Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks bebas pada anak buah kapal (ABK)
DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i5.1468
ABK Dukungan Sosial Lingkungan Pengetahuan Perilaku Seks Bebas Sikap Kerja
Abstract
Background: Casual sex is a major risk factor for the transmission of sexually transmitted diseases (STDs), including HIV/AIDS, especially among migrant workers such as crew members (ABK). HIV/AIDS cases in Indonesia are also showing an increasing trend. Purpose: This study aims to determine the relationship between knowledge, attitudes, social support, and the work environment with casual sex. Method: This quantitative study used a cross-sectional approach and a sample of 68 crew members. The study was conducted among crew members at Bakauheni Port, within the working area of the Class I Panjang Health Quarantine Center in 2025. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses using the Chi-Square test. Results: The Chi-Square test showed that knowledge (p=0.002; OR=2) and attitudes (p=0.019; OR=2.35) were significantly associated with casual sex. Social support (p=0.366; OR=0.81) and the work environment (p=0.861; OR=0.92) were not significantly associated. Conclusion: Improving education, such as implementing peer education and displaying posters about the dangers of promiscuous sexual behavior on ships, is crucial in preventing promiscuous sexual behavior among seafarers. Keywords: Attitude; Seafarers; Environment; Knowledge; Promiscuous Sexual Behavior; Social Support; Work.Pendahuluan: Perilaku seks bebas merupakan salah satu faktor risiko utama dalam penularan penyakit menular seksual (PMS) termasuk HIV/AIDS, terutama pada kelompok pekerja migran seperti Anak Buah Kapal (ABK). Kasus HIV/AIDS di Indonesia juga menunjukkan tren peningkatan. Tujua: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan sosial, dan lingkungan kerja dengan perilaku seks bebas. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan sampel sebanyak 68 ABK. Penelitian dilakukan pada ABK di Pelabuhan Bakauheni, wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Panjang Tahun 2025. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Uji Chi-Square menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,002; OR=2) dan sikap (p=0,019; OR=2,35) berhubungan signifikan dengan perilaku seks bebas. Sedangkan dukungan sosial (p=0,366; OR=0,81) dan lingkungan kerja (p=0,861; OR=0,92) tidak berhubungan. Simpulan: Peningkatan edukasi seperti penerapan peer education dan pemasangan poster tentang bahaya perilaku seks bebas di kapal sangat penting dalam pencegahan perilaku seks bebas pada ABK.
Kata Kunci: ABK; Dukungan Sosial; Lingkungan; Pengetahuan; Perilaku Seks Bebas; Sikap; Kerja.
Downloads
References
Azwar, S. (2012). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, (2023). Profil Kesehatan Provinsi Lampung. Diakses dari: https://dinkes.lampungprov.go.id/download/profil-kesehatan-tahun-2023/
Fajar, Z., Amin, F. A., & Andria, D. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi remaja tentang seks bebas di SMAN 1 Samalanga Kabupaten Bireun. Journal of Health and Medical Science, 225-234.
Fitriani, F., Husnah, R., & Salsabila, I. (2021). Adolescent Knowledge About the Dangers of Free Sex. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 11(02), 100-105.
Irianto, K. (2014). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Nuha Medika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Diakses dari: https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/Profil-Kesehatan-Indonesia-2020.pdf
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan Situasi HIV/AIDS dan PIMS Triwulan IV Tahun 2023. Jakarta: Ditjen P2P. Diakses dari: https://ppid.kemkes.go.id/wp-content/uploads/2024/10/FINAL_LAKIP-KEMENKES-2023_compressed.pdf
Lestari, Y. D., Permatasari, L., & Hamidah, N. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi remaja melalui media animasi terhadap perubahan pengetahuan dan sikap pada siswi SMP di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Ovary Midwifery Journal, 3(1), 1-9.
Magfirah, N., Arsin, A. A., & Nyorong, M. (2017). Faktor yang berhubungan dengan perilaku berisiko hiv/aids pada abk di pelabuhan makassar. In Jurnal Forum Kesehatan: Media Publikasi Kesehatan Ilmiah (Vol. 7, No. 1, pp. 36-43).
Maulida, R., & Syeh, A. (2025). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Seks Bebas Pada Remaja. Educational Journal: General And Specific Research, 5(2), 93-99.
Notoatmodjo, S. (2012). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Prasetyo, D., & Nadlif, A. (2020). Efektifitas Pembelajaran Pendidikan Multi Agama pada Perubahan Perilaku Pergaulan Bebas Siswa Kelas XI SMKN 1 Negara Kabupaten Jembrana Provinsi Bali. Academicia Globe: Inderscience Research, 1(1).
Rachmawati, D. W., Mulyana, Y., Zuliyana, M., Agustina, J., & Permatasari, N. (2023). Penyuluhan Seks Bebas Di Yayasan Wasangkerta Dusun Karangdawa Kecamatan Setu Patok Cirebon Jawa Barat. Journal of Smart Community Service, 1(2), 83-92.
Ratri, N., & Hidayati, T. (2019). Pengaruh Stres Kerja dan Dukungan Sosial terhadap Seks Bebas. Jurnal Psikologi, 12(2), 98–105.
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health psychology: Biopsychosocial interactions. John Wiley & Sons.
Sari, N., P. (2021). Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Lingkungan terhadap Perilaku Seksual Berisiko pada Mahasiswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 34–40.
Susanti, N. (2021). Kurangnya Pendidikan Seks dan Perilaku ABK. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(2), 55–63.
Wahyuni, Y. F., Fitriani, A., & Mawarni, S. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja dengan Perilaku Seks Pranikah di Desa Kampung Jawa Lama Kota Lhokseumawe. Media Informasi, 19(1), 90-96.
World Health Organiation. (2023). HIV Statistic. Diakses dari: https://cdn.who.int/media/docs/default-source/hq-hiv-hepatitis-and-stis-library/j0294-who-hiv-epi-factsheet-v7.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asril Aspawi, Abikusno Djamaluddin, Nova Mega Rukmana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







