Asuhan Keperawatan Pada Ny.N. dengan Gangguan Sistim Rndokrin: DM Tipe II di Ruang Perawatan St. Markus Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak 2021

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v1i2.165

Authors

  • Sisilia Sisilia Akademi Keperawatan Dharma Insan Pontianak
  • Pius Yedi Akademi Keperawatan Dharma Insan Pontianak

Efektifitas Tindakan Keperawatan Pasien Gangguan Sistem Endokrin DM Tipe II

Abstract

Diabetes melitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kerusakan pada sekresi insulin, kerja insulin, atau keduannya.

Diabetes melitus (DM) menjadi salah satu prioritas penyakit tidak menular yang dapat dicegah. World Health Organisation (WHO) memperkirakan pada Negara berkembang pada tahun 2025 akan muncul 80% kasus baru (WHO 2016).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andarmoyo, S. (2013). Konsep & proses keperawatan nyeri.

Atlas, D. (2015). International diabetes federation. IDF Diabetes Atlas, 7th edn. Brussels, Belgium: International Diabetes Federation.

Bararah, T dan Jauhar, M. 2013. Asuhan Keperawatan Panduan Lengkap Menjadi Perawat Profesional. Jakarta : Prestasi Pustakaraya

Brunner & Suddarth’s. (2018). Buku Ajar Keperawatan Medical Bedah Edisi 8 Vol 2. Jakarta : EGC

Dinas Kesehatan Kota Pontianak. 2016. Data penderita Diabetes Mellitus Kota Pontianak.

Djafar, I. (2022). Pengaruh bubuk kayu manis (cinnamon zeylanicum) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe ii di wilayah kerja Puskesmas Tibawa Kabupaten Gorontalo= The Effect of Cinnamon Powder (Cinnamon Zeylanicum) on Reducing Blood Glucose Levels in Patients with Type II Diabetes Mellitus in the Coverage Area of Puskesmas Tibawa, Gorontalo Regency (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Emor, S. F., Pandelaki, K., & Supit, A. S. (2015). Hubungan status periodontal dan derajat regulasi gula darah pasien diabetes melitus di rumah sakit umum pusat prof dr. Rd kandou manado. E-gigi, 3(1).

Ginting, C. A. (2019). Mengoptimalkan Kinerja Perawat Dalam Melaksanakan Asuhan Keperawatan.

Habsy, B. A. (2017). Seni memehami penelitian kuliatatif dalam bimbingan dan konseling: studi literatur. Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 90-100.

Hartono, D. (2019). Hubungan Self Care Dengan Komplikasi Diabetes Mellitus Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Poli Penyakit Dalam RSUD Dokter Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Journal of Nursing Care and Biomoleculer, 4(2), 111-118.

Hidayat, A. Y., & Ekaputri, Y. S. (2015). Penerapan Teknik Napas dalam pada Pasien Diagnosis Keperawatan Ansietas dengan Diabetes Mellitus serta Tubercolosis Paru di Ruangan Umum Rsmm Bogor. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 3(2), 5-12.

Kodim, Y. (2015). Konsep Dasar Keperawatan.

Lestari, D. P., Wowor, V. N., & Tambunan, E. (2016). Hubungan tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan status kesehatan jaringan periodontal pada penyandang diabetes melitus tipe 2 di RSUD Manembo-nembo Bitung. e-GiGi, 4(2).

Padila, P. (2012). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.

Riskesdas, L. (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Safitri, R. A. (2019). Dokumentasi menjadi bagian penting dalam asuhan keperawatan.

Sari, M. A. (2016). Faktor risiko kejadian diabetes melitus tipe II pada masyarakat urban Kota Semarang (Studi Kasus di RSUD Tugurejo Semarang) (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).

Soelistijo, S. A., Novida, H., Rudijanto, A., Soewondo, P., Suastika, K., Manaf, A., ... & Zufry, H. (2015). Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia 2015. Jakarta: PB Perkeni, 1-93.

Sutandi, A. (2012). Self Management Education (Dsme) sebagai Metode Alternatif dalam Perawatan Mandiri Pasien Diabetes Melitus di dalam Keluarga. Majalah Ilmiah Widya.

World Health Organization. (2016). Global Report on Diabetes. France: World Health Organization.

Downloads

Published

2022-02-06