Gambaran status gizi pada diabetes melitus

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i2.2186

Authors

  • Rachmat Faisal Syamsu Universitas Muslim Indonesia
  • Alisa Febriana Amrin Universitas Muslim Indonesia
  • Lucky Amelia Saad Universitas Muslim Indonesia

Diabetes Melitus Tipe 2 Indeks Massa Tubuh Puskesmas; Status Gizi

Abstract

Background: Type 2 diabetes mellitus is a public health problem with a steadily increasing prevalence and is closely related to nutritional status. Nutritional imbalances, both undernutrition and overnutrition, impact glycemic control and the risk of complications.

Purpose: To determine the nutritional status of type 2 diabetes mellitus patients based on Body Mass Index (BMI).

Method: This is a descriptive study using a secondary data approach. Samples were taken using a total sampling technique from all type 2 diabetes mellitus patients registered in the medical records of the Maccini Sawah Community Health Center during the period October–November 2025. Nutritional status data was determined based on BMI calculations and classified according to WHO criteria.

Results: A total of 37 type 2 diabetes mellitus patients were studied, the majority of whom had normal nutritional status (35.14%). Overweight patients accounted for 27.03%, class I obesity for 24.32%, and class II obesity for 5.41%. Meanwhile, 8.11% of patients were underweight.

Conclusion: The description of the nutritional status of type 2 diabetes mellitus patients shows that more than half of the patients are overweight and obese.

 

Keywords: Body Mass Index; Nutritional Status; Primary Health Care; Type 2 Diabetes Mellitus.

 

Pendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang terus meningkat dan sangat berkaitan dengan status gizi. Ketidakseimbangan status gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih, berpengaruh terhadap kontrol glikemik dan risiko komplikasi.

Tujuan: Untuk mengetahui gambaran status gizi pasien diabetes melitus tipe 2 berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT).

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan data sekunder. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling terhadap seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 yang tercatat dalam rekam medis Puskesmas Maccini Sawah pada periode Oktober–November 2025. Data status gizi ditentukan berdasarkan perhitungan IMT dan diklasifikasikan menurut kriteria WHO. 

Hasil: Sebanyak 37 pasien diabetes melitus tipe 2 yang diteliti, sebagian besar memiliki status gizi normal (35.14%). Pasien dengan status overweight ditemukan sebesar 27.03%, obesitas kelas I sebesar 24.32%, dan obesitas kelas II sebesar 5.41%. Sementara itu, 8.11% pasien berada dalam kategori underweight.

Simpulan: Gambaran status gizi pasien diabetes melitus tipe 2 menunjukkan bahwa lebih dari separuh pasien mengalami kelebihan berat badan dan obesitas.

 

Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2; Indeks Massa Tubuh; Puskesmas; Status Gizi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Lawati, J. A. (2017). Diabetes mellitus: a local and global public health emergency!. Oman medical journal, 32(3), 177.

American Diabetes Association. (2024). Standards of medical care in diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Suppl. 1), S1–S350. Diakses dari: https://doi.org/10.2337/dc24-Sint](https://doi.org/10.2337/dc24-Sint

Colberg, S. R., Sigal, R. J., Yardley, J. E., Riddell, M. C., Dunstan, D. W., Dempsey, P. C., & Tate, D. F. (2023). Physical activity/exercise and diabetes: A position statement of the American Diabetes Association. Diabetes Care, 46(11), 2753–2770.

Choi, S. G., Oh, M., Park, D. H., Lee, B., Lee, Y. H., Jee, S. H., & Jeon, J. Y. (2023). Comparisons of the prediction models for undiagnosed diabetes between machine learning versus traditional statistical methods. Scientific reports, 13(1), 13101.

International Diabetes Federation. (2024). IDF diabetes atlas (10th ed.). Brussels: International Diabetes Federation. Diakses dari: https://idf.org/about-diabetes/diabetes-facts-figures/

Kazeem, A., Adebayo, R. A., & Lawal, O. M. (2024). Obesity-induced inflammation and insulin resistance in type 2 diabetes mellitus. Journal of Metabolic Disorders, 18(2), 101–110.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2024

Kisningsih, K., & Kusumaningrum, N. S. D. (2017). Hubungan Antara Body Mass Index Dan Status Glikemik Pada Individu Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanggungharjo Kabupaten Grobogan (Doctoral dissertation, Faculty of Medicine).

Kurnianta, P. D. M., Ratnasari, P. M. D., & Arini, H. D. (2021). Ketercapaian Target Glikemik Dan Analisis Faktorfaktor Terkait Pada Pasien Diabetes Tipe 2. Majalah Farmasi dan Farmakologi, 25(2), 44-50.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2024). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PERKENI. Diakses dari: https://pbperkeni.or.id/wp-content/uploads/2021/11/22-10-21-Website-Pedoman-Pengelolaan-dan-Pencegahan-DMT2-Ebook.pdf

Qiang, Y., Zhang, X., Wang, Y., & Liu, S. (2024). Association between dietary patterns and glycemic control among patients with type 2 diabetes mellitus. Nutrition & Metabolism, 21(1), 45.

Rahmy, H. A., Dewi, R. K., Avicena, R., Putri, S. N., & Naqiyyah, S. (2023). Analisis Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Terhadap Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Kota Padang. Ash-Shihhah: Journal of Health Studies, 1(1), 14-22.

Sainsbury, E., Kizirian, N. V., Partridge, S. R., Gill, T., & Colagiuri, S. (2022). Effectiveness of community-based lifestyle interventions for type 2 diabetes: A systematic review. Diabetes Research and Clinical Practice, 189, 109940.

Sarihati, I. D. (2018). Gambaran kadar HbA1C pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Wangaya. Meditory: The Journal of Medical Laboratory, 6(2), 88-98.

Supriyanti, S., Elfida, E., Sulistiany, E., Junaida, E., & Ali, A. (2025). Penyuluhan Gaya Hidup Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus di Kota Langsa. Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 58-67.

Syifa, G. D. (2024). Penatalaksanaan Asuhan Gizi Terstandar Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Disertai Dekubitus Di Rs Bhayangkara Polda Lampung Tahun 2024 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang).

World Health Organization. (2023). Obesity and overweight. Geneva: World Health Organization. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

Yamada, T., Morita, T., & Arai, H. (2023). Sarcopenia and undernutrition in patients with type 2 diabetes mellitus. Nutrients, 15(3), 612.

Yolanda, R. G., Afrinis, N., & Gustiana, E. (2023). Hubungan Imt Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes. Sehat: Jurnal Kesehatan Terpadu, 2(3), 330-338.

Yuliana, K. P. (2024). Perbedaan Nilai Ankle Brachial Index (Abi) Antara Obesitas Sentral Dan Non Obesitas Sentral Studi Observasional Analitik Pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Genuk Semarang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Downloads

Published

2026-02-08