Hubungan tingkat pengetahuan suami terhadap kegawatdaruratan kehamilan dengan kunjungan antenatal care (ANC)

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i6.1549

Authors

  • Angga Caristia Universitas Malahayati
  • Aryanti Wardiyah Universitas Malahayati
  • Andoko Andoko Universitas Malahayati

Kegawatdaruratan Kehamilan Kunjungan ANC Pengetahuan Suami

Abstract

Background: Pregnancy is a natural process that lasts approximately 37 to 40 weeks from conception to delivery. Although normal, pregnancy still carries risks for the mother. Physical changes and common complaints can occur, but certain conditions should be monitored as signs of pregnancy danger that require special attention.

Purpose: To determine the relationship between husbands' knowledge of pregnancy emergencies and antenatal care (ANC) visits.

Methods: This quantitative study used an observational analytical design using a cross-sectional approach. The population in this study were pregnant women who attended ANC visits in the Maja Pesawaran Community Health Center (Puskesmas) working area in 2024, totaling 283 respondents, with a sample size of 166 respondents. Sampling used a simple random sampling technique. Data analysis used the chi-square test.

Results: The frequency distribution showed that most respondents had good knowledge (53.6%) and were compliant with ANC visits (52.4%). The analysis revealed a significant association between husbands' knowledge and ANC visits (p=0.000). Respondents with poor knowledge were 7.652 times more likely to be non-compliant with ANC visits than those with good knowledge (OR = 7.652; 95% CI: 3.836–15.263).

Conclusion: There is a relationship between husbands' knowledge of pregnancy emergencies and antenatal care (ANC) visits.

 

Keywords: ANC Visits; Emergency Pregnancy; Husband's Knowledge.

 

Pendahuluan: Kehamilan merupakan proses alami yang berlangsung sekitar 37 hingga 40 minggu sejak pembuahan hingga persalinan. Meskipun normal, kehamilan tetap memiliki risiko bagi ibu. Perubahan fisik dan keluhan umum bisa terjadi, namun beberapa kondisi tertentu perlu diwaspadai sebagai tanda bahaya kehamilan yang memerlukan perhatian khusus.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan suami tentang kegawatdaruratan kehamilan dengan kunjungan antenatal care (ANC).

Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang melaksanakan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas maja pesawaran 2024 berjumlah 283 responden dengan jumlah sampel 166 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan uji chi square.

Hasil: Distribusi frekuensi menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (53.6%) dan tergolong patuh dalam kunjungan ANC (52.4%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan suami dengan kunjungan ANC (p=0.000). Responden dengan pengetahuan kurang baik memiliki risiko 7.652 kali lebih besar untuk tidak patuh melakukan kunjungan ANC dibandingkan yang berpengetahuan baik (OR = 7.652; CI 95%: 3.836–15.263).

Simpulan: Ada hubungan pengetahuan suami tentang kegawatdaruratan kehamilan dengan kunjungan pemeriksaan antenatal care (ANC).

 

Kata Kunci: Kegawatdaruratan Kehamilan; Kunjungan ANC; Pengetahuan Suami.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariesti, E., & Sutiyarsih, E. (2022). Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Perilaku Preventif Penyebaran Covid 19 Pada Ibu Hamil Di Praktek Mandiri Bidan Kota Malang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 18(2), 101-107.

Azhar, M. A., Abdiana, A., & Defrin. (2022). Hubungan Perilaku Suami Dengan Pemeriksaan ANC Ibu Hamil Puskesmas Lubuk Buaya. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 167–176.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2023). Profil Kesehatan Tahun 2023. Diakses dari: https://dinkes.lampungprov.go.id/download/profil-kesehatan-tahun-2023/

Farizal, E. B. (2019). Hubungan Pengetahuan Suami Dengan Pemeriksaan Antenatal Care (Anc) Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Bps Lenny Am. Keb Kecamatan Pangkalan Kuras Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Husada Gemilang, 2(1).

Liana, N., Wulandari, R., & Darmi, S. (2023). Hubungan Pola Makan, Riwayat Kehamilan Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Rumah Sakit Medika Krakatau Kota Cilegon Tahun 2022. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(4), 1029-1042.

Indarti, I., & Nency, A. (2022). Pengetahuan, Dukungan Suami, Sosial Ekonomi dan Jarak Tempat Tinggal Terhadap Perilaku Ibu Hamil dengan Kunjungan ANC. SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, 1(4), 157–164.

Ismawati, I., Adila, D. R., Roslita, R., Tobing, V. Y., & Utami, A. (2024). Pengetahuan Suami Dalam Mengenali Tanda Bahaya Kehamilan Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences), 13(1), 64–77.

Isnanto, A. B. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Jumlah Kunjungan Pemeriksaan Antenatal Care (Anc) Di Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Detikproperti, 1(2), 119–121.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Edisi Ketiga. In Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Diakses dari: www.depkes.go.id

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023).. Laporan Kinerja Direktorat Gizi Dan Kesehatan Ibu dan Anak. KEMEN, 1–23. https://gizikia.kemkes.go.id/assets/file/pedoman/LAKIP GIKIA TA 2023.pdf

Lestari,D, Y. (2022). Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Kegawatdaruratan Kehamilan Dengan Kepatuhan Dalam Pemeriksaan Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Glagah. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 279–286. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.591

Norfitri, R., Zubaidah, Z., & Hayani, R. (2024). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dan Kepatuhan Melakukan Antenatal Care. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 12(1), 31–36.

Nurfitriyani, B. A., & Puspitasari, N. I. (2022). Analisis faktor yang berhubungan dengan kunjungan antenatal care (ANC) pada ibu hamil di masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Blooto, Mojokerto. Media Gizi Kesmas, 11(1), 34-45.

Rohati, E., & Siregar, R. U. P. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kematian Ibu pada Masa Kehamilan, Persalinan dan Nifas di Kota Depok Tahun 2021. Jenggala: Jurnal Riset Pengembangan Dan Pelayanan Kesehatan, 2(1), 72–81.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran. (2022). Pemkab Pesawaran. Diakses dari: https://pesawarankab.go.id/

Safitri, Y., & Lubis, D. H. (2020). Dukungan suami, pengetahuan, dan sikap ibu hamil terhadap kunjungan antenatal care. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 6(4), 413-420.

Satu Data Lampung. (2023). Jumlah Kematian Ibu Menurut Kecamatan Dan Puskesmas Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2022. Satu Data Lampung. Diakses dari: https://opendata.lampungprov.go.id/dataset/jumlah-kematian-ibu-menurut-kecamatan-dan-puskesmas-kabupatenkota-seprovinsi-lampung-tahun-2022#

Setiyarini, A. D. (2019). Hubungan Pengetahuan Antenatal Care Dengan Kepatuhan Kunjungan Ibu Hamil Pada Kehamilan Trimester Iii Di Bpm Sri Maryani. people, 11(1).

Situmorang, T. S. R., & Johan, R. B. (2024). Pengetahuan Tentang Anemia Dan Manfaat Zat Besi, Serta Dukungan Keluarga Terhadap Kadar Haemoglobin Ibu Hamil Di Wilayah Pesisir. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 9(1), 134-137.

World Health Organization. (2023). Angka kematian ibu. Unicef.Org. diakses dari: https://data.unicef.org/topic/maternal-health/maternal-mortality/

Yasin, R., Azhar, M., Allahuddin, Z., Das, J. K., & Bhutta, Z. A. (2025). Antenatal care strategies to improve perinatal and newborn outcomes. Neonatology, 122(Suppl. 1), 13-31.

Downloads

Published

2025-11-30