Aplikasi Pendekatan Teori Virginia Henderson pada Pasien Diseksi Aorta: Case Study
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v1i2.235
Aplikasi Teori Virginia Henderson Pasien Diseksi Aorta
Abstract
Pendahuluan: Diseksi aorta akut merupakan kondisi gawat darurat yang sering terlewat saat pemeriksaan awal. Keterlambatan diagnosis meningkatkan mortalitas, tetapi presentasi dapat menyerupai beberapa kondisi umum lainnya. Diseksi aorta adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan ketika lapisan interior aorta robek dan darah bisa mengalir ke dalam lumen palsu. Asuhan keperawatan yang diberikan oleh perawat sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan yang akan diterima oleh pasien. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan tersebut salah satunya dengan mengaplikasikan teori virginia henderson.
Tujuan: mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan dimulai dari pengkajian sampai dengan evaluasi kepada pasien diseksi aorta.
Metode: Desain studi kasus asuhan keperawatan diseksi aorta dengan pendekatan teori Virginia Henderson dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang dimulai dari pengkajian, menentukan diagnosis, melakukan perencanaan, melaksanakan tindakan, dan melakukan evaluasi yang diberikan pada satu orang pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular, tidak membatasi umur dan tidak menentukan jenis kelamin yang akan dijadikan dalam sebuah studi kasus. Analisa data dilakukan sejak peneliti melakukan asuhan keperawatan yang dilakukan mulai awal pengkajian dan dilakukan pendokumentasian pada setiap hari untuk mengetahui perkembangan dari pasien.
Hasil: Penerapan teori Virginia Henderson efektif diterapkan pada pasien dengan diseksi aorta.
Simpulan: Teori Virginia Henderson dapat digunakan pada asuhan keperawatan pasien dengan pasien diseksi aorta untuk meningkatkan kemandirian akibat perubahan fisik dan psikologis.
Downloads
References
Anckley, B. J., Ladwing, G. B., & Makic, M. B. F. (2019). Nursing diagnosis handbook: an evidence-based guide to planning care Ed 11 (77).
Alligood, M. R. (2017). Nursing theorists and their work-e-book. Elsevier Health Sciences.
Ballester, J. M. S., Scott, M. F., Owei, L., Neylan, C., Hanson, C. W., & Morris, J. B. (2018). Patient preference for time-saving telehealth postoperative visits after routine surgery in an urban setting. Surgery, 163(4), 672-679.
Brownhill, S. (2015). The ‘brave’man in the early years (0–8): defining the ‘role model’. European Early Childhood Education Research Journal, 23(3), 370-379.
Cameron, P., Jelinek, G., Kelly, A. M., Murray, L., & Brown, A. F. T. (2015). Textbook of adult emergency medicine. New York.
Erbel, R., Aboyans, V., Boileau, C., Bossone, E., Bartolomeo, R. D., & Kravchenko, I. (2014). 2014 ESC Guidelines on the diagnosis and treatment of aortic diseases: document covering acute and chronic aortic diseases of the thoracic and abdominal aorta of the adult The Task Force for the Diagnosis and Treatment of Aortic Diseases of the European Society of Cardiology (ESC). European heart journal, 35(41), 2873-2926.
Evangelista, A., Isselbacher, E. M., Bossone, E., Gleason, T. G., Eusanio, M. D., Sechtem, U., & Eagle, K. A. (2018). Insights from the international registry of acute aortic dissection: a 20-year experience of collaborative clinical research. Circulation, 137(17), 1846-1860.
Fikriana, R. (2018). Sistem kardiovaskuler. Deepublish
Herdman,T heather, ( 2018), NANDA International Nursing Diagnosis: Definition dan classificataion 2018-2020 . Jakarta : ECG
Lilly, L. S. (2012). Pathophysiology of heart disease: a collaborative project of medical students and faculty. Lippincott Williams & Wilkins.
Mabun, J. M. H. (2016). Diseksi aorta: Kegawatdaruratan kardiovaskular. Cermin Dunia Kedokteran, 43(12), 892-895.
Melvinsdottir, I. H., Lund, S. H., Agnarsson, B. A., Sigvaldason, K., Gudbjartsson, T., & Geirsson, A. (2016). The incidence and mortality of acute thoracic aortic dissection: results from a whole nation study. European Journal of Cardio-Thoracic Surgery, 50(6), 1111-1117
Mokashi, S. A., & Svensson, L. G. (2019). Guidelines for the management of thoracic aortic disease in 2017. General thoracic and cardiovascular surgery, 67(1), 59-65.
Mutarobin, M. (2019). Analisis Asuhan Keperawatan Pasien Coronary Artery Disease Pre Coronary Artery Bypass Grafting. Quality: Jurnal Kesehatan, 13(1), 9-21.
Nelsey, L., & Brownie, S. (2012). Effective leadership, teamwork and mentoring–Essential elements in promoting generational cohesion in the nursing workforce and retaining nurses. Collegian, 19(4), 197-202.
Perry, A. G., Potter, P. A., & Ostendorf, W. (2019). Nursing Interventions & Clinical Skills E-Book. Elsevier Health Sciences.
Sakiyan, S. (2015). Action Research: Hypnotherapy to Overcome Pain and Anxiety in Colon Cancer Patients. IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices), 2(1), 61-78.
Sepang, J., Damayanti, D., Malisa, N., Sari, Y. I. P., Agustina, A. N., Mukhoirotin, M., & Jainurakhma, J. (2021). Pengantar Dokumentasi Keperawatan. Yayasan Kita Menulis.
Um, S. W., Ohle, R., & Perry, J. J. (2018). Bilateral blood pressure differential as a clinical marker for acute aortic dissection in the emergency department. Emergency Medicine Journal, 35(9), 556-558.
Zaharany, T. A., Hariyati, R. T. S., & Anisah, S. (2021). Pengembangan Literasi Digital Keperawatan Dimasa Pandemi Covid-19. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, 4(1), 72-83.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







