Determinan kemandirian lansia dalam melakukan activity daily living (ADL)

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i3.2507

Authors

  • Nadia Fudhiati Universitas Pekalongan
  • Rr. Vita Nurlatif Universitas Pekalongan
  • Dewi Nugraheni Universitas Pekalongan

ADL Dukungan Keluarga Fungsi Kognitif Kemandirian Lansia

Abstract

Background: Elderly individuals 60 years experience physical and cognitive decline that may reduce independence in Activities of Daily Living (ADL).

Purpose: To identify factors associated with elderly independence in ADL.

Method: A quantitative descriptive study with a cross-sectional design was conducted among 82 elderly respondents. Data were collected using questionnaires and analyzed using chi-square tests and contingency coefficients.

Results: Analysis indicates significant relationships between the elderly's level of independence and factors such as age (p=0.003<0.05), gender (p=0.037<0.05), physical health (p=0.000<0.05), social aspects (p=0.015<0.05), economic status (p=0.023<0.05), cognitive function (p=0.014<0.05), and family support (p=0.030<0.05).

Conclusion: Elderly independence in ADL is influenced by demographic characteristics, physical health, social and economic factors, cognitive function, and family support.

 

Keywords: ADL; Cognitive Function; Elderly Independence; Family Support.

 

Pendahuluan: Lansia dengan umur 60 tahun mengalami penurunan fungsi fisik dan kognitif yang dapat memengaruhi kemandirian dalam melakukan Activity of Daily Living (ADL).

Tujuan: Untuk mengetahui determinan kemandirian lansia dalam melakukan ADL.

Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 82 lansia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square serta koefisien kontingensi.

Hasil: Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat kemandirian lansia dengan faktor umur (p=0.003<0.05), jenis kelamin (p=0.037<0.05), kesehatan fisik (p=0.000<0.05), sosial (p=0.015<0.05), ekonomi (p=0.023<0.05), fungsi kognitif (p=0.014<0.05), dan dukungan keluarga (p=0.030<0.05).

Simpulan: Kemandirian lansia dipengaruhi oleh faktor demografis, kesehatan, sosial ekonomi, fungsi kognitif, dan dukungan keluarga.

 

Kata Kunci: ADL; Dukungan Keluarga; Fungsi Kognitif; Kemandirian Lansia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, N., & Fajriansi, A. (2023). Hubungan peran keluarga dan self-esteem dengan tingkat kemandirian lansia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3.

Asikin, A., Hartono, D., & Kusyairi, A. (2021). Pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap tingkat kemandirian lansia dalam activity daily living. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 45–52.

Andriyani, W. (2020). Literature Review: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kemandirian Lansia Dalam Melakukan Activity Daily Living. Nursing Sciences Journal, 4(2), 65.

Atiqa, N., & Lumadi, S. (2020). Cognitive function and independence among elderly in daily activities. International Journal of Nursing and Health Sciences, 5(2), 88–94.

Carolina, R. (2023). Hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dalam aktivitas sehari-hari. Jurnal Keperawatan Gerontik, 6(1), 12–19.

Haryati, O., Banon, E., Rahmawati, I., & Herlina, H. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian lansia dalam pemenuhan ADL. Jurnal Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III, 129–139.

Ikhsan, D. A., & Kurwiyah, N. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kemandirian lansia dalam activity of daily living (ADL). Jurnal Kesehatan, 2(1).

Kusumawaty, I., Rahmawati, D., & Pratama, A. (2023). Hubungan usia dan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam aktivitas sehari-hari. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 101–109.

Madani, T. R., & Biromo, A. R. (2022). Hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia. Tarumanagara Medical Journal, 4(2), 346–351.

Martina, S. E., Gultom, R., & Sinaga, J. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam aktivitas sehari-hari. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4), 267–274.

Noorratri, E. D., & Leni, A. S. M. (2022). Tingkat kemandirian lansia dalam activities daily living. Physio Journal, 1(2), 10–14.

Putra, D., & Masnina, R. (2021). Hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia. Borneo Student Research, 2(2), 852–858.

Putri, D. (2025). Hubungan kondisi fisik dengan kemandirian lansia dalam melakukan ADL. Jurnal Keperawatan Klinis, 9(1), 33–41.

Rohmah, N. (2021). Dukungan sosial dan pengaruhnya terhadap kemandirian lansia. Jurnal Keperawatan Gerontik, 4(2), 87–95.

Rohmah, N. (2022). Perbedaan tingkat kemandirian ADL lansia berdasarkan jenis kelamin. Jurnal Kesehatan Lansia, 5(1), 21–28.

Sekunda, S. M. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku dan kemandirian lansia. Kelimutu Nursing Journal, 1, 44–49.

Sholikhatun, R. D., Agustina, W., & Maulidia, R. (2022). Hubungan tingkat stres dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan ADL. Jurnal Keperawatan Malang, 7(2), 158–166.

Sulalah, A., Hartono, D., & Kusyairi, A. (2023). Analisis faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian lansia dalam melakukan activity daily living. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(2), 322–335.

Yuliana, W., & Setyawati, E. I. E. (2021). Gambaran tingkat kemandirian lansia dalam melakukan ADL. Jurnal Penelitian Kesehatan, 11(2), 1–7.

Yuswatiningsih, E., & Suhariati, H. I. (2021). Hubungan faktor sosial dan pendidikan dengan kemandirian lansia. Hospital Majapahit, 13(1), 61–70.

Downloads

Published

2026-03-26