediaan Farmasi Obat (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang).
Mauliani, D. P. (2025). Hubungan Antara Pengetahuan Tentang Pengobatan Tradisional Dengan Tingkat Kepercayaan Pengobatan Tradisional Pada Pasien Diabetes Militus (Dm) Di Rs Bhakti Asih Brebes (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Muntazhiroh, M. Z. (2018).Gambaran persepsi masyarakat kota terhadap metode pengobatan Nabi Muhammad (thibbun nabawi) di Tiga Wilayah (Jakarta, Depok, dan Tangerang Selatan (Bachelor's thesis, Jakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah).
Nugroho, L. H., & Hartini, Y. S. (2024). Tumbuhan Obat Antidiabetik: Etnomedisin, Ramuan, dan Mekanisme Aksi. UGM PRESS.
Nurjanah, A., Sativa, S. Z., Astuti, A. D., Rangkuti, S. R., Nafisah, N., Fitri, N., & Nasution, I. S. (2024). Analisis kebijakan kesehatan mendorong partisipasi masyarakat dalam program pencegahan penyakit. Jurnal Anestesi, 2(3), 178-192.
Nurjannah, B. L., & Laksmiwati, H. (2023). Gambaran Health Belief Model Pengguna Pengobatan Alternatif Spiritual Dukun. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 898-909.
Panma, N., Y. (2024). Kebijakan Pelayanan Kesehatan Tradisional Dalam Keperawatan. Terapi Keperawatan Komplementer untuk Mahasiswa Keperawatan, 37.
Prastiwi, D., Lestari, W., Utami, R. T., Rinarto, N. D., Chabibah, N., Fitriyani, N. L. L., & Al Musyahadah, U. S. (2023). Pengantar Biomedik: Panduan Komprehensif. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Radiansyah, R., Anrial, A., & Sihabudin, D. (2025). Persepsi Masyarakat terhadap Praktik Pengobatan Tradisional Rejang (Ubet Jang) di Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Curup).
Rohmania, W. L. (2025). Pengaruh Teknik Effleurage Curcuma Longa Linn & Tamarindus Indica Terhadap Dysmenore Pada Mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Unisulla (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Saras, T. (2023). Tradisional Chinese Medicine (TCM): Pengenalan, Prinsip, dan Penerapan. Tiram Media.
Sari, S. (2024). Persepsi masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional dalam pengobatan penyakit ringan. Journal Central Publisher, 2(3), 1699-1705.
Sholikhah, M. A. (2025). Aktivitas Rimpang Lengkuas Dalam Sediaan Farmasi: Systematic Literature Review. Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara, 1(1), 23-30.
Tampubolon, M. I., Chandra, D., Waruwu, S. B., Siagian, F. R., Asdian, F., Taftanzani, M. R., & Simanihuruk, S. (2025). Tinjauan Literatur: Hubungan Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Obat Tradisional Dalam Mendukung Pelayanan Kesehatan. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(6), 14608-14623.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Wahyuni; Cut Fitriani Rahayu; Cut Dini Shaleha, Rahmat Riski, Najwa Salsabila, Sayyed Sabiq, Syakila Zaura

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







