Gambaran perilaku pencegahan penyakit tidak menular pada masyarakat di Indonesia: Literature review

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i2.2094

Authors

  • Fadila Ananda Putri Universitas Muslim Indonesia
  • Hermiaty Nasruddin Universitas Muslim Indonesia
  • Hawaidah Hawaidah Universitas Muslim Indonesia
  • Rachmat Faisal Syamsu Universitas Muslim Indonesia
  • Ham Fransiskus Susanto Universitas Muslim Indonesia

Indonesia Literasi Kesehatan Penyakit Tidak Menular Perilaku Preventif Promosi Kesehatan

Abstract

Background: Non-communicable diseases (NCDs), such as hypertension, diabetes mellitus, cardiovascular disease, and cancer, remain the leading causes of illness and death in Indonesia.

Purpose: To describe how Indonesians perceive and practice NCD prevention and to identify key factors influencing their preventive behavior.

Method: A narrative literature review was conducted using articles published between 2019 and 2024 from PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. Studies focusing on lifestyle modification, health screening, or health promotion were analyzed descriptively.

Results: Most studies indicate that preventive behavior remains inconsistent and is strongly influenced by education level, socioeconomic status, and health literacy. Urban populations generally demonstrate higher awareness and participation than rural populations. Digital and community-based health programs have been effective in increasing knowledge and promoting healthier lifestyles, although disparities remain in areas with limited resources.

Conclusion: Strengthening community participation, integrating culturally appropriate education, and promoting digital-based health literacy are crucial for improving NCD preventive behavior in Indonesia. Sustainable health promotion and multisectoral collaboration are needed to build a sustainable culture of prevention.

 

Keywords: Health Literacy; Health Promotion; Indonesia; Non-Communicable Diseases; Preventive Behavior.

 

Pendahuluan: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, dan kanker, masih menjadi penyebab utama penyakit dan kematian di Indonesia.

Tujuan: Untuk menggambarkan bagaimana masyarakat Indonesia memandang dan mempraktikkan pencegahan PTM dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi perilaku pencegahan mereka.

Metode: Penelitian narrative literature review dengan menggunakan artikel yang diterbitkan antara tahun 2019-2024 dari data PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. Studi yang berfokus pada modifikasi gaya hidup, skrining kesehatan, atau promosi kesehatan yang dianalisis secara deskriptif.

Hasil: Sebagian besar studi menunjukkan bahwa perilaku preventif masih belum konsisten dan sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, dan literasi kesehatan. Penduduk perkotaan umumnya menunjukkan kesadaran dan partisipasi yang lebih tinggi dibandingkan masyarakat pedesaan. Program kesehatan digital dan berbasis masyarakat telah efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong gaya hidup yang lebih sehat, meskipun masih terdapat kesenjangan di daerah dengan sumber daya yang terbatas.

Simpulan: Penguatan partisipasi masyarakat, integrasi pendidikan yang sesuai budaya, dan promosi literasi kesehatan berbasis digital sangat penting untuk meningkatkan perilaku preventif PTM di Indonesia. Promosi kesehatan berkelanjutan dan kolaborasi multisektoral diperlukan untuk membangun budaya pencegahan yang berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Indonesia; Literasi Kesehatan; Penyakit Tidak Menular; Perilaku Preventif; Promosi Kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, N., Rini, A., & Kurniawan, A. (2022). Community-based education to improve NCD screening participation in Bali. Asian J Community Med. 18 (1):25–32.

Fitrianti, N. (2022). Strategi dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan (health literacy) pada Lansia dengan Penyakit Kronik: A Scoping Review= Strategies to Improve Health Literacy among Elderly with Chronic Diseases: A Scoping Review.

Handayani, M., Yusuf, R., & Harahap, S. (2024). Sociocultural determinants of NCD preventive behavior in East Java. BMC Public Health. 24(1):982–989.

Hidayati, S., & Km, S. (2024). Pengantar ilmu. Pengantar Ilmu Kesehatan Masyarakat, 62.

Mulya, F. (2022). Analisis Kesiapan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Indonesia Berdasarkan Sistem Kesehatan Nasional.

Nugraheni, A., Widodo, T., & Hartini, S. (2021). The role of community empowerment in hypertension prevention in rural Indonesia. BMC Health Serv Res. 21(1):312.

Nurhayati, S., Abdullah, F., & Taufik, R. (2023). Mobile health applications to prevent hypertension among urban adults. Front Public Health.11:112–118.

Putri, R. A., Hasina, S. N., Rohmawati, R., Faizah, I., & Sari, R. Y. (2020). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada anak dan remaja: Relationship between diet patterns and physical activity with overweight incidents in children and adolescents. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 11(2), 347-356.

Pratama, G., Lestari, I., & Wulandari, H. (2021). Health literacy and preventive behavior of NCDs in Jakarta. Health Promot Perspect. 11(4):450–457.

Rahmawati, I. R., & Yulianti, D. (2024). Evaluasi Kepatuhan Terapi Obat pada Pasien Diabetes Melitus di Rawat Jalan RSUP Fatmawati. Jurnal Farmasi Klinik Best Practice, 3(1), 10-18.

.

Setiawan, R., & Kartika, D. (2022). The effect of digital health campaigns on healthy lifestyles among Indonesian millennials. JMIR Public Health Surveill. 8(4):e27422.

Solihin, O., Sos, S., Kom, M. I., & Abdullah, A. Z. (2023). Komunikasi kesehatan era digital: Teori dan praktik. Prenada Media.

Sudayasa, I. P., Rahman, M. F., Eso, A., Jamaluddin, J., Parawansah, P., Alifariki, L. O., ... & Kholidha, A. N. (2020). Deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular pada masyarakat Desa Andepali Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. Journal of Community Engagement in Health, 3(1), 60-66.

Susanti, Y., Septiyana, R., & Praditta, S. E. (2021). Perbedaan perilaku masyarakat dalam gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) daerah rural dan urban. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 4(1), 25-36.

World Health Organization. (2024). Penyakit tidak menular. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases

Downloads

Published

2026-02-02