Edukasi meningkatkan pengetahuan orang tua dalam pertolongan pertama pada kejang demam

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i2.2467

Authors

  • Marzuna Marzuna Universitas Malahayati
  • Setiawati Setiawati Universitas Malahayati
  • Nirwanto Nirwanto Universitas Malahayati
  • Rilyani Rilyani Universitas Malahayati

Edukasi Kejang Demam Pengetahuan Orang Tua Pertolongan Pertama

Abstract

Backgroud: Febrile seizures are a common condition in children, especially those aged 6-5 years. Although febrile seizures are generally harmless, parental knowledge of proper first aid is crucial to reduce anxiety and ensure appropriate action when a child experiences a febrile seizure. Education regarding first aid for children with febrile seizures can improve parental knowledge and assist them in providing appropriate care.

Purpose: To determine the effect of education regarding first aid for children with febrile seizures on parental knowledge.

Method: This study used a quantitative approach using a pre-experimental one-group pre-test and post-test design. The study was conducted by administering pre-test and post-test educational questionnaires to parents of children with febrile seizures in the Panjang Community Health Center (Puskesmas) work area. The data obtained were analyzed using a paired t-test to determine differences in knowledge before and after education.

Results: The statistical analysis showed a significant difference in parental knowledge before and after education, with a p-value <0.05.

Conclusion: There is an influence of providing education on the level of parental knowledge.

Keywords: Education; Febrile Seizures; First Aid; Parental Knowledge.

Pendahuluan: Kejang demam adalah kondisi yang sering terjadi pada anak-anak, terutama pada usia 6-5 tahun. Meskipun umumnya kejang demam tidak berbahaya, pengetahuan orang tua mengenai pertolongan pertama yang tepat sangat penting untuk mengurangi kecemasan, dan memastikan tindakan yang tepat saat anak mengalami kejang demam. Edukasi mengenai pertolongan pertama pada anak kejang demam dapat meningkatkan pengetahuan orang tua dan membantu mereka dalam memberikan pertolongan yang tepat.

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi mengenai pertolongan pertama pada anak kejang demam terhadap pengetahuan orang tua.

Metode: Jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain pre-experimental one group pre-test and post-test design. Penelitian dilakukan dengan memberikan kuesioner pre-test dan post-test edukasi kepada orang tua yang memiliki anak yang mengalami kejang demam di wilayah kerja puskesmas panjang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t berpasangan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah edukasi.

Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai pengetahuan orang tua sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan p-value <0.05.

Simpulan: Ada pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan orang tua.

Kata Kunci: Edukasi; Kejang Demam; Pengetahuan Orang Tua; Pertolongan Pertama.

 

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidah, S. N., & Novianti, H. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Sikap Orangtua Dalam Penanganan Awal Kejang Demam Pada Balita. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 8(2), 108-115.

Anggraini, D., & Hasni, D. (2022). Kejang Demam. Scientific Journal, 1(4), 327-333.

Amelia, P., Lubis, B., & Akil, M. (2021). A Promotive and Preventive Program for Febrile Seizures in Medan Barat District. ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 248-252.

Dhewa, A. P., & Haryani, S. (2024). Pengelolaan Hipertermi pada Anak dengan Kejang Demam di Ruang Dadap Serep RSUD Pandanarang Boyolali. In Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo (Vol. 3, No. 1, pp. 118-129).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Penanganan kejang demam pada anak di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Diakses dari: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3630/kejang-demam-pada-anak-gejala-tipe-dan-cara-tepat-mengatasinya

Dani, K. W., Zainaro, M. A., & Isnainy, U. C. (2025). Pengaruh pemberian edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan keluarga dalam penanganan kegawatdaruratan kejang demam. JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 5(6), 923-931.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2023). Dampak psikologis kejang demam pada anak dan orang tua. Journal of Pediatric Neurology, 11(1), 45-52.

Maghfirah, M., & Namira, I. (2022). Kejang Demam Kompleks. AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, 8(1), 71-80.

Maharani, N. P. D. A. (2025). Asuhan Keperawatan Pada Anak R Dengan Kejang Demam Akibat Hipertermia Di Ruang Bakas Rsud Klungkung Tahun 2025 (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Keperawatan 2025).

Margina, L., Halimuddin, H., & Aklima, A. (2022). Pengetahuan Ibu Tentang Pertolongan Pertama Kejang Demam Pada Balita. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 6(2).

Nelli, S., & Ernawati, F. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Kejang Demam Dengan Kejadian Kejang Demam Pada Anak Usia 1-5 Tahun Di UPTD Puskesmas Penerokan Kecamatan Bajubang Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi. Sedidi Health and Nursing Journal, 2(1), 1-8.

Paizer, D., & Yanti, L. (2022). Pengetahuan dan Tindakan Ibu tentang Penatalaksanaan Kejang Demam pada Anak. Jurnal Gawat Darurat, 4(2), 155-160.

Pangesti, N. A., & Atmojo, B. S. R. (2020). Penerapan Kompres Hangat Dalam Menurunkan Hipertermia Pada Anak Yang Mengalami Kejang Demam Sederhana. Nursing science journal (NSJ), 1(1), 29-35.

Pebrisundari, A. (2019). Pertolongan pertama pada kejang demam: Panduan praktis. Jakarta: Pustaka Medika.

Pelealu, A. A. A., Palendeng, O. E. L., & Kallo, V. (2019). Pemberian Pendidikan Kesehatan Tentang Penanganan Kejang Demam Pada Anak Balita Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu. Jurnal Keperawatan, 7(2), 1-5.

Sa'diyah, R. H., & Rochimat, I. (2024). Gambaran Penggunaan Obat Kegawatdaruratan Demam Kejang pada Pasien Anak di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Media Informasi, 20(1), 67-75.

Salsabila, F. N. A. (2022). Hubungan pemgetahuan orang tua dengan pemberian pertolongan pertama kejang demam pada balita (Doctoral dissertation, Universitas dr. SOEBANDI).

Sartika, M. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan penanganan pada anak kejang demam di wilayah kerja puskesmas kemalaraja tahun 2023. Jurnal kesehatan abdurrahman, 13(2),86-92.

Sharma, S., & Gupta, R. (2020). Febrile seizures: Clinical management and prevention strategies. Pediatric Neurology, 104, 62-68.

Siregar, N., & Damanik, D. W. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap orang tua tentang penanganan pertama kejang demam pada anak di Kabupaten Simalungun. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(3), 396-403.

Wahyudi, W. T., Rilyani, R., & Ellya, R. (2019). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan penanganan kejang demam pada balita sebelum dirawat di Rumah Sakit Ahmad Yani Metro. Malahayati Nursing Journal, 1(1), 69–80.

Widyastuti, W., Rofiqoh, S., & Rejeki, H. (2023). Promosi Kesehatan Kejang Demam pada Kelompok Ibu Balita Di Desa Rowocacing Kedungwuni Pekalongan. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 7(2), 333-342.

Windawati, W., & Alfiyanti, D. (2020). Penurunan Hipertermia Pada Pasien Kejang Demam Menggunakan Kompres Hangat. Ners Muda, 1(1), 59

Downloads

Published

2026-02-03