Pengaruh latihan keseimbangan terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i1.2204
Lansia Latihan Keseimbangan Risiko Jatuh
Abstract
Background: The aging process causes a decline in muscle strength, sensory function, and balance in older adults, which leads to postural instability when standing and walking, increasing the risk of falls. Falls in older adults can have negative impacts such as injury, activity limitations, and decreased independence. Therefore, balance training is necessary to improve postural stability and the ability to maintain balance.
Purpose: To determine the effect of balance training on reducing the risk of falls in older adults.
Methods: This quasi-experimental study used a non-equivalent control group design. The sample size was 36 older adults divided into an intervention group (18 individuals) and a control group (18 individuals). Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann–Whitney tests.
Results: There was a significant reduction in fall risk in the intervention group after balance training (p < 0.5), while no significant change was found in the control group (p > 0.05). Comparison between groups showed a significant difference after intervention (p < 0.05).
Conclusion: Balance training has been shown to provide significant benefits in improving balance ability and reducing fall risk in the elderly. Elderly individuals who regularly engage in balance training demonstrated greater postural stability improvements compared to those who did not receive training, suggesting that balance training can be implemented sustainably as a fall prevention measure in the elderly.
Keywords: Balance Training. Elderly; Fall Risk.
Pendahuluan: Proses penuaan menyebabkan penurunan kekuatan otot, fungsi sensorik, dan kemampuan keseimbangan tubuh pada lansia yang berdampak pada ketidakstabilan postur saat berdiri dan berjalan sehingga meningkatkan risiko jatuh. Kejadian jatuh pada lansia dapat menimbulkan dampak negatif berupa cedera, keterbatasan aktivitas, dan penurunan kemandirian, sehingga latihan keseimbangan diperlukan untuk meningkatkan stabilitas postural dan kemampuan mempertahankan keseimbangan tubuh.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan keseimbangan terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia.
Metode: Penelitian dengan desain quasi-eksperimental menggunakan non-equivalent control group design. Sampel berjumlah 36 lansia yang dibagi menjadi kelompok intervensi (18 orang) dan kelompok kontrol (18 orang). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney.
Hasil: Terdapat penurunan risiko jatuh yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan latihan keseimbangan (p < 0,.5), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang signifikan (p > 0.05). Perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan yang bermakna setelah intervensi (p < 0.05).
Simpulan: Latihan keseimbangan terbukti memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kemampuan keseimbangan tubuh dan menurunkan risiko jatuh pada lansia. Lansia yang melakukan latihan keseimbangan secara teratur menunjukkan peningkatan stabilitas postural yang lebih baik dibandingkan lansia yang tidak mendapatkan latihan, sehingga latihan keseimbangan dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan risiko jatuh pada lansia.
Kata Kunci: Lansia; Latihan Keseimbangan; Risiko Jatuh,.
Downloads
References
Ardy, B. K., & Atika, D. F. (2024). Proyeksi penduduk: Badan Pusat Statistik Kota Jambi. Jambi: BPS Kota Jambi.
Ariati, A., Martini, A., & Dewi, R. (2021). Pengaruh Pemberian Gelase Terhadap Penurunan Tingkat Risiko Jatuh Lansia Di Banjar Kulu. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 12(2), 9-17.
Dwisetyo, B., Dareda, K., & Sabentar, F. V. (2024). Balance exercise terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia di Ranomut Manado. Klabat Journal of Nursing, 6(1), 1.
Fitri, N. M., & Muammar, M. (2022). Pengaruh latihan keseimbangan terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia di Desa Bebesen, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Darussalam Indonesian Journal of Nursing Midwifery, 4(2), 58–65.
Hariati, H. (2023). Pengaruh balance exercise terhadap risiko jatuh pada lansia di wilayah Puskesmas Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Penelitian Keperawatan Medika, 6(1), 38–42.
Listyarini, A. D., & Alvita, G. W. (2018). Pengaruh balance exercise terhadap keseimbangan tubuh lansia di Desa Singocandi, Kabupaten Kudus. JIKO (Jurnal Ilmu Keperawatan Orthopedi), 2(2), 31–38.
Muladi, A. (2022). Pengaruh balance exercise terhadap tingkat keseimbangan postural dalam menurunkan resiko jatuh pada lansia. Intan Husada: Jurnal Ilmu Keperawatan, 10(2), 145–154.
Muliyah, P., Aminatun, D., Nasution, S. S., & Hastomo, T. (2020). Asuhan keperawatan lanjut usia dengan penyakit degeneratif (Cet. I). Malang: Media Nusa Creative.
Wahyuningsih, T., Vilianti, E., & Astuti, R. (2024). Penerapan Latihan Keseimbangan Dalam Menurunkan Risiko Jatuh Pada Lansia. Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan, 17(1), 12-20.
Nur’amalia, R., Mutmainnah, M., Lestari, A. I., & Sulastri, S. (2022). Pengaruh latihan kesimbangan dan ankle strategy exercise terhadap risiko jatuh pada lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11, 424–430.
Patti, A., Zangla, D., Sahin, F. N., Cataldi, S., Lavanco, G., Palma, A., & Fischietti, F. (2021). Physical exercise and prevention of falls. Effects of a Pilates training method compared with a general physical activity program: A randomized controlled trial. Medicine, 100(13), e25289.
Prabowo, N. A., Sartoyo, S., Fariz, A., & Kusuma, W. T. (2023). Pengaruh Latihan Jalan Tandem Terhadap Peningkatan Keseimbangan Pada Lansia Di RS Indriati Solobaru. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(1).
Purnamasari, H. (2024). Hubungan peran keluarga dan tingkat pengetahuan lansia tentang personal hygiene. [Jenis publikasi/penerbit tidak tersedia], 150–157.
Rachmayani, A. N. (2023). Statistik penduduk lansia Provinsi Jambi (Vol. 9, No. 6).
Saraswati, R., Fasya, Z. A., & Santoso, E. B. (2022). Balance Exercise Menurunkan Risiko Jatuh Pada Lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 18(1), 42-47.
Visabilillah, A. P. (2026). Pengaruh Latihan Keseimbangan Terhadap Penurunan Risiko Jatuh Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS JAMBI).
Sun, M., Min, L., Xu, N., Huang, L., & Li, X. (2021). The effect of exercise intervention on reducing the fall risk in older adults: a meta-analysis of randomized controlled trials. International journal of environmental research and public health, 18(23), 12562.
Tarigan, A. R., Nainggolan, E., Saragih, N. P., & Laily, E. I. (2024). Pengaruh Senam Kaki Terhadap Sensitivitas Kaki Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe Ii. Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 7(2), 88-94.
Tumanggor, B. E., Yellyanda, Y., Nomiko, D., & Syukri, M. (2023). Do In Shiatsu massage dan latihan keseimbangan dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(2), 1800–1807.
Wisnusakti, K. (2021). Kesejahteraan spiritual pada lansia. CV. AZKA Pustaka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ananda Putri Visabilillah, Indah Mawarti, Luri Mekeama, Yulia Indah Permata Sari, Suryadi Imran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







