Kemandirian pada pasien lanjut usia dalam aktivitas sehari-hari dengan resiko jatuh

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i6.1429

Authors

  • Eko Riyanto Universitas Malahayati
  • M. Arifki Zainaro Universitas Malahayati
  • Usastiawaty C.A.S Isnainy Universitas Malahayati
  • Dewi Kusumaningsih Universitas Malahayati

Kemandirian Lanjut Usia Resiko Jatuh

Abstract

Background: Aging is a natural process that causes a decline in physical and cognitive function in older adults, such as impaired balance, vision, hearing, and muscle strength, which increases the risk of falls. Falls in older adults can have serious consequences, including injury, disability, and even death. Activities of daily living (ADL) are an important indicator for assessing the level of independence in older adults, which can influence the risk of falls.

Purpose: To determine the relationship between independence in daily activities and the risk of falls in older adults.

Method: This quantitative study used an observational cross-sectional design. The sample size for this study was 138 respondents, drawn using a random sampling technique. The research instrument used a questionnaire, and the results were tested using the chi-square statistical test.

Results: Statistical tests using SPSS yielded a p-value of 0.008 with an odds ratio of 2.9.

Conclusion: There is a relationship between independence in daily activities and the risk of falls in older adults.

 

Keywords: Elderly; Fall Risk; Independence.

 

Pendahuluan: Penuaan merupakan proses alami yang menyebabkan penurunan fungsi fisik dan kognitif pada lansia, seperti gangguan keseimbangan, penglihatan, pendengaran, dan kekuatan otot yang berisiko meningkatkan kejadian jatuh. Jatuh pada lansia dapat menimbulkan dampak serius seperti cedera, kecacatan, hingga kematian. Aktivitas kehidupan sehari-hari (ADL) menjadi salah satu indikator penting untuk menilai tingkat kemandirian lansia yang dapat memengaruhi risiko jatuh.

Tujuan: Untuk mengetahui  hubungan kemandirian dalam aktivitas sehari hari dengan resiko jatuh pada lanjut usia .

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional melalui pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 138 responden dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan hasil penelitian ini diuji dengan uji statistik chi-square.

Hasil: Uji statistic menggunakan SPSS didapatkan p-value sebesar 0.008 dengan Odd Ratio sebesar 2.9.

Simpulan: Ada hubungan kemandirian dalam aktivitas sehari hari dengan resiko jatuh pada lanjut usia.

 

Kata Kunci: Kemandirian; Lanjut Usia; Resiko Jatuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bahriah, B., Sampeangin, H., & Bernadus, A. (2024). Hubungan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Dengan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia Mappakasunggu Kota Parepare. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 18(4), 40-45.

Çobanoğlu, A. (2023). The Effect of Range of Motion Exercises on Functional Independence and Activities of Daily Living in Patients with Acute Stroke: A Randomized Controlled Study. Turkiye Klinikleri Journal of Nursing Sciences, 15(4).

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2024). Profil Kesehatan UPT Puskesmas Korpro Tahun 2024. Diakses dari: https://sourcepkm.dinkeskotabalam.com/29/doc/dokumen_2025_20250930053537.pdf

Dira, V., A. (2022). Hubungan Tingkat Kemandirian Dengan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya. Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang.

Ekasari, M. F., Riasmini, N. M., & Hartini, T. (2018). Kualitas Hidup Lansia: Konsep dan Berbagai strategi Intervensi. Malang: Wineka Media.

Julianti, H. P., Pritadesya, M. R., Nugroho, T., Pranmono, D., Adespin, D. A., Utami, A., & Adventia, I. Hilaliyah. (2021). Penilaian Dan Pencegahan Risiko Jatuh Pada Lansia. Penilaian Dan Pencegahan Risiko Jatuh Pada Lansia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Lansia bahagia bersama keluarga. diakses dari: https://kemkes.go.id/id/lansia-bahagia-bersama-keluarga

Lumbantobing, S. S. (2022). Gambaran Tingkat Kemandirian Lansia Dalam Pemenuhan Activity Of Daily Living Di Puskesmas Bane Kota Pematang Siantar Tahun 2022. Medan: Https://Repository. Stikeselisabethmeda n. Ac. Id.

Puhwanto, Y. D., Hargiani, F. X., Zakaria, A., & Fau, Y. D. (2023). Pengaruh Ankle Strategy Exercise Terhadap Tingkat Risiko Jatuh pada Komunitas Lansia di Kelurahan Jagir RW 1 Kecamatan Wonokromo. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.

Renrusun, J. F., Maria, L., & Firdaus, A. D. (2022). Literatur Review: Hubungan Tingkat Kemandirian Activity Daily Living (Adl) Dengan Resiko Jatuh Pada Lansia. PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL, 3(2), 177-184.

Sari, W. S. S., Indaryati, S., & Nurjanah, V. (2019). Hubungan Tingkat Kemandirian Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia Di Panti Werdha Darma Bhakti Km 7 Palembang. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 2(2), 21-30.

Sarah, M., & Sembiring, E. (2021). Efektivitas Hendrich Fall Scale (HFS) dan Morse Fall Scale (MFS) dengan penilaian risiko jatuh pada lansia. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 6(1), 21-27.

Soleha, D., & Munawwarah, M. (2022). Hubungan antara Risiko Jatuh dengan Activity Daily Living pada Lanjut Usia. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 4(2), 105-110.

Susilowati, I. H., Nugraha, S., & Hasiholan, B. P. (2019). Indonesia Fall Risk Assesment Tool, Alat Deteksi Risiko Jatuh Pada Lansia di Indonesia. Universitas Indonesia

Widhawati, R., Lubis, V. H., & Komalasari, O. (2024). Faktor penyebab kematian terhadap jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Jurnal Peduli Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM). 4(9), 171–178.

World Health Organization. (2021). Laporan global WHO tentang penjegahan jatuh pada usia lanjut. Diakses dari: https://www.who.int/publications/i/item/9789241563536

Downloads

Published

2025-11-16