Faktor risiko kebersihan makanan dan sanitasi rumah tangga terhadap kejadian demam tifoid
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i1.2160
Demam Tifoid Faktor Resiko Kebersihan Makanan Sanitasi Rumah Tangga
Abstract
Background: Food hygiene and household sanitation practices have a significant impact on the spread of typhoid fever, which remains a major public health problem in low- and middle-income countries. Evidence from four studies examining risk factors for typhoid fever related to food and household sanitation is summarized in this synthesis.
Purpose: To examine the impact of household sanitation conditions and food hygiene practices on the prevalence of typhoid fever, offering evidence that can guide community initiatives and policy improvements.
Method: A systematic review was conducted to examine the results of cross-sectional, cohort, and case-control studies. Key factors for typhoid transmission were identified by extracting reported associations, such as odds ratios (ORs), adjusted odds ratios (aORs), and risk ratios (RRs).
Results: Several studies have shown that consuming raw, unwashed vegetables, food from street vendors, and street food are all strongly associated with an increased risk of contracting typhoid. This increased risk is also associated with access to hazardous drinking water, poor sanitation facilities, and household water treatment has been found to have a protective effect.
Conclusion: Consistent evidence from several study designs suggests that food hygiene, water safety, and household sanitation play a significant role in the spread of typhoid fever.
Keywords: Typhoid Fever; Risk Factors; Food Hygiene; Household Sanitation.
Pendahuluan: Praktik higiene makanan dan sanitasi rumah memiliki dampak besar terhadap penyebaran demam tifoid yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Bukti dari empat penelitian yang mengkaji faktor risiko demam tifoid terkait makanan dan sanitasi rumah tangga dirangkum dalam sintesis ini.
Tujuan: Untuk mengkaji dampak kondisi sanitasi rumah tangga dan praktik higiene makanan terhadap prevalensi demam tifoid dengan menawarkan bukti yang dapat memandu inisiatif masyarakat dan peningkatan kebijakan.
Metode: Penelitian dengan pendekatan systematic review dilakukan untuk mengkaji hasil dari studi potong lintang, kohort, dan kasus-kontrol. Faktor-faktor kunci penularan tifoid diidentifikasi dengan mengekstraksi asosiasi yang dilaporkan, seperti rasio peluang (OR), rasio peluang yang disesuaikan (aOR), dan rasio risiko (RR).
Hasil: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sayuran mentah yang tidak dicuci, makanan dari pedagang kaki lima, dan makanan jajanan semuanya sangat terkait dengan peningkatan risiko tertular tifoid. Peningkatan risiko juga dikaitkan dengan akses air minum yang berbahaya, fasilitas sanitasi yang buruk serta pengolahan air rumah tangga ditemukan memiliki efek perlindungan.
Simpulan: Terdapat bukti konsisten dari beberapa desain studi yang menunjukkan bahwa higiene makanan, keamanan air, dan sanitasi rumah tangga berperan penting dalam penyebaran demam tifoid.
Kata Kunci: Demam Tifoid; Faktor Resiko; Kebersihan Makanan; Sanitasi Rumah Tangga.
Downloads
References
Betan, A., Badaruddin, B., & Fatmawati, F. (2022). Personal Hygiene with The Incidence of Typhoid Fever. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(2), 505-512.
Boakye, P. O, Twumasi-Ankrah, S., Newton, S., Nkansah, S. D., Owusu, M. A., Darko, E., & Owusu-Dabo, E. (2025). Risk Factors for Typhoid Fever: Systematic Review. JMIR Public Health and Surveillance, 11, e67544.
Brockett, S., Wolfe, M. K., Hamot, A., Appiah, G. D., Mintz, E. D., & Lantagne, D. (2020). Associations among water, sanitation, and hygiene, and food exposures and typhoid fever in Case–Control studies: a systematic review and meta-analysis. The American journal of tropical medicine and hygiene, 103(3), 1020.
Dermawan, D. D., Fadillah, Q., & Budi, A. (2024). Description of Characteristics of Typhoid Fever Sufferers in Children Aged 5-14 Years at RSU Royal Prima Medan for the Period August 2022-February 2023. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 3(1), 3668-3675.
Dudeja, N., Sinha, B., Goyal, N., Arya, A., Revi, A., Dutta, A., & Rongsen-Chandola, T. (2022). Association of water, sanitation, hygiene and food practices with enteric fever in a paediatric cohort in North India. BMJ Paediatrics Open, 6(1), e001352.
Gashaw, T., & Jambo, A. (2022). Typhoid in less developed countries: a major public health concern. In Hygiene and Health in Developing Countries-Recent Advances. IntechOpen.
Giri, S., Mohan, V. R., Srinivasan, M., Kumar, N., Kumar, V., Dhanapal, P., & Kang, G. (2021). Case-control study of household and environmental transmission of typhoid fever in India. The Journal of infectious diseases, 224(Supplement_5), S584-S592.
Muche, G., Tesfaw, A., & Bayou, F. D. (2024). Prevalence of typhoid fever and its associated factors among febrile patients visiting Arerti Primary Hospital, Amhara Region, north east Ethiopia. Frontiers in Public Health, 12, 1357131.
Mujiyanto, M., Rachmat, B., Yulianto, A., Nurjana, M. A., Ridwan, W., Astuti, E. P., & Dhewantara, P. W. (2025). Typhoid fever in Jakarta, Indonesia 2017-2023: spatial clustering and seasonality of hospitalization data to inform better intervention. Geospatial health, 20(1).
Nadia E. A., Maharani J. A., & Zuraida., Z. (2024). Penatalaksanaan Holistik pada Pasien Ibu Rumah Tangga Usia 59 Tahun dengan Demam Tifoid melalui Pendekatan Dokter Keluarga. Jurnal Penelitian Perawat Profesional [Internet],6(5):2033–42.
Nuruzzaman, H., & Syahrul, F. (2016). Risk Analysis of Typhoid Fever Based on Personal Hygiene and Street Food Consumption Habit at Home. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(1), 74-86.
Oktaria, V., Murni, I. K., Handley, A., Donato, C. M., Nuryastuti, T., Supriyati, E., & Bines, J. E. (2025). Environmental surveillance for Salmonella Typhi to detect the typhoid burden in Yogyakarta, Indonesia. International Journal of Hygiene and Environmental Health, 266, 114572.
Trismiyana, E., & Agung, L. Y. (2020). Kebersihan makanan dan hand hygiene sebagai faktor resiko demam tifoid di Bandar Jaya, Lampung. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(3), 470-478.
Tadesse, B. T., Khanam, F., Ahmmed, F., Im, J., Islam, M. T., Kim, D. R., & Clemens, J. D. (2022). Prevention of typhoid by Vi conjugate vaccine and achievable improvements in household water, sanitation, and hygiene: evidence from a cluster-randomized trial in Dhaka, Bangladesh. Clinical Infectious Diseases, 75(10), 1681-1687.
Yustati, E., & Dinata, A. S. (2023). Analisis Faktor Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Demam Thypoid Di Wilayah Kerja Puskesmas Kemalaraja Kabupaten Oku. Jurnal Kesehatan Abdurahman, 12(2), 102-108.
Yushananta, P., & Putri, M. F. E. (2024). Household and Environmental Typhoid Fever Transmission in Bandar Lampung City, Indonesia: A Case-Control Study. JNMA: Journal of the Nepal Medical Association, 62(277), 564.
Zamli, Z., Amanah, I., Alim, A., Yenni, Y., & Rosita, R. (2025). Behavioral and Environmental Risk Factors of Typhoid Fever: A Case-Control Study in Balongpanggang, Gresik Regency. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 19(1), 202-213.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nanda Frisila Rajagukguk, Sutarto Sutarto, Nanda Fitri Wardani, Indri Windarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







