Formulasi teh fungsional dari kombinasi daun kelor (Moringa oleifera) dan daun sirsak (Annona muricata)

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i6.1541

Authors

  • Pingkan Mutiara Jaya Universitas Mitra Indonesia
  • Ai Kustiani Universitas Mitra Indonesia
  • Hidayatusy Syukrina Puteri Universitas Mitra Indonesia

Daun Kelor Daun Sirsak Zat Besi

Abstract

Background: Iron deficiency is a major nutritional problem in Indonesia, impacting immunity, productivity, and concentration, particularly in adolescent girls and pregnant women. Preventive measures through the development of functional food products based on natural ingredients rich in iron and antioxidants are an important strategy.

Purpose: To formulate a functional tea from a combination of Moringa oleifera leaves and soursop leaves (Annona muricata), and to evaluate the product's organoleptic quality, iron content, and antioxidant activity.

Method: This study used a Completely Randomized Design (CRD) using three formulations (F1, F2, F3) and one control. Twenty-five semi-trained panelists conducted a hedonic test covering color, aroma, taste, and texture. Iron content was analyzed using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), while antioxidant activity was analyzed using the DPPH method. Results: Formulation F2 (2g moringa leaves: 3g soursop leaves: 2g palm sugar) was the best formulation with the highest preference rating: color 3.56, aroma 3.44, taste 3.12, and texture 2.96 (like category).

Conclusion: The formulation used has high iron content and antioxidant activity, making it a potential functional beverage to support health and prevent iron deficiency anemia.

 

Keyword: Iron; Moringa Leaves; Soursop Leaves.

 

Pendahuluan: Defisiensi zat besi merupakan masalah gizi utama di Indonesia yang berdampak pada penurunan imunitas, produktivitas, dan konsentrasi, terutama pada remaja putri dan ibu hamil. Upaya preventif melalui pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan alami yang kaya zat besi dan antioksidan merupakan strategi penting.

Tujuan: Untuk memformulasi teh fungsional dari kombinasi daun kelor (Moringa oleifera) dan daun sirsak (Annona muricata), serta mengevaluasi kualitas organoleptik, kandungan zat besi, dan aktivitas antioksidan produk.

Metode: Penelitian dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan tiga formulasi (F1, F2, F3) dan satu kontrol, serta uji hedonik yang meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur oleh 25 panelis semi-terlatih. Kandungan zat besi dianalisis menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA), sedangkan aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan metode DPPH. Hasil: Formulasi F2 (2g daun kelor: 3g daun sirsak: 2g gula aren) merupakan formulasi terbaik dengan tingkat kesukaan tertinggi: warna 3.56, aroma 3.44, rasa 3.12, dan tekstur 2.96 (kategori suka).

Simpulan: Formulasi yang digunakan memiliki kandungan zat besi dan aktivitas antioksidan yang tinggi, sehingga berpotensi menjadi minuman fungsional untuk mendukung kesehatan dan mencegah anemia defisiensi besi.

 

Kata Kunci: Daun Kelor, Daun Sirsak; Zat Besi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alyidrus, R., Syamsu, A. S. I., & Nurjannah, N. (2021). Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sawo manila (Acrhras Zapota L.) Menggunakan Metode DPPH (1, 1-diphenyl-2-picrylhydrazil). Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 16(1), 1-7.

Ariendha, D. S. R., Setyawati, I., & Utami, K. (2023). Identifikasi Kandungan Zat Besi Dan Vitamin C Pada Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Penanganan Anemia Pada Ibu Hamil. Professional Health Journal, 5(1), 131-138.

Arifsyah, J., Dewi, D. P., & Wahyuningsih, S. (2022). Pengaruh substitusi tepung talas (Colocasia esculenta) dan tepung beras merah (Oryza nivara) terhadap kadar proksimat dan kadar zat besi pada mochi. Ilmu Gizi Indonesia, 5(2), 141-150.

Asngad, A. (2016). Uji Organoleptik dan antioksidan teh daun kelor dan kulit jeruk purut dengan variasi suhu pengeringan. Academia Edu

Atmini, N. D., Yulianto, H., & Krisdiyanto, D. (2024). Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Pelatihan Membuat Gula Aren Rasa Jahe Rempah Bagi Pelaku UMKM Gula Aren di Margosari Limbangan Kendal Training on Making Palm Sugar with Ginger Spice Flavor for Palm Sugar MSMEs in Mar. 3.

Dewi, G. K., Istianah, I., & Septiani, S. (2022). Analisis Risiko Anemia Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 4(1), 67-80.

Febriani, A. Y. U., & Zulkarnain, Z. (2021). Anemia defisiensi besi. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 7, No. 1, pp. 137-142).

Fortin, G. A., Asnia, K. K. P., Ramadhani, A. S., & Maherawati, M. (2021). Minuman fungsional serbuk instan kaya antioksidan dari bahan nabati. Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 15(4), 984-991.

Kumalasari, I., Ningtyias, F. W., & Sulistiyani, S. (2023). Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor Terhadap Kadar Zat Besi, Kalsium, Dan Daya Terima Pada Dawet. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(1), 10-18.

Marhaeni, L. S. (2021). Daun kelor (Moringa oleifera) sebagai sumber pangan fungsional dan antioksidan. AGRISIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 13(2).

Noormala, R. H., Asmoro, N. W., & Widyastuti, R. (2022). Sifat kimia dan organoleptik sirup daun sirsak (Annona muricata L.) dengan variasi konsentrasi gula. Journal of Food and Agricultural Product, 2(2), 102-113.

Pitaloka, D., & Ryandini, T. P. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Mengolah Daun Kelor Menjadi Minuman Kesehatan Di Desa Dawung Kec. Palang Tuban. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wahana Usada, 2(2), 18–26.

Purnami, N. P. T. (2021). Uji efektivitas daya hambat ekstrak daun sirsak (annona muricata l.) Terhadap pertumbuhan candida albicans. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar. Pharmacognosy Magazine, 75(17), 399–405.

Putri, T. A. R. V. I. (2023). Бсп За България. Е Под, (1), 310-324.

Rahim, A., Febriani, Y., Azim, M., & Nisaa, N. R. K. (2023). Uji Perbandingan Antioksidan dari Produk Teh Daun Kelor, Teh Bunga Roselladan Teh Daun Melati dengan Metode Seduhan Suhu Konstan. Jurnal Sains dan Kesehatan, 5(SE-1), 69-74.

Rahayu, R. S., & Wulandari, C. (2025). Aktivitas Antioksidan Daun Sirsak (Annona muricate L.): A Systematic Review. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 7(1).

Sihotang, U., Fitri, N. A., Lita, P. R., & Nainggolan, E. (2025). Asupan Protein, Zat Besi dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) Kaitannya dengan Status Anemia Pada Remaja Putri SMA Negeri 1 Batang Kuis. Jurnal Media Informatika, 6(2), 1388-1394.

Khalishah, A. N., Mawarni, B., Hidayati, L., & Dhiya, S. S. (2023). Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa oleifera L.) untuk mengatasi anemia. Jurnal Pengemas Kesehatan, 2(1), 18-25.

Widyantari, A. A. A. S. (2020). Formulasi Minuman Fungsional Terhadap Aktivitas Antioksidan. Widya Kesehatan, 2(1), 22–29.

Wahyuni, Y., & Yasinta, Y. B. (2021). Perbandingan Teh Herbal Kombinasi Daun Kelor dengan Daun Sirsak dan Variasi Suhu Pengeringan terhadap Karakteristik Teh Herbal. Agrista: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agribisnis UNS, 5(1), 1036–1042.

Yuliani, H. (2023). Karakteristik Kadar Air dan Mutu Hedonik Teh dari Daun Kelor (Moringa oliefera L.) dan Daun Sirsak (Annona muricata L.) dengan Penambahan Jahe. Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian, 5(2), 70-75.

Downloads

Published

2025-11-25