Analisis kebutuhan dan praktik luka di masyarakat
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i4.2011
Edukasi Kesehatan Infeksi Luka Kronis Peran Keluarga Perawatan Luka
Abstract
Background: The increasing incidence of wounds, particularly chronic wounds such as diabetic ulcers, has become a significant health burden. The lack of knowledge and substandard wound care practices in the community often trigger high infection rates and delay the healing process.
Purpose: To analyze the needs and practices of wound care in the community, as well as to identify influencing factors to improve the quality of home wound management.
Method: This study employed a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 20 respondents selected through purposive sampling, comprising patients or family members with experience in wound care. Data analysis was conducted univariately to observe the frequency distribution of respondent characteristics and behaviors.
Results: The majority of respondents were female (75%), with the most prevalent cases being chronic wounds (70%). It was found that 60% of wounds had experienced infection, which correlated with the dominance of self-care (40%) and family-based care (40%) practices. Although 70% of respondents theoretically understood the signs of infection, there was a very high need (75%) for technical training, particularly regarding the correct method of wound cleansing (45%).
Conclusion: Wound care practices in the community still face significant challenges regarding sterility and technical skills, resulting in a high risk of infection.
Keywords: Chronic Wounds; Family Role; Health Education; Infection; Wound Care.
Pendahuluan: Peningkatan insidensi luka, khususnya luka kronis seperti diabetes, menjadi beban kesehatan yang signifikan. Minimnya pengetahuan dan praktik perawatan luka yang tidak sesuai standar di masyarakat seringkali memicu tingginya angka kejadian infeksi dan memperlambat penyembuhan.
Tujuan: Untuk menganalisis kebutuhan dan praktik perawatan luka di masyarakat, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya guna meningkatkan kualitas penanganan luka di rumah.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 20 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri dari pasien atau keluarga yang memiliki pengalaman merawat luka. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi karakteristik dan perilaku responden.
Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan (75%) dengan kasus terbanyak berupa luka kronis (70%). Ditemukan bahwa 60% luka sempat mengalami infeksi yang berkolerasi dengan praktik perawatan mandiri (40%) dan keluarga (40%) yang dominan. Meskipun 70% responden mengetahui tanda infeksi secara teori, terdapat kebutuhan yang sangat tinggi (75%) akan pelatihan teknis, terutama mengenai cara mencuci luka yang benar (45%).
Simpulan: Praktik perawatan luka di masyarakat masih menghadapi tantangan besar dalam hal sterilitas dan keterampilan teknis yang berdampak pada tingginya risiko infeksi.
Kata Kunci: Edukasi Kesehatan; Infeksi; Luka Kronis; Peran Keluarga; Perawatan Luka.
Downloads
References
Alfaqih, N. M., & Khayudin, B. A. (2022). Manajemen Penatalaksanaan Diabetes Mellitus: Bandung: Guepedia.
Arinimi, M. I., Hermansyah, H., Hayati, W., & Khaira, N. (2024). Korelasi dukungan keluarga dan penyembuhan luka pasien diabetes mellitus di klinik perawatan luka. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 5(2), 532-539.
Fadhliyah, C. M. (2025). Penerapan Senam Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Gangguan Perfusi Perifer Tidak Efektif Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kauko Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli. Poltekkes Kemenkes Medan.
Ginting, K., Basri, B., & Arlis, A. (2023). Pengaruh perawatan luka teknik modern dressing terhadap penyembuhan luka post operasi section caesarea. Health Sciences and Pharmacy Journal, 7(1), 23-29.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2020). Health promotion planning: an educational and environmental approach (Vol. 298): Mayfield publishing company Mountain View, CA.
Gunathilake, V. (2024). Home Care Nurses´ Experiences with Managing Chronic Wound. theseus.fi
Harun, H., Purba, C. I. H., Fitri, S. U. R., & Widayat, A. (2024). Peningkatan Pengetahuan dan Kemandirian Keluarga dalam Melakukan Perawatan Luka. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(3), 1351-1362.
Heitkemper, M. M., Dirksen, S. R., Lewis, S. M., Bucher, L., & Harding, M. (2014). Medical-surgical nursing: assessment and management of clinical problems. library.prasonmtc.org
Huang, Y., Hu, J., Xie, T., Jiang, Z., Ding, W., Mao, B., & Hou, L. (2023). Effects of home‐based chronic wound care training for patients and caregivers: A systematic review. International wound journal, 20(9), 3802-3820.
Irwan, M., & Arafah, S. (2022). Efektivitas Perawatan Luka Modern dan Konvensional terhadap Proses Penyembuhan Luka Diabetik. Jurnal Ilmiah Mappadising, 4(1), 1-9.
Jan, M., Almutairi, K. H., Aldugman, M. A., Althomali, R. N., Almujary, F. M., Abu Mughaedh, N. A., & Alhadi, L. N. (2021). Knowledge, attitudes, and practices regarding wound care among general population in Aseer region. J Family Med Prim Care, 10(4), 1731-1736.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. diakses dari: https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2022
Kuan, Y.-T., Wang, T.-F., Guo, C.-Y., Tang, F.-I., & Hou, I.-C. (2020). Wound care knowledge, attitudes, and practices and mobile health technology use in the home environment: Cross-sectional survey of social network users. JMIR mHealth and uHealth, 8(3),
Kusyati, N. E., Ilyas, N. A. S., Milwati, S., Purwanto, E., Manalu, T. A., & Suryatna, S. Y. (2025). Buku Referensi Manajemen Luka Pada Pasien Diabetes. Optimal Untuk Negeri.
Mappanyukki, A. A. (2024). Hambatan Akses Pelayanan Kesehatan bagi Kelompok Marginal: Literature Review. Paper presented at the SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62.
Nafari, L. (2025). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Perawatan Luka DM DI Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Oktaviani, D. J., Widiyastuti, S., Maharani, D. A., Amalia, A. N., Ishak, A. M., & Zuhrotun, A. (2019). Bahan Alami Penyembuh Luka. Majalah Farmasetika, 4(3), 45-56.
Pieper, B., Sieggreen, M., Nordstrom, C. K., Freeland, B., Kulwicki, P., Frattaroli, M.,& Bednarski, D. (2007). Discharge knowledge and concerns of patients going home with a wound. Journal of Wound Ostomy & Continence Nursing, 34(3), 245-253.
Putri, N. S., Firmanti, T. A., & Wilujeng, A. P. (2022). Wound Healing Education In Increasing Adolescent Knowledge For Simple Wound Treatment: Edukasi Wound Healing Dalam Peningkatan Pengetahuan Remaja Untuk Penanganan Luka Sederhana. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 8(4), 342-345.
Ristiani, V. (2024). Hubungan Antara Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kepatuhan Pasien dalam Merawat Luka Diabetes Melitus. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Sari, L., & Wiryansyah, O. A. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawatan Luka Terhadap Kepatuhan Perawat Dalam Prosedur Perawatan Luka. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 10(19), 44-55.
Sen, C. K. (2021). Human Wound and Its Burden: Updated 2020 Compendium of Estimates. Adv Wound Care (New Rochelle), 10(5), 281-292.
Sidabutar, L., Lumbantoruan, S. M., & Wardhana, A. D. (2022). Edukasi luka dan penanganan mandiri di rumah selama masa pandemi. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5(11), 3898-3913.
World Health Organization. (2023). Guidelines for the Prevention and Management of Wound Infections. Diakses dari: https://www.who.int/docs/default-source/documents/publications/prevention-and-management-of-wound-infection.pdf?sfvrsn=fc237543_1
Yadi, D. A., Purba, C. I. H., Pahria, T., Ropii, B., Bethasari, M., & Prasetyo, A. T. (2024). Enhancing burn management outcomes through family support: A literature review of current evidence and best practices. Burns Open, 8(4), 100375.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Widyawati Widyawati, Agus Miraj Darajat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







