Hubungan pengetahuan, pendapatan, dan pekerjaan dengan perilaku pencegahan penularan tuberkulosis

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i6.1491

Authors

  • Safa Liana Universitas Mitra Indonesia
  • Syiefa Renanda Surya Universitas Mitra Indonesia
  • Nova Mega Rukmana Universitas Mitra Indonesia

Pekerjaan Pendapatan Pengetahuan Perilaku Pencegahan Penularan TB

Abstract

Background: Many factors can determine a person's exposure to disease or their health behaviors. A theoretical framework known as the Health Belief Model (HBM) is a concept used to examine factors that influence individuals' health practices, including tuberculosis prevention measures by TB patients.

Purpose: To explore the relationship between knowledge, income, and employment on tuberculosis prevention behaviors at the Kedaton Community Health Center in Bandar Lampung City.

Method: This was a quantitative study using an analytical cross-sectional method. The subjects were 78 pulmonary TB patients registered in medical records within the Kedaton Community Health Center's work area during January–June 2025. The sample selection method used total sampling because the available population size was less than 100 respondents. Analysis was performed using the chi-square test.

Results: The bivariate test for the variables of knowledge, income, employment, and tuberculosis prevention behavior yielded a p-value of 0.003 (<0.05).

Conclusion: There is a relationship between knowledge, income, and employment with tuberculosis transmission prevention behavior at the Kedaton Community Health Center in Bandar Lampung City in 2025.

Suggestion: The Community Health Center is expected to develop transmission prevention education and health promotion program planning, particularly in efforts to improve TB prevention behavior.

 

Keywords: Occupation; Income; Knowledge; TB Prevention Behavior.

 

Pendahuluan: Banyak faktor yang dapat menentukan seseorang terpapar penyakit/perilaku kesehatan seseorang. Sebuah kerangka teori yang dikenal sebagai Health Belief Model (HBM) merupakan konsep yang dipakai untuk menelaah faktor yang memengaruhi individu dalam melakukan tindakan kesehatan, termasuk langkah pencegahan penyakit tuberkulosis oleh pasien TB.

Tujuan: Untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan, pendapatan, dan pekerjaan terhadap perilaku pencegahan penularan tuberkulosis di Puskesmas Kedaton, Kota Bandar Lampung

Metode: Studi kuantitatif dengan metode cross-sectional yang bersifat analitis. Subjek dalam penelitian ini adalah pasien TB Paru yang tercatat dalam rekam medis di wilayah kerja Puskesmas Kedaton pada periode Januari–Juni 2025, berjumlah 78 orang. Pemilihan sampel memakai metode total sampling karena jumlah populasi yang tersedia dibawah 100 responden. Analisis dilakukan melalui uji chi-square.

Hasil: Uji bivariat pada variabel pengetahuan, pendapatan, pekerjaan, dan perilaku pencegahan tuberkulosis diperoleh nilai p = 0.003 (<0.05).

Simpulan: Ada hubungan pengetahuan, pendapatan, dan pekerjaan dengan perilaku pencegahan penularan tuberkulosis di puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung pada tahun 2025

Saran: Puskesmas diharapkan bisa menyusun penyuluhan pencegahan penularan dan perencanaan program promosi kesehatan, khususnya dalam upaya peningkatan perilaku pencegahan TB

 

Kata Kunci: Pekerjaan; Pendapatan; Pengetahuan; Perilaku Pencegahan Penularan TB.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Jakarta: Kemenkes BKPK. Diakses dari: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/

BPS Kota Bandar Lampung. (2025). Banyaknya Kasus Tuberkulosis Menurut Kecamatan, Puskesmas, dan Jenis Kelamin, 2024. Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung. Diakses melalui https://bandarlampungkota.bps.go.id/id/statistics-table/2/ODYyIzI=/banyaknya-kasus-tuberkulosis-menurut-kecamatan--puskesmas--dan-jenis-kelamin.html

Dewanty, L. I., Haryanti, T., & Kurniawan, T. P. (2016). Kepatuhan berobat penderita tb paru di puskesmas nguntoronadi i kabupaten wonogiri. Jurnal Kesehatan, 9(1), 39-43.

Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. (2023). Profil Kesehatan Kota Bandar Lampung. Bandar Lampung: Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. Diakses dari: https://dinkeskotabalam.com/pdf/PROFIL_2022.pdf

Fikri, M., Pelawi, A. M. P., & Deniati, K. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan pasien tb paru dengan upaya pencegahan penularan tb paru. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(4), 1574.

Hidayat, L. A., Sommeng, F., Abdullah, R. P. I., Wiriansya, E. P., & Yanti, A. K. E. (2023). Pengaruh Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Tuberkulosis Ekstra Paru Pada Pasien Tuberkulosis Di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2021-2023. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 7220-7230.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesisa. (2024). Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2024: Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis (GIAT). Tbindonesia.or.Id. Diakses pada 31 Juli 2025 melalui https://www.tbindonesia.or.id/peringatan-hari-tuberkulosis-sedunia-2024-gerakan-indonesia-akhiri-tuberkulosis-giat/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Jalan. Diakses dari: https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/1702958336658115008345c5.53299420.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2023

Kementrian Kesehatan Republik Indoensia. (2025). Buku Panduan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Tuberkulosis.Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/kemenkes-luncurkan-buku-panduan-dan-lembar-balik-tuberkulosis-bagi-tenaga-kesehatan-dan-kader

Konde, C. P., Asrifuddin, A., & Langi, F. L. F. G. (2020). Hubungan antara umur, status gizi dan kepadatan hunian dengan tuberkulosis paru di Puskesmas Tuminting Kota Manado. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 9(1).

Kurnaesih, K., Fauji, A., Fauziah, H., & Astuti, P. (2022). Gambaran Sanitasi Lingkungan Rumah Pasien Tb Paru Di Puskesmas Tajur. Jurnal Sahabat Keperawatan, 4(01), 39-45.

Lestari, N. P. W. A., Dedy, M. A. E., Artawan, I. M., & Buntoro, I. F. (2022). Perbedaan usia dan jenis Kelamin Terhadap Ketuntasan Pengobatan TB Paru di Puskesmas di kota kupang. Cendana Medical Journal, 10(1), 24-31.

Miharti, I. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Pamenang tahun 2021. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 301-308.

Nursalam, N. (2021). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pinem, M., & Utami, R. (2021). Peran Ibu Rumah Tangga Nelayan Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga di Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial,13(1), 118–126.

Rahmah, R., & Brata, A. (2023). Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit TB Paru di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 3(2), 54–60.

Susilowati, S., Tini, T., & Purwanto, E. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sosial Ekonomi Keluarga Dengan Resiko Penularan Penyakit Tb Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, 2(3), 299–311.

World Health Organization, (2022). Global Tuberculosis Repot 2022. Diakses dari: https://www.who.int/teams/global-programme-on-tuberculosis-and-lung-health/tb-reports/global-tuberculosis-report-2022

World Health Organization. (2023). Tuberkulosis. Diakses dari: https://translate.google.com/translate?u=https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tuberculosis&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp

Yunartha, M., & Intami, E. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan TuberkulosiS di UPTD Puskesmas Paal X Kota Jambi Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 7(2), 376–382.

Downloads

Published

2025-11-22