Hubungan status gizi, umur, dan jenis kelamin dengan derajat infeksi dengue pada anak

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i6.1481

Authors

  • Siti Nurbyan Arafah Universitas Malahayati
  • Nina Herlina Universitas Malahayati
  • Akhmad Kheru Dharmawan Universitas Malahayati
  • Astri Pinilih Universitas Malahayati

Demam Berdarah Dengue Derajat Infeksi Dengue Jenis Kelamin Status Gizi Umur

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease caused by the dengue virus and remains a major health problem in Indonesia, especially among children. The severity of dengue infection is thought to be influenced by nutritional status, age, and gender, but previous studies have shown varying results.

Purpose: To determine the relationship between nutritional status, age, and gender and the severity of dengue infection in children.

Method: This study used an observational analytical design with cross-sectional proximity. The sample consisted of 140 children diagnosed with dengue infection at Dr. H. Abdul Moeloek Regional Hospital in 2023 and who met the inclusion criteria. Secondary data were obtained from medical records and analyzed using the Chi-Square test to determine the relationship between variables and the severity of dengue infection.

Results: Bivariate analysis showed no association between age and the severity of dengue infection (p=0.219), gender and the severity of dengue infection (p=0.360), or nutritional status and the severity of dengue infection (p=0.292).

Conclusion: There is no significant relationship between age, gender, and nutritional status and the severity of dengue infection in children.

 

Keywords: Age; Dengue Hemorrhagic Fever; Degree of Dengue Infection; Gender; Nutritional Status.

 

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan masih menjadi masalah Kesehatan utama di Indonesia, khususnya pada anak-anak. Tingkat keparahan infeksi dengue diduga dipengaruhi oleh faktor status gizi, umur, dan jenis kelamin, namun hasil penelitian sebelumnya menunjukan hasil yang bervariasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan status gizi, umur, dan jenis kelamin dengan derajat infeksi dengue pada anak.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 140 anak yang terdiagnosa infeksi dengue di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Tahun 2023 dan memenuhi kriteria inklusi. Data sekunder diperoleh dari data rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel dengan derajat infeksi dengue.

Hasil: Analisis bivariat menunjukan tidak terdapat hubungan antara umur dengan derajat infeksi dengue (p=0.219), jenis kelamin dengan derajat infeksi dengue (p=0.360), maupun status gizi dengan derajat infeksi dengue (p=0.292).

Simpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara umr, jenis kelamin, dan status gizi dengan derajat infeksi dengue pada anak.

 

Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue; Derajat Infeksi Dengue; Jenis Kelamin; Status Gizi;  Umur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriawan, F. R., Kardin, L., & HN, M. R. (2022). Hubungan Antara Status Gizi dengan Derajat Infeksi Dengue Pada Pasien Demam Berdarah Dengue. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 2(1), 8-15.

Arista, I. G. P., Sawitri, A. A. S., & Yatra, I. M. S. (2023). Factors of Severity Dengue Hemorrhagic Fever during the Covid-19 Pandemic; A Case Control Study in Buleleng, Bali. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 8(2), 110-116.

Audya, S. D., Nugrohowati, N., Theresa, R. M., & Pasiak, T. F. (2024). Hubungan Status Gizi dan Kuantitas Tidur Terhadap Tingkat Kecerdasan Pada Anak Usia 9-11 Tahun di SDN 04 Bojongsari Depok. In Seminar Nasional Riset Kedokteran (Vol. 5, No. 1).

Baitanu, J. Z., Masihin, L., Rustan, L. D., Siregar, D., & Aiba, S. (2022). Hubungan antara usia, jenis kelamin, mobilitas, dan pengetahuan dengan kejadian demam berdarah dengue di Wulauan, Kabupaten Minahasa. Malahayati Nursing Journal, 4(5), 1230-1241.

Delita, I. K., & Nurhayati, I. (2022). Ekologi dan Entomologi Vektor Demam Berdarah Dengue Aedes Aegypti.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2024). Kasus DBD Pada Anak di Lampung. Kementerian Kesehatan Provinsi Lampung. Diakses dari: https://dinkes.lampungprov.go.id/penderita-dbd-tertinggi-pada-anak-sekolah/

Hartiono, E. J., & Nyoman, W. I. (2015). Hubungan Antara Status Gizi Dengan Penurunan Kadar Trombosit Pada Anak Yang Menderita Demam Berdarah Dengue Di RSUP SANGLAH DENPASAR Periode Maret-Desember. E-Jurnal Medika Udayana, 8(8).

Hossain, T., Chayan, F. U., Iqbal, H., Alam, F., & Syrmos, N. (2025). Situation Report of Clinical and Climatic Pattern Changes in Dengue Outbreaks in Bangladesh 2024–2025. Journal of Current Health Sciences, 5(4), 231-240.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). waspada penyakit di musim hujan. Kementerian Kesehatan. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/waspada-penyakit-di-musim-hujan

Kharisma, P. L., Muhyi, A., & Rachmi, E. (2021). Hubungan status gizi, umur, jenis kelamin dengan derajat infeksi dengue pada anak di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda: Relationship between nutritional status, age, gender and degree of dengue infection in children at Abdul Wahab Sjahranie Hospital Samarinda. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(3), 376-382.

Lampung Provincial Health Office. (2024). Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Profil Kesehatan Provinsi Lampung, 44, 1–326. Diakses dari: https://dinkes.lampungprov.go.id/profil-kesehatan-provinsi-lampung-tahun-2024/

Naiem, R. A., Rompies, R., & Tatura, S. N. (2023). Hubungan antara Status Nutrisi dengan Tingkat Keparahan Infeksi Dengue pada Pasien Anak di RSUP Prof. Dr. RD Kandou, Manado, Indonesia. e-CliniC, 11(1), 59-63.

National Institutes of Health. (2011). ADE dan patogenesis dengue. Diakses dari: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC7815537/

Novitasari, L., Yuliawati, S., & Wuryanto, M. A. (2018). Hubungan Faktor Host, Faktor Lingkungan, Dan Status Gizi Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayen Kabupaten Pati. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(5), 277-283.

Pratiwi, R., Yuniati, Y., & Buchori, M. (2021). Faktor-faktor yang Memengaruhi terjadinya Komplikasi pada Anak dengan Infeksi Dengue di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Sari Pediatri, 23(4), 242-6.

Sandinirwan, I., Muslim, B., Leo, H., Hasanah, H., & Karina, P. P. (2023). Clinical manifestation and laboratory parameters associated with progression to severe dengue in children: a systematic review and meta-analysis. medRxiv, 2023-01.

Suryani, E. T. (2018). The Overview of Dengue Hemorrhagic Fever Cases in Blitar City from 2015 to 2017. Jurnal Berkala Epidemiologi, 6(3), 260-267.

Utomo, W. C. (2018). Hubungan Status Gizi Terhadap Derajat Keparahan Demam Berdarah Dengue Pada Anak Usia 0-14 Tahun Periode Januari Desember 2016 Di Rs Pku Muhammadiyah Yogyakarta.

World Health Organization. (2023). Demam Berdarah - Situasi Global. World Health Organization. Diakses dari: https://translate.google.com/translate?u=https://www.who.int/emergencies/disease-outbreak-news/item/2023-DON498&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp

Downloads

Published

2025-11-20