Perencanaan program ibu care posyandu turry melalui peer support group

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v6i1.1911

Authors

  • Nurul Ma'rifa Ramadani Universitas Mulawarman
  • Nindha Aulia Makmur Universitas Mulawarman
  • Dwi Nur Faradiana Universitas Mulawarman
  • Wanda Gustia Universitas Mulawarman
  • Diva Nabilah Anggraeni Universitas Mulawarman
  • Desy Anugerah Rahmayanti Universitas Mulawarman
  • Agustin Putri Rahayu Universitas Mulawarman
  • Lies Permana Universitas Mulawarman
  • Nur Rohmah Universitas Mulawarman
  • Annisa Nurrachmawati Universitas Mulawarman
  • Alma Feriyanti Universitas Mulawarman
  • Mohammad Fikri Universitas Mulawarman

Edukasi Kesehatan; Kesehatan Ibu Partisipasi Pemberdayaan Masyarakat Posyandu

Abstract

Background: Posyandu (Integrated Health Post) is a community-based health service that plays a crucial role in improving maternal and child health. However, at Posyandu Turry, there is still a lack of understanding and participation from mothers, which impacts the effectiveness of Posyandu services.

Purpose: To identify problems at Posyandu Turry, prioritize problems using ultrasound methods, and plan an empowerment program that can increase community knowledge and participation in Posyandu activities on an ongoing basis.

Method: This study identified problems at the Turry Integrated Health Post (Posyandu), determined priorities using the USG method, and developed an empowerment program using a qualitative case study approach and Participatory Action Research (PAR). Data were collected through interviews, focus group discussions (FGDs), observations, and document analysis.

Results: The FGDs revealed that low community knowledge about the importance of Posyandu was the highest-scoring problem. This was due to limited access to information and a lack of engaging educational materials. Based on these findings, the "Ibu Care Posyandu" empowerment program was formulated to increase community knowledge and engagement through easier-to-understand education and consistent information delivery.

Conclusions: Low community knowledge, minimal participation by mothers of toddlers, and limited skills of cadres contributed to the low effectiveness of the Turry Integrated Health Post (Posyandu) service. Through case studies and Participatory Action Research (PAR), these problems were collaboratively addressed through the development of a peer-support-based "Ibu Care Posyandu" program to increase community knowledge and engagement.

 

Keywords: Community Empowerment; Health Education; Maternal Health; Participation; Posyandu.

 

Pendahuluan: Posyandu adalah layanan kesehatan yang didasarkan pada komunitas dan memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Namun di Posyandu Turry masih terdapat rendahnya pemahaman dan partisipasi dari ibu-ibu yang berdampak pada efektivitas pelayanan posyandu.

Tujuan: Untuk mengidentifikasi permasalahan di Posyandu Turry, menetapkan prioritas masalah menggunakan metode USG, serta merencanakan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu secara berkelanjutan.

Metode: Penelitian ini mengidentifikasi masalah di Posyandu Turry, menentukan prioritas dengan metode USG, dan menyusun program pemberdayaan melalui pendekatan kualitatif studi kasus, serta Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui wawancara, FGD, observasi, dan dokumen.

Hasil: FGD menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya posyandu menjadi masalah dengan skor tertinggi. Faktor penyebabnya adalah kurangnya akses informasi dan minimnya materi edukasi yang menarik. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan program pemberdayaan “Ibu Care Posyandu” untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat melalui edukasi yang lebih mudah dipahami dan penyampaian informasi yang konsisten.

Simpulan: Rendahnya pengetahuan masyarakat, minimnya partisipasi ibu balita, dan keterbatasan keterampilan kader menyebabkan rendahnya efektivitas pelayanan Posyandu Turry. Melalui studi kasus dan Participatory Action Research (PAR), masalah tersebut diatasi secara kolaboratif melalui pengembangan program “Ibu Care Posyandu” berbasis dukungan sebaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat.

 

Kata Kunci: Edukasi Kesehatan; Kesehatan Ibu; Partisipasi; Pemberdayaan Masyarakat; Posyandu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustami, H. T., Saputri, M., & Nurjanah, N. A. L. (2024). Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Dengan Kunjungan Ibu Balita Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Timur Tahun 2024. Student Scientific Journal, 3(1), 85–92.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dina, P., Hasibuan, R., & Gurning, F. P. (2025). Strategi Peningkatan Partisipasi Ibu Balita ke Posyandu dengan Analisis SWOT di Wilayah Kerja Puskesmas Belawan. Jurnal Kesehatan Vokasional, 10(1).

Fitriani, Y., Setioko, S., Mirnawati, M., Yusuf, M., Putri, H. W., Setiani, A., Delvina, E., & Catrina, L. (2023). Peran Posyandu Sebagai Pelayanan Dasar Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Jaya Asri. Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Masyarakat Multikultural, 1(3), 138–144.

Krisdayani, D. D., Fadhilah, N., Program, A., Kesehatan, S., Program Sarjana, M., Kesehatan, I., Pembangunan, U., Veteran, N., & Abstrak, J. (2023). Peranan Kader Kesehatan dalam Kegiatan Posyandu Balita pada Masa Pandemi Covid-19. In Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat (Vol. 15, Issue 2).

Kusumo, M. P., & Rosa, E. M. (2021). Community empowerment model to improve healthy living behaviors in rural areas: qualitative study. Bali Medical Journal, 10(3 Special issue ICONURS), 1098–1102.

Johan, W., Maulida, E. M., Aryanti, R. D., Wulandari, A. E., Nanta, R. Y., Nugroho, N. P., Ariyanti, W., Krisnanda, D., Nugrahanto, F., Fitri, B. A., Agustina, N., Ayub Ansor, M., Herlingga, A., Cendikia, A. B., Widiyastuti, D. F., & Susanto, I. (2024). Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Kader Posyandu serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting di Posyandu Balita Sehat, Boyolali. J. A. I : Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 2797–2887.

Liani, L., Gusnidarsih, V., Marsimin, & Rahmarianti, G. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Posyandu Dengan Pemanfaatan Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Kunyit Kabupaten Bengkulu Selatan. Jurnal Vokasi Kesehatan (JUVOKES), 2(2), 85–90.

Lubis, I., Rahayu, S., Syafira, L. T., Friska, M., Sinaga, M., Khailila, R., Ananda, R., & Karera, A. I. (2025). Peran Kader Posyandu dalam Meningkatkan Partisipasi Ibu Balita. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 6(1), 43–48.

Napitupulu, B., Carolina, L., Winata, L., Fibryanita, F., Kurniawati, M. F., Islam, U., Muhammad, K., & Al Banjari, A. (2022). The Role of Communication in Improving Community Health Through Quality Service. Budapest Internasional Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal).

Pratiwi, N. T. P., Musmundiroh, Siregar, R., & Sugiharti, R. K. (2025). JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Analisis Efektivitas Status Gizi Terhadap Perkembangan Anak Balita Di Desa Tegal Sawah Tahun 2025. Jurnal media informatika [JUMIN], 6(6), 2786–2791.

Rianda, S., Simanullang, A., Wahab, A., & Siahaan, P. B. C. (2023). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Partisipasi Kegiatan Posyandu Balita Di Desa Kabupaten Deli Serdang. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 1433–1441.

Riasari, A. (2023). Community Empowerment In The Health Sector Through POSYANDU. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Dan Teknologi, 2(1), 2961–9246.

Sakti, E. A., & Harijanto, D. (2025). Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Upaya Penurunan Angka Stunting di Desa Pesanggrahan. Jurnal SOLMA, 14(1), 1430–1441.

Sari, P. A., & Utami, L. (2021). Pengaruh edukasi kesehatan berbasis media digital terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 125–134.

Shakya, P., Kunieda, M. K., Koyama, M., Rai, S. S., Miyaguchi, M., Dhakal, S., Sandy, S., Sunguya, B. F., & Jimba, M. (2017). Effectiveness of community-based peer support for mothers to improve their breastfeeding practices: A systematic review and meta-analysis. PLoS ONE, 12(5).

Shofiya, D., Hafid, F., Ma’arif, M. Z., Halimah, H., Salsabila, Q., Azmi, A., Sari, D. K., Ismah, F. Z., Adelia, K. R., Loka, L. P. S., Triantika, M. L., Fur’qon, F. O., & Prayoga, A. A. (2025). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Edukasi Pemberian ASI dan Pemanfaatan Pangan Fungsional untuk Pencegahan Stunting di Desa Sumorame, Sidoarjo. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(2), 256–264.

Sumardilah, D. S., Indriyani, R., Muliani, U., & Prianto, N. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Posyandu Terintergrasi Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Primer Di Desa Cabang Empat Kecamatan Abung Selatan-Lampung Utara. Communnity Development Journal, 5(6), 10991–10999.

Tracy, K., & Wallace, S. (2016). Benefits of peer support groups in the treatment of addiction. Substance Abuse and Rehabilitation, Volume 7, 143–154.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods. SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-01-14